Penghentian Layanan Katering Selama 5 Hari Sebelum Arafah Akan Memberatkan Calon Jama’ah Haji Indonesia

Senin, 19 Juni 2023 | 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis menanggapi rencana penghentian layanan katering selama lima hari bagi Calon Jamaah Haji Indonesia sebelum prosesi haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) dan paska Armina.

Menurut Iskan, penghentian layanan katering tentunya akan memberatkan calon jama’ah haji Indonesia terutama di waktu-waktu penting dimana mereka bersiap siap melaksanakan puncak wukuf di Arafah.

“Ini harus jadi perhatian dari Pemerintah, utamanya Panitia penyelenggaraan ibadah haji, jangan sampai ada calon jama’ah haji Indonesia yang kelaparan atau kurang asupan makanan dan minuman terutama pada saat puncak ibadah haji,” tegas Iskan.

Iskan menambahkan seharusnya Pemerintah segera mengambil langkah dan mencari solusi agar pemenuhan kebutuhan utamanya makan dan minum calon jama’ah haji Indonesia terpenuhi.

Baca Juga:  Peringati HUT ke 25, DPC Partai Demokrat Mesuji Lakukan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri 

“Saya menyarankan agar panitia penyelenggaraan ibadah haji menyewa beberapa apartemen yang memiliki dapur yang bisa digunakan untuk memasak kebutuhan calon jama’ah haji. Jangan dibiarkan begitu saja calon jama’ah haji Indonesia mencari makan dan minum sendiri. Karena ini menjadi tanggung jawab Pemerintah,” desak Anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Utara II ini.

Sebelumnya, imbuh Iskan, PKS juga sudah menyarankan supaya pelayanan katering menyatu dengan sewa pemondokan.

“Kalau itu diikuti tidak akan terjadi seperti sekarang ini dimana Jema’ah menghadapi kesulitan menyiapkan makanan, sehingga paling tidak ada dua kondisi yang perlu jadi perhatian Pemerintah yakni Pertama, penginapan tidak membolehkan memasak, kedua, Warung makanan banyak yang tutup saat puncak wukuf di Arafah dan yang Ketiga banyak Jema’ah lansia asal Indonesia saat ini,” terang Iskan.

Baca Juga:  China Serukan Akhiri Konflik Israel-Palestina

Sebelumnya, Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Arsad Hidayat Ahad (11/06/2023) lalu menyampaikan, bahwa Jamaah Haji Indonesia diingatkan agar mandiri saat penghentian layanan sementara katering sekitar lima hari yakni tiga hari sebelum prosesi haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), dan dua hari setelahnya. Jamaah pun diminta membeli makanan di sekitar hotel di Makkah. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana
HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’
Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur
DPR Mendesak Pemerintah Selamatkan 9 Anak Yang Disandera OPM
DPRD Way Kanan Gelar ‘ Rapat Paripurna Internal”
Optimalkan Potensi Pesisir, Gubernur Mirza Dorong Kawasan Pesisir Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:08 WIB

HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur

Berita Terbaru

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 13 Agustus 2026 ini memperlihatkan permukiman Ganim di Tepi Barat. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:42 WIB

#indonesiaswasembada

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:29 WIB

#indonesiaswasembada

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:27 WIB

Seorang penari menampilkan Tari Topeng Cirebon di salah satu gerbong Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang dikenal sebagai Whoosh, dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Provinsi Jawa Barat saat kereta melaju di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada 19 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:08 WIB

Panitia Pemilihan Rektor Unila

#indonesiaswasembada

Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur

Kamis, 20 Agu 2026 - 14:42 WIB