Pengamat Sebut Puan sebagai Sosok Berkualitas dan Layak Maju Capres

Kamis, 14 Juli 2022 | 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Pengamat politik sekaligus pendiri survei Kedai Kopi Hendri Satrio menilai Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai sosok yang berkualitas, dan layak menjadi calon presiden (capres) dalam kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Hendri memaparkan, Puan adalah contoh keberhasilan kaderisasi yang dilakukan PDIP.

Dengan kualitas dan kemampuan yang dimiliki, jabatan strategis pernah diemban Puan hingga kini menjadi perempuan pertama yang memimpin lembaga DPR RI.

“Kita harus dengan jeli dan jernih melihat sosok Puan Maharani ini. Nah Mbak Puan ini tokoh yang berkualitas di PDIP, dia dari rakyat kemudian menjadi anggota DPR, menjadi Ketua DPR. Sebelum menjadi Ketua DPR, dia Ketua fraksi PDIP.pada saat PDIP.dalam posisi oposisi waktu itu. kemudian menjadi Menko PMK dan sekarang Ketua DPR,” katanya dalam sebuah talkshow di Apa Kabar Indonesia Malam, Kamis (14/7).

Baca Juga:  IRGC Iran Serang Pangkalan As Pakai Drone Kamikaze

Hendri juga menanggapi soal pernyataan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang mengusulkan agar Puan dipasangkan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Duet Puan dan Anies dinilainya cocok lantaran memang keduanya memiliki kualitas.

Dia menyebut, hanya pasangan Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto yang mungkin bisa menyaingi duet Puan Anies jika kedua pasangan itu berkontestasi di Pilpres 2024.

“Intinya adalah menurut saya dua orang ini adalah dua orang yang sama-sama berkualitas memiliki kualitas mumpuni, dan kalau kemudian disatukan mungkin hanya Prabowo Airlangga Hartarto saja pasangan yang bisa menyaingi pasangan ini,” ucapnya.

Baca Juga:  Lebanon Sebut Perundingan dengan Israel Ada Kemajuan, soal Tawanan dan Perbatasan

Lebih lanjut, terkait adanya perbedaan basis massa antara Puan dan Anies, Hendri menilai hal itu bukan suatu hal yang sulit untuk disatukan.

Sebab, keduanya memiliki basis massa yang loyal, baik terhadap Anies maupun terhadap Puan.

Namun, menurutnya ada hal penting di balik usulan duet tersebut yakni ingin mencegah sekaligus menghilangkan polarisasi yang ada di masyarakat.

“Karena intinya dari ide ini adalah move on-nya Indonesia. Jadi menurut saya sebuah hal yang baik ide ini,” tandasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah
Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya
Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana
HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’
Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur
DPR Mendesak Pemerintah Selamatkan 9 Anak Yang Disandera OPM

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Berita Terbaru

GUbernur Mirza di Lampung Tengah bincang terkait infrastruktur sekolah [Na]

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agu 2026 - 22:00 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 13 Agustus 2026 ini memperlihatkan permukiman Ganim di Tepi Barat. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:42 WIB

#indonesiaswasembada

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:29 WIB

#indonesiaswasembada

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:27 WIB