JAKARTA – Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syasurijal, meminta Basarnas kembali melanjutkan pencarian KM Arupadhatu 1, kapal yang ditumpangi lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di perairan Selat Sunda saat hendak melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Cucun mengatakan, upaya pencarian tersebut diharapkan kembali dilakukan setelah jenazah salah satu awak kapal ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu.
“Kita minta Basarnas untuk melakukan pencarian kembali sampai bukan hanya yang pewarta, termasuk juga yang kru,” kata Cucun kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
“Kita berharap semua jasadnya, kalaupun memang misalkan sudah ada temuan kemarin itu awak kapalnya, ya tinggal nanti yang para jurnalisnya semoga kita bisa ditemukan,” lanjutnya.
Cucun memahami Basarnas untuk saat ini telah menghentikan operasi pencarian. Namun, dia mendorong adanya skema lain agar pencarian tersebut dapat dilanjutkan.
“Kita DPR berharap ada skema, walaupun misalkan mereka sudah punya SOP pencarian itu ada batasan hari, ini tentang kemanusiaan,” kata Cucun.
Sebagai informasi, KM Arupadhatu 1 membawa delapan orang ketika berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Rombongan berangkat untuk menjalankan misi peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Dari total delapan orang yang berada di atas kapal, lima di antaranya merupakan jurnalis. Kelima jurnalis tersebut adalah M Bagus Khoerunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Jaidi dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis lepas.
Sementara itu, tiga orang lainnya merupakan awak kapal. Mereka terdiri atas Warta yang bertugas sebagai kapten, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.(*)
Penulis : Heri Suroyo
Editor : Desty Efriyani
Sumber Berita : DPR RI














