Lebanon Sebut Perundingan dengan Israel Ada Kemajuan, soal Tawanan dan Perbatasan

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Palestina memeriksa reruntuhan setelah serangan udara Israel menghantam sebuah apartemen di Gaza City pada 2 Agustus 2026. [Xin]

Warga Palestina memeriksa reruntuhan setelah serangan udara Israel menghantam sebuah apartemen di Gaza City pada 2 Agustus 2026. [Xin]

BEIRUT-Presiden Lebanon Joseph Aoun pada Jumat (7/8) mengatakan bahwa kemajuan telah dicapai terkait isu perbatasan dan pemulangan tawanan dalam perundingan terbaru antara Lebanon dan Israel di Roma, Italia.

Saat berbicara dalam sebuah sidang kabinet, Aoun menyampaikan bahwa perundingan di Roma membahas empat isu utama, yakni gencatan senjata, pembongkaran dan penghancuran rumah menggunakan buldoser, perbatasan, serta pemulangan tawanan dan penetapan wilayah percontohan, demikian menurut pernyataan yang dirilis oleh kepresidenan Lebanon.

Baca Juga:  Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Aoun mengatakan “kemajuan positif” telah dicapai terkait isu perbatasan dan tawanan, seraya menyatakan harapan bahwa langkah-langkah praktis dapat segera terlihat, papar pernyataan itu.

Dia menambahkan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) akan bekerja untuk menyelesaikan isu-isu yang tersisa terkait gencatan senjata dan wilayah percontohan. Jenderal AS Joseph Clearfield juga dijadwalkan akan segera tiba di Beirut untuk menindaklanjuti isu-isu tersebut.

Pernyataan Aoun ini disampaikan sehari setelah para pejabat Israel dan Lebanon menyelesaikan perundingan tiga hari di Roma yang bertujuan memajukan pengaturan keamanan di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon, sekaligus mengimplementasikan perjanjian kerangka kerja yang dicapai di Washington pada akhir Juni lalu, lansir media lokal. Perundingan yang ditentang oleh Hizbullah tersebut merupakan putaran negosiasi ketujuh antara kedua pemerintah. []


Penulis : Heri S

Baca Juga:  Bangunan Rusak Tempat Perlindungan Pengungsi Rubuh, 21 Tewas

Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta-Xinhua

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

JMSI Lampung Terima Anugerah Unila Be Strong 2026
Dilarang Liputan di Gedung Putih, CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Trump
Polres Mesuji Laksanakan Patroli Sambang, di Tenda Warga Pendudukan Lahan PT PAL
Interaksi Xi Jinping-Trump Pandu Hubungan Tiongkok-AS
Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu
PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi
Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah
Paradoks Interaksi Warganet Indonesia di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

JMSI Lampung Terima Anugerah Unila Be Strong 2026

Selasa, 22 September 2026 - 22:49 WIB

Dilarang Liputan di Gedung Putih, CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Trump

Selasa, 22 September 2026 - 22:33 WIB

Polres Mesuji Laksanakan Patroli Sambang, di Tenda Warga Pendudukan Lahan PT PAL

Selasa, 22 September 2026 - 22:00 WIB

Interaksi Xi Jinping-Trump Pandu Hubungan Tiongkok-AS

Selasa, 22 September 2026 - 16:12 WIB

PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi

Berita Terbaru

Ahmad Novriwan dan Anton Kurniawan, Ketua dan Sekretaris JMSI Lampung

Berita Utama

JMSI Lampung Terima Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 07:09 WIB


Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan tertutup di Zhongnanhai di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 15 Mei 2026. (Xinhua)

Lainnya

Upaya Xi Jinping Jembatani Hubungan Tiongkok-AS

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:20 WIB


Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan tertutup di Zhongnanhai di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 15 Mei 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Interaksi Xi Jinping-Trump Pandu Hubungan Tiongkok-AS

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:00 WIB