Jelang Puncak Haji, Selly Minta Fasilitas Medis Jemaah Diperkuat

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina meminta pemerintah memperkuat fasilitas medis, layanan pendampingan, serta pengawasan terhadap jemaah Indonesia menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Hal itu disampaikan menyusul meningkatnya jumlah jemaah haji yang wafat di Tanah Suci serta bertambahnya jemaah yang membutuhkan perawatan intensif.

Selly mengapresiasi pelaksanaan pemberangkatan jemaah haji tahun ini yang dinilainya berjalan cukup baik. Menurutnya, mayoritas jemaah gelombang pertama telah tiba di Madinah, sementara sebagian jemaah lainnya mulai masuk ke Makkah seiring keberangkatan gelombang kedua. Namun demikian, ia menegaskan masih terdapat sejumlah catatan penting yang perlu segera dievaluasi pemerintah.

“Saya pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah yang sudah menyelenggarakan pelaksanaan haji. Tetapi berdasarkan evaluasi kami, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian serius,” ujar Selly sebelum memasuki Rapat Paripurna ke 18, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menekan angka kematian jemaah haji agar tidak meningkat menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Ia mengingatkan bahwa kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi serta tingginya aktivitas fisik jemaah dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit penyerta.

“Yang harus menjadi perhatian kita adalah bagaimana menekan angka kematian agar tidak melonjak pada puncak haji nanti,” tegas legislator Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.Selain aspek kesehatan, Selly juga menyoroti pentingnya kesiapan fasilitas akomodasi dan pelayanan petugas haji di lapangan. Ia menerima informasi masih terdapat sejumlah hotel dengan lokasi cukup jauh dari pusat kegiatan ibadah. Karena itu, ia meminta petugas haji memastikan pelayanan maksimal agar jemaah tetap merasa nyaman meskipun menghadapi keterbatasan jarak tempuh.

Baca Juga:  JMSI Lampung Timur Apresiasi Coffee Morning Pemda, Perkuat Sinergi Publikasi Pembangunan dan HUT ke-27

Ia juga menyinggung layanan konsumsi bagi jemaah yang harus dijaga kualitas dan variasinya. Menurutnya, katering yang disediakan bagi jemaah di Makkah maupun Madinah perlu dikelola dengan baik agar kebutuhan gizi terpenuhi serta tidak menimbulkan kejenuhan selama masa ibadah.Lebih lanjut, Selly meminta pengawasan terhadap Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) diperketat. Ia mengingatkan agar jemaah tidak dipaksakan menjalankan umrah sunnah berulang kali di tengah suhu panas ekstrem dan kondisi fisik yang rentan menurun. Menurutnya, aktivitas tambahan tersebut berpotensi meningkatkan kelelahan dan risiko kesehatan bagi jemaah.“Kami masih mendengar ada jemaah yang diarahkan berkali-kali melakukan umrah sunnah. Padahal cuaca sangat panas dan petugas terbatas. Ini harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Selly menyarankan agar pelaksanaan ibadah sunnah tambahan dilakukan setelah fase puncak haji selesai, sehingga kondisi jemaah lebih stabil dan risiko kesehatan dapat ditekan.Selain itu, ia menyoroti pelayanan rumah sakit dan sistem asuransi kesehatan bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, masih terdapat kendala pembatasan masa tanggungan asuransi sehingga sebagian jemaah yang masih membutuhkan perawatan harus dipindahkan ke rumah sakit lain. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan jemaah karena harus menjalani proses administrasi dan penanganan medis ulang.

Baca Juga:  Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

“Kalau jemaah belum sembuh, harusnya tetap dirawat sampai selesai. Jangan dipindah-pindah hanya karena batas waktu asuransi,” tegasnya.Menurut Selly, kesinambungan layanan kesehatan sangat penting agar jemaah memperoleh rasa aman dan nyaman selama menjalankan ibadah. Ia meminta pemerintah Indonesia berkoordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi agar perlindungan kesehatan bagi jemaah dapat berjalan optimal.Tak hanya itu, Selly juga menyoroti aspek transportasi jemaah, khususnya terkait penggunaan kendaraan di luar layanan resmi. Ia menyinggung insiden kecelakaan yang melibatkan jemaah dan meminta agar seluruh moda transportasi yang digunakan untuk city tour maupun wisata religi berada dalam pengawasan penyelenggara resmi.

“Kedepan harus dievaluasi, setiap transportasi yang dipergunakan jemaah harus dalam kontrol pemerintah agar keselamatan lebih terjamin,” katanya.Selly berharap seluruh catatan tersebut segera ditindaklanjuti pemerintah mengingat puncak pelaksanaan ibadah haji akan segera berlangsung. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya diukur dari kelancaran keberangkatan, tetapi juga dari kualitas perlindungan, keselamatan, dan kenyamanan jemaah Indonesia selama berada di Tanah Suci.


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lestari Moerdijat: Dorong Penguasaan AI untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Era Digital
Mardani Ali Sera: Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal
DPR Dukung Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional dan Ketahanan Energi di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
DPR Siapkan Pembahasan APBN 2027 Demi Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
TP PKK Pusat Apresiasi Program Imunisasi Anak di Lampung
26 Temuan Itjen Kemendagri Terkait Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Lampung
Teguh Santosa: Partisipasi Diperlukan untuk Atasi Stagnasi Ekonomi
Ratusan Petani Plasma Mengeluh, Ngadu ke Presiden soal Kredit Macet di PTPN 1
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:43 WIB

Lestari Moerdijat: Dorong Penguasaan AI untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Era Digital

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:31 WIB

Mardani Ali Sera: Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:28 WIB

Jelang Puncak Haji, Selly Minta Fasilitas Medis Jemaah Diperkuat

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:23 WIB

DPR Dukung Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional dan Ketahanan Energi di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:14 WIB

DPR Siapkan Pembahasan APBN 2027 Demi Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Mardani Ali Sera: Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:31 WIB

#indonesiaswasembada

Jelang Puncak Haji, Selly Minta Fasilitas Medis Jemaah Diperkuat

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:28 WIB

#indonesiaswasembada

DPR Siapkan Pembahasan APBN 2027 Demi Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:14 WIB