8 Dapur Kena Moratorium, Layanan MBG di Lampura tak Terganggu

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Lampung Utara, Anggi Prasetyo {RA]

Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Lampung Utara, Anggi Prasetyo {RA]

LAMPUNG UTARA – Kebijakan moratorium sementara pada pendaftaran dapur baru program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dipastikan tidak berpengaruh pada pelayanan pemenuhan gizi siswa sekolah penerima manfaat.

Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Lampung Utara [Lampura], Anggi Prasetyo kepada lintaslampung mengatakan kebijakan yang diberlakukan oleh BGN pusat semata-mata hanya untuk melakukan evaluasi dan menata ulang program MBG di tengah efisiensi anggaran.

“Moratorium ini tidak berdampak pada pelayanan. Intinya program MBG tetap berjalan seperti biasa,” kata Anggi, Minggu 19 Juli 2026.

Anggi menjelaskan, efisiensi anggaran juga tidak akan berpengaruh pada nilai rupiah dan porsi makanan yang diberikan ke penerima manfaat. Siswa-siswi penerima MBG tetap mendapatkan porsi makan sesuai anggaran yakni Rp8 ribu untuk porsi kecil, dan Rp10 ribu untuk porsi besar.

Saat ini, di Lampura terdapat 75 dapur MBG telah beroperasi dan melayani di 23 kecamatan. Namun, diantara 75 dapur tersebut ada 2 dapur yang terletak di Kecamatan Sungkai Barat belum beroperasi karena terkendala pencairan dana dari BGN.

Baca Juga:  Petani Kopi di Lampung Utara Terima Bantuan Program Peremajaan Tanaman

Selain itu, terdapat 8 dapur baru milik calon mitra yang pembangunannya sudah seratus persen, bahkan fasilitas disebut sudah lengkap dan siap digunakan tetapi belum bisa beroperasi (tertunda) karena masuk dalam kebijakan moratorium.

“Ada 8 dapur baru yang sudah selesai 100 persen pembangunannya, tapi dapur-dapur tersebut belum bisa beroperasional karena masuk dalam moratorium,” katanya.

Dirinya belum bisa memastikan kapan kedelapan delapan dapur bisa beroperasi. Semua keputusan, termasuk pencabutan status moratorium, penerbitan berita acara, penempatan SPPI, hingga verifikasi faktual sepenuhnya menjadi kewenangan BGN pusat.

“Kembali lagi ke BGN pusat bang. Kalau soal SPPI itu kan siap ditempatkan dimana saja, jadi nanti penentuan SPPI tergantung dari BGN mau menunjuk siapa dan dari daerah mana saja,” imbuhnya.

Baca Juga:  PDPM Lampung Utara Gelar Nobar Piala Dunia

Sementara itu, sejumlah calon mitra MBG di Lampura yang mengklaim bangunan dapur dengan semua peralatan dan perlengkapan sudah siap 100 persen untuk beroperasional. Mereka berharap status moratorium bisa segera dicabut agar investasi yang digelontorkan dapat dimanfaatkan.

Salah seorang calon mitra merasa optimis bisa segera beroperasi dengan dasar kepemilikan identitas (ID) dapur yang dikeluarkan secara resmi dan diakui oleh BGN pusat.

“Kami percaya dapur yang sudah kami bangun dan persiapkan ini bisa beroperasional. Modal (finansial) yang keluar juga tidak sedikit, karena itu kami berharap moratorium segera dicabut agar dapur-dapur yang memiliki ID resmi bisa beroperasi,” tuturnya.[]


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

PDPM Lampung Utara Gelar Nobar Piala Dunia
Tim Advokat Adal Minta Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa
Gubernur Buka Siger Smash Padel Tournament 2026
Ini Kata Prof Li Renjun soal Indonesia dan Lampung Dimasa Depan
Posisi ACJA di Mata dan Fikiran Xi Jinping
Dekranasda Provinsi Lampung Perkuat Industri Kreatif, Batik Keris Jadi Etalase Wastra Khas Daerah
Cegah Tindak Kejahatan Jalanan, Polres Mesuji Rutin Gelar Patroli Malam
Bandar Lampung Expo Jadi Ruang Strategis Perdagangan, Pariwisata, dan Ekraf

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 06:55 WIB

PDPM Lampung Utara Gelar Nobar Piala Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:07 WIB

Tim Advokat Adal Minta Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:56 WIB

8 Dapur Kena Moratorium, Layanan MBG di Lampura tak Terganggu

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:48 WIB

Gubernur Buka Siger Smash Padel Tournament 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:38 WIB

Ini Kata Prof Li Renjun soal Indonesia dan Lampung Dimasa Depan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

PDPM Lampung Utara Gelar Nobar Piala Dunia

Senin, 20 Jul 2026 - 06:55 WIB

Tim Advokat Adal {Hrs]

#indonesiaswasembada

Tim Advokat Adal Minta Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:07 WIB

Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Lampung Utara, Anggi Prasetyo {RA]

#indonesiaswasembada

8 Dapur Kena Moratorium, Layanan MBG di Lampura tak Terganggu

Minggu, 19 Jul 2026 - 19:56 WIB

Pembukaan Siger Smash Padel Tournament 2026[Pl]

#indonesiaswasembada

Gubernur Buka Siger Smash Padel Tournament 2026

Minggu, 19 Jul 2026 - 19:48 WIB

Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan dan Prof Li dari Hainan University [Jul]

#indonesiaswasembada

Ini Kata Prof Li Renjun soal Indonesia dan Lampung Dimasa Depan

Minggu, 19 Jul 2026 - 19:38 WIB