Tekan AS, Iran Umumkan “Zona Terlarang” di Hormuz

Senin, 7 September 2026 | 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AS Serang Iran, Iran Lakukan Serangan Balasan

AS Serang Iran, Iran Lakukan Serangan Balasan

TEHERAN-Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei mengatakan negaranya akan mengumumkan zona terlarang di luar Selat Hormuz dalam beberapa hari mendatang dan memasukkan setiap kapal yang mencoba melintasi zona tersebut ke dalam daftar sanksi Teheran.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi milik negara Iran, IRIB TV, yang disiarkan pada Minggu (6/9) malam waktu setempat, Rezaei mengatakan zona tersebut akan membentang dari “garis tempat dimulainya blokade angkatan laut Amerika Serikat hingga ke wilayah Selat Hormuz dan ke dalam Teluk Persia di sisi lain (selat tersebut).”

Dia menambahkan bahwa kapal-kapal yang memasuki zona tersebut tanpa berkoordinasi dengan Iran akan menghadapi sanksi yang berdampak pada cakupan asuransi serta pelayaran mereka di masa mendatang di Selat Hormuz.

Rezaei menggambarkan langkah tersebut sebagai bagian dari pergeseran strategis yang lebih luas dalam pendekatan Iran terhadap perang dan diplomasi, yang ditujukan untuk meningkatkan tekanan terhadap Washington.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Pastikan Keluarga Miskin dapat Perlindungan Sosial

Blokade Angkatan Laut Amerika Rapuh

Pejabat keamanan tersebut menegaskan bahwa Selat Hormuz telah ditutup sepenuhnya. Dia menepis klaim Amerika Serikat (AS), yang mengatakan kapal-kapal dan tanker minyak berlayar melintasi jalur perairan tersebut, sebagai “kebohongan.”

Kendati mengakui bahwa ada beberapa kapal yang berupaya melintasi selat tersebut melalui rute di dekat Oman, sering kali dengan mematikan sistem navigasi agar tidak terdeteksi, Rezaei mengatakan sebagian besar kapal tersebut telah “mendapatkan pukulan.”

Namun, dia menambahkan bahwa Iran tidak berniat menenggelamkan kapal-kapal tersebut untuk saat ini dengan alasan kepedulian terhadap lingkungan.

Lebih lanjut, Rezaei mengungkapkan bahwa Iran telah melakukan uji coba penembakan rudal antikapal perusak buatan dalam negerinya untuk kali pertama terhadap kapal induk AS 48 jam yang lalu, menyebutnya sebagai peringatan bahwa blokade angkatan laut AS rapuh.

Baca Juga:  Presiden Iran Siap Perluas Kerja Sama dengan Pakistan

“Rudal khusus itu menciptakan neraka bagi pihak Amerika, dan mereka pun pergi melarikan diri,” ujarnya.

Rezaei mengatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup kecuali AS mengambil langkah-langkah nyata untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang telah ditandatangani oleh Teheran dan Washington pada Juni lalu.

Dalam beberapa hari mendatang, sebuah koridor internasional baru yang ditetapkan oleh Iran dan Oman untuk pelintasan melalui Selat Hormuz akan diumumkan, imbuh Rezaei, seraya menegaskan bahwa koridor itu akan dikelola oleh Iran.[]


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Turki Tingkatkan Belanja Pertahanan Hingga 229 Persen
Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase
Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan
Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang
Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran
The Death of Expertise
Pemda Diminta Ciptakan Mesin Pertumbuhan Baru
Entry Meeting BPK Dimulai, Marindo Tegaskan Pemeriksaan untuk Pastikan APBD Tepat Sasaran

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 20:02 WIB

Tekan AS, Iran Umumkan “Zona Terlarang” di Hormuz

Senin, 7 September 2026 - 19:48 WIB

Turki Tingkatkan Belanja Pertahanan Hingga 229 Persen

Senin, 7 September 2026 - 17:40 WIB

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Berita Terbaru

AS Serang Iran, Iran Lakukan Serangan Balasan

#indonesiaswasembada

Tekan AS, Iran Umumkan “Zona Terlarang” di Hormuz

Senin, 7 Sep 2026 - 20:02 WIB

#indonesiaswasembada

Turki Tingkatkan Belanja Pertahanan Hingga 229 Persen

Senin, 7 Sep 2026 - 19:48 WIB

#indonesiaswasembada

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 Sep 2026 - 17:40 WIB

#indonesiaswasembada

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 Sep 2026 - 15:52 WIB

#indonesiaswasembada

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 Sep 2026 - 15:31 WIB