Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 | 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan Doel Remos

STRATEGI Pembangunan yang diterapkan Mirza-Jihan dalam menakhodai Lampung hingga memasuki tahun kedua masih terbilang baik.

Data BPS Lampung soal kemiskinan dan angka pengangguran yang menurun sangatlah bisa dipercaya. Karena skala prioritas dalam membangum dirasa cukup mumpuni.

Guyuran ratusan miliar tahap pertama perbaikan infrastruktur jalan memberi dampak pada terbukanya lapangangan kerja dan mengurangi epngangguran.

Pasca perbaikan jalan tahap pertama, kemudian Lampung dan Indonesia diuntungkan dengan program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat. Dampak program ini sangat membantu ketahanan ekonomi di masing-masing daerah di Indonesia.

Pada 2026, Lampung melalui dana pinjaman 1 Triliun, kembali di gelontorkan pada perbaikan jalan dan  merata di Provinsi Lampung. Kembali tenaga kerja  terserap pada proyek-proyek dimaksud.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Banten Ajak Wartawan Perkuat Kolaborasi dan Lawan Hoaks

Selain faktor di atas, APBD 2025 meski tak mampu menutupi kebutuhan (karena terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia-efisiensi), dana dimaksud memberi angin segar bagi perputaran uang di akar rumput.

Mudah-mudahan dengan semangat tinggi, Mirza-Jihan mampu menjaga stabilitas ekonomi agar tetap stabil.

Kerja-kerja out of the box harus difikirkan oleh tim ekonomi Mirza-Jihan. Misalnya Memaksimalkan potensi sumber daya alam yang ada diharap sirkulasi uang ditengah masyarakat cukup dinamis.

Baca Juga:  Dosen UIN Raden Intan Lampung Perkuat Publikasi Scopus

Salah satu pola yang harus pula difikirkan adalah dengan memaksimalkan potensi yang ada membuka peluang. Berkolaborasi dengan dapur MBG misalnya menampung hasil tanam ibu-ibu seperti sayur-sayuran, ikan dan buah-buahan.

Disini peran pemerintah harus muncul. Diharap, hasil usaha rumahan dapat terjual dengan harga yang juga baik.

Bantuan modal, bibit, pupuk dan bahkan pembuatan kolam-kolam rakyat untuk dijadikan kolam pengembang biakan/budi daya ikan kenapa tidak harus dilakukan. Dibawah bimbingan para penyuluh pertanian, rasanya potensi keberhasilannya cukup tinggi.[]


Penulis : Doel Remos


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Doel Remos

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Hadiri Pembinaan Kelembagaan PAUD, Bupati Ayu Kukuhkan Bunda PAUD  4 Kecamatan
Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif
Kwarda Pramuka Lampung Pancangkan Niat “Solid Bergerak, Nyata Berdampak”
Lestari Moerdijat: Dorong Penguasaan AI untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Era Digital
Mardani Ali Sera: Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal
Jelang Puncak Haji, Selly Minta Fasilitas Medis Jemaah Diperkuat
DPR Dukung Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional dan Ketahanan Energi di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
DPR Siapkan Pembahasan APBN 2027 Demi Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:50 WIB

Hadiri Pembinaan Kelembagaan PAUD, Bupati Ayu Kukuhkan Bunda PAUD  4 Kecamatan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:20 WIB

Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB

Kwarda Pramuka Lampung Pancangkan Niat “Solid Bergerak, Nyata Berdampak”

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:43 WIB

Lestari Moerdijat: Dorong Penguasaan AI untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Era Digital

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:30 WIB

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:20 WIB

#indonesiaswasembada

Kwarda Pramuka Lampung Pancangkan Niat “Solid Bergerak, Nyata Berdampak”

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB