Realisasikan Prinsip ESG, Tol Bakter Studi Banding ke Pusat Daur Ulang Kota Metro

Selasa, 24 September 2024 | 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO – Guna menerapkan prinsip Environmental Social Governance (ESG) dalam pengolahan sampah di Ruas Tol Bakauheni Terbanggi Besar (Bakter) khususnya di kawasan rest area. Pihak pengelola Tol Bakter PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB Toll) melalui operatornya yaitu PT Hakaaston (HKA) melakukan studi banding (benchmarking) ke Program bank Sampah dan Pusat Daur Ulang Kota Metro, di Kelurahan Rejomulyo, Senin (23/9).

Dalam kegiatan studi banding tersebut, Project Manager Tol Bakter Riadiano Muhammad dan Tim mengunjungi langsung Gedung Fasilitas Pusat Daur Ulang Kota Metro dan melihat langsung bagaimana proses pengolahan sampah dilakukan, mulai dari memilah jenis sampah, pemanfaatan limbah plastik, pemanfaatan limbah organic, kemudian sampah tersebut diolah menjadi barang atau bentuk yang mempunyai nilai ekonomi dan bermanfaat.

“Intinya kami melakukan benchmarking ke Bank Sampah dan Pusat Daur Ulang Kota Metro yang merupakan hasil sinergi positif antara Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Coca Cola Company dan Sahabat Gajah. Kami ingin melihat bagaimana cara pengolahan sampah atau daur ulang sampah yang baik, yang ke depan bisa kami terapkan juga di rest area yang ada di Tol Bakter,”ungkap Riadiano.

Baca Juga:  Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif

Dirinya juga berharap dengan pengelolaan sampah yang baik dan juga tepat, ke depan rest area di Tol Bakter bisa menerapkan zero waste, karena guna menerapkan prinsip ESG, perilaku zero waste ini bisa menjadikan rest area Tol Bakter lebih hijau nantinya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Yerri Noer Kartiko mengatakan saat ini Kota Metro sedang giat-giatnya melakukan pengolahan sampah dengan model baru, yaitu berbasis pendekatan masyarakat dan juga dengan berbagai macam teknik dan teknologi yang kita terapkan di Fasilitas Pusat Daur Ulang (PDU) Kota Metro ini yang mungkin bisa diterapkan di Tol Bakter.

“Terimakasih atas kunjungannya dari teman-teman Tol Bakter, mungkin harapannya denganpertemuan dan kunjungan pertama ini nantinya ada inovasi-inovasi yang bisa kita terapkan
bersama, baik itu di Pusat Daur Ulang (PDU) Kota Metro ini, maupun juga di Tol Bakter,”imbuhnya.

Sebagai informasi, saat ini sampah dihasilkan di setiap rest area kurang lebih 3-5 ton per tiga hari. Sampah tersebut, saat ini dikelola oleh pihak ketiga yang setiap tiga hari sekali diambil dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang ada di setiap rest area, untuk diolah di luar lokasi Tol Bakter.

Baca Juga:  Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara - BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Tidak hanya program pengolahan sampah, HKA bersama BTB Toll juga rutin melakukan kegiatan penghijauan di ruas tol dan juga penyediaan akses air bersih kepada beberapa masyarakat sebagai upaya berkelanjutan dalam merealisasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia di tahun 2030.

Sekilas Tentang Bakauheni Terbanggi Besar Toll

Tol Bakauheni Terbanggi Besar secara resmi dikelola Indonesia Investment Authority (INA) melalui Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll yang bekerja sama dengan PT Hakaaston selaku penyedia jasa layanan operasional Tol Bakauheni Terbanggi Besar. Tol Bakauheni Terbanggi Besar memiliki panjang 140 KM yang menghubungkan tiga kabupaten di
Provinsi Lampung, yaitu Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Tengah.##


Penulis : Melly


Editor : Ahmad


Sumber Berita : Kota Metro

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen
Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS
Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 05:16 WIB

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:12 WIB

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Berita Terbaru

Berita Utama

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Minggu, 1 Nov 2026 - 05:16 WIB

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB

Foto yang diabadikan pada 22 Oktober 2026 ini menunjukkan seorang pemuda Indonesia sedang berlatih merakit panel kontrol listrik di ruang kelas pelatihan di Universitas Teknik Kejuruan Wuhu di Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:18 WIB

Foto yang diabadikan pada 27 Oktober 2026 ini menunjukkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun (ketiga dari kiri) berfoto bersama para peserta lain dalam Konferensi Minyak Nabati Berkelanjutan (Sustainable Vegetable Oils Conference) keempat yang digelar di Kota Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:12 WIB