Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD Lampung, Dikawal Ketat Bak Iringan Pengantin

Jumat, 23 Agustus 2024 | 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Jalur khusus tanpa hambatan kendaraan lain diberikan kepada massa aksi yang tergabung dalam sejumlah aliansi mahasiswa saat menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Jumat (23/8/2024).

Massa aksi ini sebelumnya berkumpul di sekitar Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Bandar Lampung (UBL), sebelum memulai konvoi menuju lokasi demonstrasi. Mereka melintasi Jalan Ryacudu, wilayah Tengku Umar, Raden Intan, hingga bundaran Gajah.

Aparat kepolisian dari Polrestabes Bandar Lampung, di bawah komando Kasat Lantas Kompol Ridho Rafika, sigap mengawal jalannya konvoi mahasiswa.

Baca Juga:  ATR/BPN-Kemenag Kolaborasi Percepatan Sertipikat Tanah Wakaf

Pengawalan dilakukan agar kendaraan yang digunakan para mahasiswa tetap tertib dan tidak mengganggu lalu lintas umum.

“Kami sangat mengapresiasi sikap tertib para mahasiswa dalam menggunakan jalan raya,” ujar Kompol Ridho Rafika.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat pengguna jalan lainnya yang telah memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk melaksanakan konvoi dengan tertib dan damai.

Baca Juga:  Israel Mengaku Hancurkan Infrastruktur Hizbullah

Konvoi ini dilakukan dengan lancar tanpa adanya hambatan berarti, layaknya iringan pengantin yang melaju di jalur khusus.

Setibanya di depan Gedung DPRD Lampung, massa aksi langsung melanjutkan demonstrasi mereka dengan menyampaikan berbagai tuntutan dan aspirasi kepada wakil rakyat yang ada di dalam gedung tersebut.

Aksi berlangsung dengan tertib di bawah pengawalan ketat aparat keamanan.


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel
Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah
Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus
Lampung Perkuat Pembangunan SDM Berbasis Akhlak
Mirza Buka “Gubernur Lampung Badminton Open 2026”
Asian Games: Angkat Besi Pecahkan Enam Rekor Dunia

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:27 WIB

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 September 2026 - 23:17 WIB

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 September 2026 - 21:22 WIB

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Minggu, 27 September 2026 - 21:21 WIB

Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Minggu, 27 September 2026 - 18:36 WIB

Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini memperlihatkan sebuah tank Ukraina yang hancur akibat serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:27 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:17 WIB


Foto yang diabadikan pada 23 Maret 2026 ini menunjukkan sebuah bangunan yang hancur di daerah permukiman usai serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di Teheran, Iran. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:22 WIB

Iran sangat siap Hadapi Perang, lawan Amerika sekalipun

Berita Utama

Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:21 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

Berita Utama

Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus

Minggu, 27 Sep 2026 - 18:36 WIB