Pendidikan dan Desa Program Unggulan JMSI, Mengawal Astha Cita Menuju Indonesia Emas

Rabu, 18 Desember 2024 | 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMARINDA – Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-3 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur, sejumlah keputusan strategis diambil. Fokus utamanya adalah dua sejumlah program unggulan yang dirancang untuk mendukung visi besar “Astha Cita Presiden Prabowo Subianto Menuju Indonesia Emas” akan diterapkan tahun 2025.

Program unggulan JMSI tersebut berorientasi pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan di setiap sekolah dan pembangunan desa guna memperkuat memperkuat pondasi pembangunan nasional.

Sekretaris Jenderal JMSI Pusat, DR Eko Pamuji, mengungkapkan bahwa seluruh keputusan Rakernas akan menjadi rekomendasi penting yang disampaikan langsung kepada pemerintah, termasuk publikasi desa tentang ketahanan pangan dan penguatan Informasi potensi desa.

“Hasil Rakernas ini kami jadikan rekomendasi untuk mengawal Astha Cita menuju Indonesia emas, sampai benar benar menjadi emas. Kami percaya program ini mampu membawa perubahan signifikan bagi masyarakat,” ujar DR Eko, Selasa (17/12/2024) malam di hotel Aston Samarinda.

Dua dari sejumlah program unggulan JMSI yang akan diterapkan tahun 2025 di setiap Provinsi se-Indonesia, menjadi fokus utama JMSI meliputi:

Baca Juga:  DPR RI Apresiasi Polri Berhasil Tangkap Buron Narkoba Andre 'The Doctor' di Malaysia

1. JMSI untuk Desa Maju, program ini Bertujuan untuk menggali dan mempublikasikan potensi SDA di desa agar menarik investor serta mendorong pembangunan berbasis desa.

2. JMSI Goes to School, Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan publikasi prestasi setiap sekolah dan siswa untuk bagi generasi muda di tingkat sekolah.

Sebagai langkah awal, program JMSI pusat telah diterapkan di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). JMSI Pusat menunjuk Ketua Bidang ICT, Zulpen Zuhri, sebagai Person in Charge (PIC) untuk mendampingi pelaksanaan program percontohan jnsii tersebut.

Bentuk Lembaga Pendukung dan Juknis Untuk mendukung implementasi dua program tersebut, sudah disiapkan petunjuk teknis, kemudian JMSI menginstruksikan pembentukan dua lembaga pendukung di setiap JMSI Provinsi, yaitu, Lembaga Advokasi Pemberitaan (LAP) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Untuk penerapan dua program tersebut di Riau, Zulpen Zuhri PiC telah menyampaikan ke JMSI pusat, bahwa kedua lembaga tersebut sudah dibentuk di Riau, dilengkapi dengan 28 advokat yang siap bekerja mendampingi program di desa dan sekolah.

Baca Juga:  Lima Pejabat di Pemprov Lampung Bergeser Posisi

“Di Riau, kedua lembaga ini sudah aktif. Kami pastikan mereka akan mengawal setiap program JMSI di tingkat desa dan sekolah,” jelas Zulpen.

Zulpen juga menyampaikan bahwa JMSI Pusat akan memberikan petunjuk teknis (Juknis) kepada setiap pengurus JMSI Provinsi untuk melaksanakan dua program tersebut. Jika suatu provinsi belum memiliki LBH atau advokat, maka JMSI Pusat akan menyediakan dukungan melalui LBH yang sudah ada di tingkat pusat.

“Teknisnya nanti kami sampaikan ke JMSI Provinsi. Jika tidak ada LBH di tingkat daerah, mereka bisa menggunakan LBH JMSI Pusat,” jelas Zulpen.

Dengan dua program unggulan JMSI, JMSI optimistis mampu berkontribusi secara nyata dalam mengawal visi besar Astha Cita menuju Indonesia emas. Program ini diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan desa, tetapi juga menciptakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing. **


Penulis : Nara J Atkar


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Samarinda

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Polres Mesuji Ungkap Tindak Pidana Penimbunan BBM Bersubsidi, Sebanyak 4,2 Ton Solar Diamankan
11 Bulan Tak Digaji, Buruh PT San Xiong Steel Akhirnya Dapat Kepastian Usai Bupati Egi Turun Tangan
Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?
JMSI Lampung Tegaskan Arah Transformasi Digital, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas
Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu
62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi
Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Diskominfotik Provinsi Lampung Fokus Perkuat Tata Kelola Statistik Jelang EPSS 2026
Urgensi Restorative Justice dan Rehabilitasi untuk Atasi Overkapasitas Lapas
Rakernas 3 JMSI di Samarinda

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 17:37 WIB

Polres Mesuji Ungkap Tindak Pidana Penimbunan BBM Bersubsidi, Sebanyak 4,2 Ton Solar Diamankan

Sabtu, 11 April 2026 - 14:35 WIB

11 Bulan Tak Digaji, Buruh PT San Xiong Steel Akhirnya Dapat Kepastian Usai Bupati Egi Turun Tangan

Sabtu, 11 April 2026 - 06:18 WIB

Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?

Jumat, 10 April 2026 - 21:18 WIB

JMSI Lampung Tegaskan Arah Transformasi Digital, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas

Jumat, 10 April 2026 - 14:35 WIB

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?

Sabtu, 11 Apr 2026 - 06:18 WIB

#indonesiaswasembada

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:35 WIB