Lestari Moerdijat: Dorong Penguasaan AI untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Era Digital

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya penguasaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai akselerasi pengembangan UMKM lokal dan pemberdayaan penyandang disabilitas di era digital.

Hal itu disampaikan Lestari dalam sambutan secara daring pada pelatihan AI yang digelar Alunjiva bersama Microsoft, di Auditorium Universitas Muria Kudus, di Kudus, Jawa Tengah, Minggu (10/5).

“Kita meyakini bahwa penguasaan AI akan memberikan akselerasi luar biasa bagi pengembangan UMKM lokal dan berbagai kegiatan inklusif yang kita harapkan dapat membawa produk-produk unggulan daerah menuju panggung besar digital yang lebih luas,” ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, dalam sambutannya pada pelatihan yang diikuti sejumlah komunitas pemuda dan penyandang disabilitas di Kudus dan sekitarnya.

Berdasarkan survei pada 2025-2026, ujar Rerie, sebanyak 64,7% responden di Indonesia pernah menggunakan teknologi AI.

Baca Juga:  Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Mayoritas menggunakannya untuk mencari informasi hingga kebutuhan belanja. Indonesia pun menjadi salah satu dari delapan negara besar di dunia yang aktif memanfaatkan AI.

Artificial Intelligence dan Pentingnya Berpikir Kritis

Namun, ia mengingatkan bahwa penguasaan teknis AI saja tidak cukup.

“Kemampuan berpikir kritis adalah kunci utama agar manusia tetap menjadi pengendali teknologi yang mampu membedakan informasi serta memecahkan masalah,” tegas Rerie.

Politisi Partai NasDem yang aktif dalam isu inklusivitas itu juga menyoroti masih rendahnya akses pelatihan teknologi bagi penyandang disabilitas.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) 2020, lebih dari 75% penyandang disabilitas masih bekerja di sektor informal, sementara itu hanya 25% yang terserap di sektor formal.

“Ketimpangan ini berakar dari terbatasnya serta minimnya akses terhadap pelatihan teknologi yang inklusif. Stigma sosial sering kali menjadi tembok penghalang yang lebih tebal daripada keterbatasan fisik,” ujar Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI, itu.

Baca Juga:  BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan

Pelatihan Artificial Intelligence untuk Penyandang Disabilitas

Menurut Rerie, pelatihan yang diselenggarakan hari ini merupakan bukti nyata bahwa kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan dalam mewujudkan martabat kemanusiaan yang setara di era digital.

Ia berharap, pelatihan pemanfaatan AI bagi generasi muda dan penyandang disabilitas dapat membekali keterampilan praktis sebagai afiliator, kreator digital, hingga pelaku usaha berbasis teknologi yang mampu mewujudkan kemandirian secara ekonomi.

Rerie mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum pelatihan sebagai titik balik mengasah ketajaman berpikir dan meraih kemandirian menghadapi masa depan di era digital.*


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : MPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Dewan Pers-Kemendagri Sepakat Atasi Praktik Maladministrasi Media di Daerah
Sekdaprov Marindo Giliran di SE 2026
Perancis Kubur Mimpi Norwegia
Senegal Menang Besar atas Irak
Dede Yusuf Pertanyakan Soal Dana Desa yang Dipotong Habis di RAPBN 2027
Dave Laksono Pantau 4 ABK WNI yang di Sandera di Perairan Somalia
Di Bogor, 33 Perusahaan Gunakan Kawasan Hutan tak Berizin
Presiden RI ke-7 Jokowi Laksanakan Shalat Jumat di Rest Area KM 116 A
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:59 WIB

Dewan Pers-Kemendagri Sepakat Atasi Praktik Maladministrasi Media di Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:36 WIB

Sekdaprov Marindo Giliran di SE 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:30 WIB

Perancis Kubur Mimpi Norwegia

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:20 WIB

Senegal Menang Besar atas Irak

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:44 WIB

Dede Yusuf Pertanyakan Soal Dana Desa yang Dipotong Habis di RAPBN 2027

Berita Terbaru

DEWAN Pers-Kemendagri Bahas Pola Kerjasama Media di Daerah [DP/Ist]

#indonesiaswasembada

Dewan Pers-Kemendagri Sepakat Atasi Praktik Maladministrasi Media di Daerah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 07:59 WIB

GILIRAN Sekdaprov Marindo K yang melakukan SE 2026 [De]

#indonesiaswasembada

Sekdaprov Marindo Giliran di SE 2026

Sabtu, 27 Jun 2026 - 06:36 WIB

PERANCIS hancurkan mimpi Norwegia

#indonesiaswasembada

Perancis Kubur Mimpi Norwegia

Sabtu, 27 Jun 2026 - 06:30 WIB

Iran Mimpi Buruk hadapi Senegal

#indonesiaswasembada

Senegal Menang Besar atas Irak

Sabtu, 27 Jun 2026 - 06:20 WIB

ANGGARAN Desa di RAPBN dipotong habis, beban ditambah, desa megap-megap[Hs]

#indonesiaswasembada

Dede Yusuf Pertanyakan Soal Dana Desa yang Dipotong Habis di RAPBN 2027

Sabtu, 27 Jun 2026 - 01:44 WIB