DOHA-Qatar pada Selasa (4/8) mengonfirmasi bahwa upaya mediasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran masih berlangsung, dengan kedua belah pihak terus saling bertukar draf kemungkinan kesepakatan seiring para mediator regional berupaya mencegah eskalasi lebih lanjut.
“Kami dapat mengonfirmasi bahwa upaya tersebut masih terus dilakukan bersama semua pihak,” ungkap Majed Al Ansari, penasihat perdana menteri (PM) sekaligus juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, dalam konferensi pers mingguan.
“Selagi kita berbicara saat ini, kami terus mengupayakan resolusi diplomatik,” kata Al Ansari, seraya menambahkan bahwa perundingan telah mencapai “tahapan yang sangat maju”.
Pejabat itu menyatakan bahwa Qatar, Pakistan, dan Oman sedang berkoordinasi secara erat untuk memfasilitasi kontak tidak langsung antara Washington dan Teheran.
“Semua pihak di kawasan ini sedang bekerja sama untuk menghindari eskalasi,” ujarnya. “Para mediator, yakni Qatar, Pakistan, dan sekarang Oman, semuanya bekerja sama dalam isu tersebut.”
Ketika ditanya mengenai Selat Hormuz, Al Ansari mengatakan prioritas utama Qatar saat ini adalah “menghindari eskalasi, membuka kembali selat tersebut, dan membuka kembali pintu bagi diplomasi antara para pihak.”
“Apa yang tidak ingin kami lihat saat ini adalah eskalasi besar-besaran di kawasan kami,” imbuhnya, seraya menekankan bahwa para mediator sedang mengupayakan solusi diplomatik jangka pendek yang akan membantu memulai kembali negosiasi.
Al Ansari menyebutkan tidak ada perundingan langsung yang dijadwalkan antara AS dan Iran, tetapi menyatakan harapannya agar upaya mediasi dapat segera mengarah pada dimulainya kembali negosiasi.
“Saat ini kami tidak memiliki rencana apa pun terkait perundingan langsung,” ujarnya. “Namun, kami berharap jika perundingan dapat dimulai kembali dalam waktu dekat, kami akan mampu melangkah maju menuju kesepakatan besar.”
Mengenai kemungkinan tercapainya sebuah kesepakatan, Al Ansari mengatakan tidak ada kerangka waktu yang dapat ditetapkan.[]
Penulis : Romy Agus
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Xinhua






![Warga Israel Tinggalkan Israel Capai 270.000 Orang [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Warga-Israel-Tinggalkan-Israel-Capai-270.000-Orang-225x129.jpg)





![Warga Israel Tinggalkan Israel Capai 270.000 Orang [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Warga-Israel-Tinggalkan-Israel-Capai-270.000-Orang-129x85.jpg)




