Pemprov Lampung Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi 2025

Senin, 14 Juli 2025 | 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2025 yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir, secara virtual dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (14/7/2025).

Dalam rapat itu, Sekdaprov Marindo didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait pengendalian inflasi.

Dalam paparan yang disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini disebutkan bahwa inflasi nasional per Juni 2025 tercatat sebesar 1,87% (year on year/yoy) dan 0,19% (month to month/mtm). Komoditas penyumbang inflasi nasional meliputi beras, cabai rawit, bawang merah, dan tomat, sedangkan komoditas seperti cabai merah dan bawang putih justru memberikan andil deflasi.

Di Provinsi Lampung, berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) minggu kedua Juli, tercatat kenaikan Indeks Harga Pangan (IHP) sebesar 0,59%. Komoditas penyumbang terbesar yaitu cabai rawit, beras, dan bawang merah. Kabupaten Pesawaran menjadi wilayah dengan kenaikan IHP tertinggi di Lampung, yakni 2,14%, didominasi oleh cabai rawit (1,16%), beras (0,87%), dan cabai merah (0,29%).

Baca Juga:  Sekdaprov Marindo Kurniawan Lantik dan Mengambil Sumpah Jabatan 15 Pejabat Administrator di Lingkungan Pemprov Lampung

Saat ini, Provinsi Lampung menempati peringkat ke-10 inflasi antarprovinsi dengan angka 2,27% yoy, yang masih berada dalam rentang target nasional 2,5%.

Deputi Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono memaparkan hasil pemantauan harga pangan strategis nasional per 11 Juli 2025. Untuk Provinsi Lampung, komoditas seperti beras medium, bawang putih, dan minyak goreng Minyakita dilaporkan dalam kondisi stabil. Terdapat penurunan harga pada komoditas daging ayam ras sebesar -0,80% (week to week/wtw) dan telur ayam ras -0,50% (wtw). Namun demikian, terdapat kenaikan harga pada cabai rawit merah 13,20% (wtw) dan bawang merah 4,10% (wtw).

Rapat juga memaparkan hasil monitoring Inspektorat Jenderal Kemendagri terkait langkah konkret yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian inflasi, yaitu:

Baca Juga:  Wagub Buka Bersama Yatim Piatu di Budi Asih

1. Pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok.

2. Rapat teknis TPID secara berkala.

3. Menjaga kelancaran pasokan bahan pokok.

4. Pencanangan gerakan menanam komoditas pangan.

5. Operasi pasar murah bersama dinas terkait.

6. Sidak ke pasar dan distributor.

7. Koordinasi antar daerah penghasil komoditas.

8. Realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung pengendalian inflasi.

9. Pemberian bantuan transportasi dari APBD.

Melalui rapat ini, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir mengapresiasi pemerintah daerah yang telah aktif melaporkan dan melaksanakan program pengendalian inflasi. Ia juga meminta seluruh pemerintah daerah untuk lebih aktif dan mempercepat implementasi berbagai langkah konkret demi menjaga stabilitas inflasi. (Adpim)


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Pak Kapolda, Pelaku Pemerkosaan Hingga Melahirkan di Merbau Mataram tak Kunjung Ditangkap
MPR Dukung Prabowo soal Ketersediaan Migas Hingga 3 Bulan
Ini Fokus Kerja DPR RI di 2026 Kata Puan Maharani
ABK Fandi Dijatuhi hukuman 5 Tahun, Ini Kata Komisi III DPR RI
PFI Kutuk Penganiayaan Wartawan oleh PT PMM di Bangka
Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Ada Upaya Membungkam Wartawan
MUHASABAH: Musibah Itu Pengingat!
Penundaan Akses Akun Anak, Upaya Menjaga Masa Depan Generasi Bangsa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 00:40 WIB

Pak Kapolda, Pelaku Pemerkosaan Hingga Melahirkan di Merbau Mataram tak Kunjung Ditangkap

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:48 WIB

MPR Dukung Prabowo soal Ketersediaan Migas Hingga 3 Bulan

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:43 WIB

Ini Fokus Kerja DPR RI di 2026 Kata Puan Maharani

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:38 WIB

ABK Fandi Dijatuhi hukuman 5 Tahun, Ini Kata Komisi III DPR RI

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:05 WIB

PFI Kutuk Penganiayaan Wartawan oleh PT PMM di Bangka

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

MPR Dukung Prabowo soal Ketersediaan Migas Hingga 3 Bulan

Minggu, 8 Mar 2026 - 19:48 WIB

#indonesiaswasembada

Ini Fokus Kerja DPR RI di 2026 Kata Puan Maharani

Minggu, 8 Mar 2026 - 19:43 WIB

#indonesiaswasembada

ABK Fandi Dijatuhi hukuman 5 Tahun, Ini Kata Komisi III DPR RI

Minggu, 8 Mar 2026 - 19:38 WIB

#indonesiaswasembada

PFI Kutuk Penganiayaan Wartawan oleh PT PMM di Bangka

Minggu, 8 Mar 2026 - 18:05 WIB