Mundurnya Ketua dan Wakil Ketua Badan Otorita IKN Berpotensi Turunkan Kepercayaan Investor

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama menilai mundurnya Ketua dan Wakil Ketua Badan Otorita IKN akan memperkuat dugaan publik bahwa perencanaan IKN masih menimbulkan persoalan. Menurutnya, kemunduran dua tokoh tersebut akan berpotensi pada menurunnya kepercayaan para investor yang menjadi target dalam pembangunan IKN.

“Saya kira karena ini (IKN) sudah menjadi undang-undang, wajar pemerintah kemudian bagaimana merealisasikan undang-undang dengan menggenjot pembangunan IKN. Tapi problemnya adalah, bagaimana meyakinkan para investor agar uang mereka aman ketika berinvestasi di IKN,” ujar Suryadi dalam video DPR RI , di Jakarta, Jumat (7/6/2024)

Baca Juga:  Dukungan dan Kepercayaan Rakyat Hadirkan Peningkatan Citra Positif DPR RI

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang diterimanya, investasi dari luar negeri sampai saat ini belum ada. Andaikan ada, tambahnya, hal itu baru berupa letter of intense alias hanya surat pernyataan minat tetapi belum ada realisasi. Pun investas itu dari dalam negeri dan masih di bawah target.

“Ada realisasi dari dalam negeri, itu pun masih jauh dari sekitar 30 persen dari target, yang harusnya ditargetkan sampai dengan 100 triliun tapi baru terealisasi sekitar 31 triliun (rupiah) ya untuk pembangunan sekolah, kemudian rumah sakit dan beberapa hotel. Jadi masih jauh dari target,” jelas Politisi Fraksi PKS ini.

Baca Juga:  “Mega Merger In The Pandemic Era”: Sejarah Perbankan Syariah Indonesia

Maka dari itu, menurutnya, pemerintah perlu memperbaiki perencanaan yang bersifat internal, sehingga perencanaan tersebut diharapkan dapat terintegrasi dengan berbagai faktor. “Kemudian yang kedua ada faktor eksternal, bagaimana meyakinkan dunia usaha baik di dalam maupun luar negeri bahwa IKN ini layak tempat berinvestasi. Saya kira ini dua problem yang harus diselesaikan oleh pemerintah,” tutupnya. (*)


Penulis : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Kukuhkan 1037 Warga Baru PSHT Mesuji, Ini Pesan Dewan Pusat PSHT Madiun
Pilkada Serentak 2024 Sulit Dapatkan Pemimpin Berkualitas
Pengabdian Mahasiswa KKN UIN: Dari Pemberdayaan Masyarakat Hingga Ikut Menghalau Gajah
Pj Bupati Levi Lakukan Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kades dan BPD se-Mesuji
Menag Lantik Pimpinan PTKN dan Pejabat Eselon II, Juanda Naim Pulang Kandang
Polres Mesuji Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Siswi SMK Tanjung Raya 
Rakor KPU Lampung Bahas Tahapan Pilkada dan Hal Krusial
Kejadian terhadap Donald Trump Bisa Saja Terjadi di Indonesia, Jika yang Kalah Tidak Terima dan yang Menang Arogan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 18:14 WIB

Kukuhkan 1037 Warga Baru PSHT Mesuji, Ini Pesan Dewan Pusat PSHT Madiun

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:10 WIB

Pilkada Serentak 2024 Sulit Dapatkan Pemimpin Berkualitas

Jumat, 19 Juli 2024 - 09:42 WIB

Pengabdian Mahasiswa KKN UIN: Dari Pemberdayaan Masyarakat Hingga Ikut Menghalau Gajah

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:55 WIB

Pj Bupati Levi Lakukan Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kades dan BPD se-Mesuji

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:53 WIB

Menag Lantik Pimpinan PTKN dan Pejabat Eselon II, Juanda Naim Pulang Kandang

Kamis, 18 Juli 2024 - 11:12 WIB

Rakor KPU Lampung Bahas Tahapan Pilkada dan Hal Krusial

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:34 WIB

Kejadian terhadap Donald Trump Bisa Saja Terjadi di Indonesia, Jika yang Kalah Tidak Terima dan yang Menang Arogan

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:21 WIB

Cagub Jakarta Partai Gerindra Masih Mendalami Keinginan Masyarakat Jakarta

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Pilkada Serentak 2024 Sulit Dapatkan Pemimpin Berkualitas

Jumat, 19 Jul 2024 - 13:10 WIB