Pj Gubernur Bersama Masyarakat Lakukan Aksi Bersih-Bersih Pantai di Pantai Payang Panjang

Jumat, 13 September 2024 | 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin bersama masyarakat melakukan aksi bersih-bersih pesisir pantai dan laut di Pantai Payang Panjang, Kecamatan Sukaraja, Bandarlampung, Jumat (13/9/2024).

Samsudin mengatakan kegiatan Coastal Clean Up (CCU) itu untuk menjaga kebersihan lingkungan termasuk disekitar pantai dari sampah merupakan tugas dan tanggung jawab bersama.

Dia menjelaskan kegiatan CCU ini menjadi sarana edukasi dan merubah budaya hidup masyarakat dalam menjaga pesisir pantai dari pencemaran dan kerusakan akibat sampah khususnya sampah plastik.

“Jadi mari untuk bersama-sama kita jaga pantainya agar supaya tetap bersih, indah, tidak ada sampah yang di laut, tidak ada sampah yang di pinggir pantai. Menjadikan gaya hidup kita yaitu tidak membuang sampah sembarangan karena itu sesuatu hal yang tercela dan kita malu kalau lingkungan kita tidak bersih, tidak indah dan tidak rapih,” ujar Samsudin.

Samsudin menuturkan bagi masyarakat yang rumahnya berada di pinggir pantai, diminta menjadikan pantai sebagai halaman rumahnya yang dijaga dengan bersih.

“Karena kalau sudah menjadi halaman, maka pantai itu akan dijaga kebersihan dan keindahannya, ini yang harus kita lakukan. Hal itu tanggung jawab kita semua,” katanya.

Baca Juga:  Ketukan Hati Nurani Bupati Egi Luluhkan PTPN, Redam Jerat Hukum Mbah Mujiran Lewat Jalur Damai

Dia menjelaskan Pemerintah Provinsi, Kota Bandarlampung termasuk Kabupaten Pesawaran dan masyarakatnya untuk bersinergi serta saling mendukung dalam menjadikan pantai-pantai ini bersih dari sampah plastik.

Menurutnya, akibat sampah-sampah plastik, menyebabkan kematian bagi spesies ikan, mencemari air laut dan mengganggu siklus hidup populasi laut.

“Ini adalah tugas kita semua. Kita sama-sama kontrol betul kalau perlu adakan CCTV pengawasan, mengontrol bagaimana pantai-pantai ini agar tetap terjaga, ini yang perlu kita lakukan ke depan,” ujarnya.

Samsudin meminta masyarakat sekitar pantai dan para nelayan untuk menjaga kebersihan dengan tidak hanya mengandalkan kepada petugas dan pemerintah.

“Mari kita menjadi agen perubahan dan terus bersemangat mengambil peran dan upaya pelestarian dan penyelamat lingkungan. Mari kita turut berperan untuk menumbuhkembangkan bank-bank sampah dan komunitas peduli lingkungan,” katanya.

Samsudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan masyarakat yang ikut berperan dalam kegiatan aksi bersih-bersih pesisir pantai dan laut ini.

Baca Juga:  Nurkholis Pimpin Golkar Negara Batin

Menurutnya, meski sempat diguyur hujan, namun tidak menyurutkan semangat masyarakat dalam berbuat kebaikan bagi lingkungan.

“Saya menyampaikan apresiasi yang mendalam dan perasaan bangga pada semua yang hadir, walaupun tadi hujan di pagi hari, tetapi ini memberikan semangat dan berkah buat kita semua untuk terus berkarya khususnya dalam kegiatan CCU ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung Emilia Kusumawati mengatakan CCU ini menjadi bagian dalam mendukung kegiatan aksi World Cleanup Day Tahun 2024.

Dia menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen serta peran aktif seluruh pemangku kepentingan tingkat daerah dalam mengatasi permasalahan sampah pesisir pantai dan laut.

Selain itu, memperkuat partisipasi publik dalam upaya pengelolaan sampah pesisir pantai dan laut sekaligus memperkuat komitmen dan peran serta produsen dan pelaku usaha dalam implementasi bisnis hijau.

“Lalu membangun rantai nilai pengolahan sampah dan dalam upaya pengurangan sampah dan penurunan emisi gas rumah kaca,” katanya.##


Penulis : Melly


Editor : Ahmad


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang
HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim
HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris
HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup
Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 
HAJI 2026: Awas Kesemrawutan di ARMUZNA!
Ketukan Hati Nurani Bupati Egi Luluhkan PTPN, Redam Jerat Hukum Mbah Mujiran Lewat Jalur Damai
Dipuji Langsung Menko Zulhas, Strategi 0 Rupiah APBD Bupati Egi di IDS Sumatra 2026 Jadi Sorotan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:54 WIB

HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:34 WIB

Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

Tenaga Kesehatan Makkah Perlu Ditambah

#indonesiaswasembada

HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:54 WIB

Kerja Panitia Haji Harus Lebih Baij

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

Puncak Haji Dekat, Waspada

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

Ning Chusnunia

#indonesiaswasembada

Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:34 WIB