PW Fatayat NU Lampung Gelar Nobar “Lyora” di XXI Mall Kartini

Minggu, 24 Agustus 2025 | 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG- Dalam rangka mempererat silaturahmi dan membangun empati terhadap isu-isu perempuan, Pengurus Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (PW Fatayat NU) Lampung menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film “Lyora: Penantian Buah Hati” di XXI Mall Kartini, Bandar Lampung, pada Minggu, 24 Agustus 2025.

Acara ini dihadiri 200 orang para pengurus dan anggota Fatayat Provinsi Lampung, dengan 2 sesi jam tayang bioskop pukul 14.30wib dan 18.30wib. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan sekaligus refleksi mendalam terhadap perjuangan perempuan dalam keluarga dan kehidupan sosial.

Film Lyora mengangkat kisah nyata Meutya Hafid — Menteri Komunikasi dan Digital RI — dan suaminya, Fajrie, dalam perjuangan panjang mereka memiliki anak.

Diperankan oleh Marsha Timothy dan Darius Sinathrya, film ini menyentuh tema infertilitas, perjuangan medis, serta tekanan emosional dan sosial yang menyertainya.

Selama delapan tahun, Meutya dan Fajrie menjalani berbagai program kehamilan, termasuk bayi tabung, serta mengalami tiga kali keguguran dalam satu tahun. Meski demikian, berkat cinta dan dukungan penuh dari sang suami, serta kekuatan harapan yang tak pernah padam, Meutya akhirnya melahirkan buah hati mereka, Lyora, di usia 44 tahun.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi

Ketua PW Fatayat NU Lampung, Wirdayati menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Besar Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (PB KOPRI PMII) yang telah menyelanggarakan nobar untuk seluruh keluarga besar Fatayat NU Lampung, film ini sangat relevan dengan perjuangan banyak perempuan di Indonesia, terutama yang menghadapi tekanan sosial karena belum memiliki anak.

“Terima kasih PB KOPRI PMII atas nobarnya, Film ini bukan hanya menggambarkan perjuangan fisik, tapi juga beban psikologis dan sosial yang sering dialami perempuan. Pesannya sangat kuat dan menyentuh. Kami berharap kisah ini bisa menjadi semangat baru bagi para perempuan dan pasangan yang sedang dalam masa penantian,” ujar Wirda yang juga Komisioner Perempuan KPID Lampung.

Baca Juga:  Paris Bakar Membakar; Pemicunya? Biaya Hidup Tinggi

Selain menonton bersama, acara juga diisi dengan diskusi ringan dan berbagi kesan usai film selesai diputar. Banyak peserta mengaku terharu dan merasa lebih memahami pentingnya dukungan terhadap perempuan yang tengah berjuang dalam isu kesuburan atau tekanan sosial lainnya.

“Masya allah, campur aduk rasanya menjadi Meutya, perjuangannya ga sia-sia, seorang ibu yang luar biasa, gimana coba kalo kita diposisi dia?,” kata Martina Anggisilova Divisi Hukum dan Advokasi Fatayat NU Lampung.

“Keren, setiap perjuangan tidak ada yang sia-sia, apalagi perjuangan seorang ibu.” tambah Puspita Putri Rahmawati, Wakil Ketua Bidang Kesehatan PW Fatayat NU Lampung.

Dengan semangat solidaritas dan kepedulian, PW Fatayat NU Lampung berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang inspiratif dan menyentuh kehidupan nyata perempuan, baik dalam skala organisasi maupun komunitas yang lebih luas. (yla)


Penulis : Desty efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Fatayat NU Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Berita Terbaru

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB

Berita Utama

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:20 WIB

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB