Hardiknas 2026, Teguh: Media Siber Ruang Belajar Kedua

Minggu, 3 Mei 2026 | 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Silakan teman2 bikin judul sendiri yang menjiwai rilis dalam rangka Hardiknas ini.*

JAKARTA — Media siber berperan penting dalam mempercepat kemajuan pendidikan nasional. Transformasi digital yang meluas menuntut ekosistem pendidikan dan media berjalan beriringan dalam membentuk sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan global.

Demikian antara lain disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr.Teguh Santosa dalam keterangan kepada media, Sabtu, 2 Mei 2026.

“Pendidikan tidak hanya terjadi di ruang kelas. Hari ini dapat dikatakan media siber adalah ruang belajar kedua yang menjangkau jutaan anak bangsa,” ujar Teguh yang juga dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Teguh menilai, kecepatan diseminasi informasi melalui portal berita, platform digital, dan kanal edukasi daring membuka peluang pemerataan akses pengetahuan. Ia menyebut hal ini menjadi jawaban atas ketimpangan mutu pendidikan antarwilayah.

“Media siber punya tanggung jawab besar. Tidak hanya menyebarkan berita, tapi juga mengkurasi konten yang mendidik, mencerdaskan, dan membangun karakter,” kata mantan Wakil Rektor Universitas Bung Karno (UBK) itu.

Baca Juga:  Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Teguh menekankan, jurnalisme yang berpihak pada literasi adalah bentuk kontribusi nyata pers terhadap kualitas SDM Indonesia.

Ia menyoroti tantangan era kecerdasan buatan dan otomatisasi yang mengubah peta pekerjaan. Tanpa peningkatan kompetensi digital dan daya kritis generasi muda berisiko tertinggal.

“Kalau kita tidak menyiapkan SDM yang adaptif, melek teknologi, dan punya nalar kritis, kita akan jadi penonton di negeri sendiri. Di sinilah media siber harus hadir sebagai katalis,” tegas Teguh.

JMSI mendorong anggotanya untuk memperbanyak konten edukatif yang relevan dengan kebutuhan siswa, guru, dan orang tua. Mulai dari ulasan kurikulum, praktik baik pembelajaran, hingga literasi digital dan kewargaan.

“Jangan sampai media siber hanya ramai dengan sensasi. Kita perlu lebih banyak narasi yang mengangkat guru-guru inspiratif, inovasi sekolah, dan prestasi pelajar di daerah,” ucapnya.

Baca Juga:  Adinata Buka Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan

Teguh juga mengajak kolaborasi antara media siber, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, juga Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sekolah, kampus, dan komunitas belajar untuk menciptakan ruang diskusi publik yang konstruktif.

Ia menilai dialog terbuka penting agar kebijakan pendidikan mendapat masukan berbasis data dan pengalaman lapangan.

“Hardiknas 2026 harus jadi momentum untuk merumuskan kembali peran pers dalam pendidikan. Media siber bukan sekadar penyampai informasi, tapi mitra pembangunan manusia Indonesia,” masih kata Teguh.

Menutup pernyataannya, Teguh mengingatkan bahwa kualitas SDM adalah taruhan utama Indonesia dalam menghadapi persaingan global. Ia berharap peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini menjadi pengingat bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tugas bersama, termasuk bagi insan media siber. []


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Hardiknas JMSI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap
Peng Liyuan-Melania Trump Kunjungi Museum Nasional
Tiongkok-Indonesia Kerja Sama Perikanan Tangkap
Diplomasi Panda Xi-Guna Lingkungan Lebih Aman
Tiongkok-AS Menuju Titik Sejarah Baru

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:01 WIB

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Sabtu, 26 September 2026 - 05:33 WIB

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 September 2026 - 05:21 WIB

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Jumat, 25 September 2026 - 23:50 WIB

Peng Liyuan-Melania Trump Kunjungi Museum Nasional

Berita Terbaru

Berita Utama

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:01 WIB

Berita Utama

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:33 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:21 WIB


Peng Liyuan, istri Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan Melania Trump, istri Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengunjungi Museum Nasional Seni Asia (National Museum of Asian Art) di Washington DC, AS, pada 24 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Peng Liyuan-Melania Trump Kunjungi Museum Nasional

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:50 WIB