Ini Kata Prof Li Renjun soal Indonesia dan Lampung Dimasa Depan

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan dan Prof Li dari Hainan University [Jul]

Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan dan Prof Li dari Hainan University [Jul]

TIONGKOK-Dua hari terakhir kunjungan JMSI ke Tiongkok kami berkesempatan bercengkrama dengan Prof Li Renjun, Profesor ekonomi dari Hainan University. Mengunjungi Pelabuhan Cosco Shipping Lines – Hainan Free Trade Port (FTP).

Dikatakan Prof Li, dirinya berkenyakinan, dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia akan besar dan maju. Soal waktu, komunikasi, kesabaran serta penghormatan terhadap hukum yang menghantar kemuliaan Indonesia dan Lampung di mata dunia.

Pengajar di Universitas Hainan ini, Indonesia dan Lampung serta provinsi lainnya, bisa memodifikasi fikirin-fikiran Den Xiaoping.

Mempelajari filosofi diri. Mempelajari jati diri. Sebagai modal untuk maju dan berkembang. Jangan-jangan, anak Lampung dan Indonesia tak mengenal sejarah Lampung dan Indonesia nya.
Gak bangga sebagai orang Indonesia  apalagi cinta dengan sejarahnya.

Baca Juga:  Dirjen Keuda Kemendagri Agus Fatoni Calon Tunggal dan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum DPN-IKAPTK

Kalau istilah Pendiri dan Pembina JMSI Jambi, Mursyid Songsang, lupo kacang akan kulitnya-lupa sejarah panjang bangsa. Hingganya tak mampu menarasikan potensi besar untuk menjadi pundi-pundi kemapanan ekonomi . Itu lah Tiongkok hari ini. Membesarkan dan mendalami kemuliaan leluhur.

Dijelaskan Prof Li, Deng Xiaoping adalah tokoh revolusioner dan pemimpin tertinggi Tiongkok yang dikenal sebagai arsitek di balik reformasi ekonomi Tiongkok modern.

Ia mengubah arah negaranya dari ekonomi komunis yang tertutup menjadi ekonomi pasar terbuka, yang menjadi fondasi Tiongkok menjadi negara adidaya seperti saat ini.

Baca Juga:  Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”

Deng Xiaoping dengan keberaniannya melakukan Reformasi dan Keterbukaan pada akhir 1970-an, ia mencabut kontrol ketat negara atas sektor pertanian dan mengizinkan kepemilikan bisnis swasta serta investasi asing.

Deng terkenal dengan filosofi pragmatisnya: “Tidak peduli kucing hitam atau kucing putih, yang penting bisa menangkap tikus,” yang bermakna bahwa sistem ekonomi apapun sah digunakan asalkan membawa kemakmuran dan hasil.

Deng juga menggagas kebijakan ini untuk mengintegrasikan wilayah seperti Hong Kong dan Makau kembali ke Tiongkok sambil mempertahankan sistem ekonomi kapitalis di wilayah tersebut. Tabik.


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : ACJA-JMSI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Mirza Yakinkan APBD Berbasis Kesejahteraan
Messi Gagal Hantarkan Negaranya Juara Dunia 2026
Distribusi Pupuk Bersubsidi Bakal Libatkan Koperasi Desa, Lampung Utara Perkuat Pengawasan
Sekdaprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Integritas
Pemprov Lampung Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa
Lampung Kuatkan Rantai Distribusi, Tekan Inflasi
Nobar Final Piala Dunia 2026, Lampung Nyakini Kuatkan UMKM
Jalur Sutra Perdagangan Tiongkok dan Tugu Empat Marga-Megou Pak

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:40 WIB

Gubernur Mirza Yakinkan APBD Berbasis Kesejahteraan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:16 WIB

Messi Gagal Hantarkan Negaranya Juara Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 15:36 WIB

Distribusi Pupuk Bersubsidi Bakal Libatkan Koperasi Desa, Lampung Utara Perkuat Pengawasan

Senin, 20 Juli 2026 - 15:25 WIB

Sekdaprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Integritas

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa

Berita Terbaru

Gubernur Mirza di DPRD Provinsi Lampung saat Sidang Paripurna APBD. Pemprov yakinkan APBD berbasis kesejahteraan masyarakat [Na]

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza Yakinkan APBD Berbasis Kesejahteraan

Senin, 20 Jul 2026 - 21:40 WIB

Lionel Messi harus menerima pil pahit dari Spanyol [Xin]

#indonesiaswasembada

Messi Gagal Hantarkan Negaranya Juara Dunia 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 17:16 WIB

#indonesiaswasembada

Sekdaprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Integritas

Senin, 20 Jul 2026 - 15:25 WIB

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa

Senin, 20 Jul 2026 - 15:23 WIB