Dosen UIN Raden Intan Lampung Perkuat Publikasi Scopus

Rabu, 22 April 2026 | 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG– Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menunjukkan penguatan kinerja akademik di level nasional hingga internasional. Hal ini tercermin dari capaian publikasi ilmiah para dosennya yang terindeks Scopus.

Berdasarkan data dari laman Scopus.com yang diakses pada 21 April 2026, 10 besar dosen dengan kontribusi dokumen terbanyak di lingkungan UIN Raden Intan Lampung yakni pada posisi teratas, Antomi Saregar mencatatkan 76 dokumen, disusul Tulus Suryanto dengan 54 dokumen, dan Suherman sebanyak 46 dokumen. Rahma Diani berada di urutan keempat dengan 37 dokumen, diikuti Yuberti dengan 34 dokumen, serta Irwandani dengan 32 dokumen.

Selanjutnya, Ardian Asyhari, Nanang Supriadi, dan Syafrimen Syafril masing-masing menyumbang 18 dokumen, sementara Bambang Sri Anggoro melengkapi daftar sepuluh besar dengan 17 dokumen.

Kepala Pusat Penelitian LP2M UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. H. Yuberti, M.Pd., mengapresiasi capaian tersebut. Capaian ini menurutnya, menjadi indikator berkembangnya budaya riset, publikasi ilmiah, serta jejaring akademik internasional yang semakin konsisten dan produktif.
“Universitas besar dibangun bukan hanya oleh gedung yang megah, tetapi oleh tradisi riset yang kuat dan karya ilmiah yang berpengaruh. Karena itu, kualitas penelitian harus menjadi prioritas, bukan sekadar kuantitas,” ujarnya.

Baca Juga:  Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar

Ia menegaskan bahwa dosen UIN Raden Intan Lampung tidak hanya menjalankan tridharma perguruan tinggi, tetapi juga mampu membangun ekosistem akademik yang kuat dalam publikasi bereputasi internasional.

Prof. Yuberti menekankan bahwa arah pengembangan riset ke depan harus semakin strategis dan terintegrasi. Tema-tema penelitian, kata dia, perlu selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), Rencana Induk Riset Nasional, Asta Cita Pemerintah, Renstra Kementerian Agama, hingga agenda riset nasional PTKI.

“Riset harus bermakna, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata. Kualitas lebih utama daripada kuantitas. Kita juga harus mampu menjawab tantangan automasi akreditasi melalui luaran riset yang jelas dan berdampak,” tegasnya.
Menurutnya, penelitian tidak cukup berhenti pada publikasi, tetapi harus memberikan kontribusi nyata, baik secara akademik maupun aplikatif bagi masyarakat.

Baca Juga:  Raker UIN RIL 2026, Irjen Kemenag Dorong UIN RIL Bangun Zona Integritas

Ia juga mendorong para peneliti untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin, lintas perguruan tinggi, hingga lintas negara sebagai bagian dari upaya meningkatkan rekognisi internasional.

“Jadikan hasil penelitian sebagai policy brief bagi pengambil kebijakan, model bagi masyarakat, dan publikasi bermutu bagi dunia akademik. Di situlah peran strategis riset kampus,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen institusi, UIN Raden Intan Lampung terus memberikan dukungan terhadap publikasi ilmiah bereputasi, hilirisasi riset, serta penguatan dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.

Capaian publikasi Scopus ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas riset dan memperluas jejaring kolaborasi. Dengan konsistensi tersebut, UIN Raden Intan Lampung dinilai memiliki fondasi kuat dalam mendorong percepatan reputasi akademik menuju pengakuan global.

“Selamat kepada para dosen yang telah berkontribusi, ini adalah teladan bagi penguatan budaya riset unggul di UIN Raden Intan Lampung,” tutup Prof. Yuberti.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gelar Jumat Curhat, Polres Mesuji Serap Aspirasi Masyarakat dan Salurkan Paket Sembako
Kapolda Minta Waspada Curanmor, Janji Tindak Tegas Pelaku
Pelaku Curanmor Penembak Alm Arya Supeno Diringkus Aparat, 1 Tewas
SPPG 02 Balekencono, Limbah Masalah, Menu pun Gak Jelas
SPPG Balekencono Buang Limbah ke Parit, Baunya Cemari Lingkungan
PSHP UBL Soroti Kisruh Kredit Macet Petani PTPN 1
BC Lampung Tidur Siang! Abaikan Perintah Menkeu, Peredaran Rokok Ilegal Marak
Anggaran TA Rp 16,5 M Gimana Ngakalinnya ya?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:11 WIB

Gelar Jumat Curhat, Polres Mesuji Serap Aspirasi Masyarakat dan Salurkan Paket Sembako

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kapolda Minta Waspada Curanmor, Janji Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:18 WIB

Pelaku Curanmor Penembak Alm Arya Supeno Diringkus Aparat, 1 Tewas

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:32 WIB

SPPG 02 Balekencono, Limbah Masalah, Menu pun Gak Jelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:17 WIB

SPPG Balekencono Buang Limbah ke Parit, Baunya Cemari Lingkungan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kapolda Minta Waspada Curanmor, Janji Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:53 WIB

#indonesiaswasembada

Pelaku Curanmor Penembak Alm Arya Supeno Diringkus Aparat, 1 Tewas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:18 WIB

#indonesiaswasembada

SPPG 02 Balekencono, Limbah Masalah, Menu pun Gak Jelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:32 WIB

#indonesiaswasembada

SPPG Balekencono Buang Limbah ke Parit, Baunya Cemari Lingkungan

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:17 WIB