Qatar Sebut Upaya Mediasi AS-Iran Masih Berlangsung

Rabu, 5 Agustus 2026 | 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Xin)

Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Xin)

DOHA-Qatar pada Selasa (4/8) mengonfirmasi bahwa upaya mediasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran masih berlangsung, dengan kedua belah pihak terus saling bertukar draf kemungkinan kesepakatan seiring para mediator regional berupaya mencegah eskalasi lebih lanjut.

“Kami dapat mengonfirmasi bahwa upaya tersebut masih terus dilakukan bersama semua pihak,” ungkap Majed Al Ansari, penasihat perdana menteri (PM) sekaligus juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, dalam konferensi pers mingguan.

“Selagi kita berbicara saat ini, kami terus mengupayakan resolusi diplomatik,” kata Al Ansari, seraya menambahkan bahwa perundingan telah mencapai “tahapan yang sangat maju”.

Pejabat itu menyatakan bahwa Qatar, Pakistan, dan Oman sedang berkoordinasi secara erat untuk memfasilitasi kontak tidak langsung antara Washington dan Teheran.

Baca Juga:  Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

“Semua pihak di kawasan ini sedang bekerja sama untuk menghindari eskalasi,” ujarnya. “Para mediator, yakni Qatar, Pakistan, dan sekarang Oman, semuanya bekerja sama dalam isu tersebut.”

Ketika ditanya mengenai Selat Hormuz, Al Ansari mengatakan prioritas utama Qatar saat ini adalah “menghindari eskalasi, membuka kembali selat tersebut, dan membuka kembali pintu bagi diplomasi antara para pihak.”

“Apa yang tidak ingin kami lihat saat ini adalah eskalasi besar-besaran di kawasan kami,” imbuhnya, seraya menekankan bahwa para mediator sedang mengupayakan solusi diplomatik jangka pendek yang akan membantu memulai kembali negosiasi.

Baca Juga:  Iran: Tak ada Negosiasi dengan AS, Kecuali...

Al Ansari menyebutkan tidak ada perundingan langsung yang dijadwalkan antara AS dan Iran, tetapi menyatakan harapannya agar upaya mediasi dapat segera mengarah pada dimulainya kembali negosiasi.

“Saat ini kami tidak memiliki rencana apa pun terkait perundingan langsung,” ujarnya. “Namun, kami berharap jika perundingan dapat dimulai kembali dalam waktu dekat, kami akan mampu melangkah maju menuju kesepakatan besar.”

Mengenai kemungkinan tercapainya sebuah kesepakatan, Al Ansari mengatakan tidak ada kerangka waktu yang dapat ditetapkan.[]

 

 


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Xinhua

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Waketum Golkar Minta Publik Melihat Secara Proposional dan Faktual Polemik Misbakhun 
186 PT Vokasi Indonesia Pakai Standar AI Tiongkok-Indonesia
Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika
Arab Saudi Gempur Houthi Yaman 300 an Kali dalam Sepekan ini
Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih
Bangga! Pocil Polres Mesuji Raih Juara Umum II di Ajang Polisi Cilik Tingkat Polda Lampung  
Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 71, Ditlantas Polda Lampung Gelar Lomba Pocil 
Panglima TNI Kunjungi ITS Giuseppe Garibaldi, Lampung Kelak jadi Pangkalan Kapal Induk Ini

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:21 WIB

Waketum Golkar Minta Publik Melihat Secara Proposional dan Faktual Polemik Misbakhun 

Sabtu, 19 September 2026 - 23:14 WIB

186 PT Vokasi Indonesia Pakai Standar AI Tiongkok-Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:25 WIB

Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika

Sabtu, 19 September 2026 - 22:23 WIB

Arab Saudi Gempur Houthi Yaman 300 an Kali dalam Sepekan ini

Sabtu, 19 September 2026 - 14:41 WIB

Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 7 Agustus 2026 ini menunjukkan seorang dosen kejuruan asal Indonesia berjabat tangan dengan sebuah robot humanoid saat berkunjung ke sebuah perusahaan AI berwujud yang terletak di Kota Liuzhou, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Tiongkok selatan. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

186 PT Vokasi Indonesia Pakai Standar AI Tiongkok-Indonesia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 23:14 WIB

Ken Stiawan Sutradara FIlm Ageman

#indonesiaswasembada

Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 22:25 WIB

Peperangan di Yaman dan Houthi Yaman

#indonesiaswasembada

Arab Saudi Gempur Houthi Yaman 300 an Kali dalam Sepekan ini

Sabtu, 19 Sep 2026 - 22:23 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

#indonesiaswasembada

Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:41 WIB