Lampung Berduka, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Wafat di Usia 76 Tahun

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Innalilahi Wa Innailaihi Rojiun. Kabar duka menyelimuti masyarakat Indonesia, khususnya Provinsi Lampung. Salah satu putra terbaik bangsa, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (31/5/2026).

Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB dalam usia 76 tahun setelah menjalani perawatan di RSPAD.

Kepergian Ryamizard menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, mengingat rekam jejak panjang pengabdiannya di dunia militer dan pertahanan negara.

Kabar wafatnya tokoh militer senior tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Rico Ricardo Sirait.

“Benar, kami mendapat informasi berita duka cita bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu,” ujar Rico saat dikonfirmasi, Minggu (31/5/2026).

Usai dinyatakan meninggal dunia, jenazah almarhum langsung menjalani proses pemulasaraan di RSPAD Gatot Soebroto.

Sejumlah keluarga, sahabat, kolega, serta para purnawirawan TNI mulai berdatangan ke rumah sakit untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal tegas, nasionalis, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap negara.

Baca Juga:  PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik

Bagi masyarakat Lampung, Ryamizard bukan sekadar seorang jenderal. Ia adalah simbol pengabdian, kebanggaan daerah, sekaligus figur yang berhasil menorehkan jejak penting dalam sejarah pertahanan nasional.

Sepanjang karier militernya, Ryamizard dikenal sebagai perwira yang lahir dan tumbuh dalam lingkungan militer.

Kariernya menanjak hingga dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Puncak kariernya di militer diraih ketika ia dipercaya menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), salah satu posisi tertinggi di tubuh TNI.

Kepemimpinannya dikenal lugas, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan bangsa.

Karakter tersebut pula yang kemudian mengantarkannya dipercaya Presiden Republik Indonesia untuk menjabat Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019.

Selama memimpin Kementerian Pertahanan, Ryamizard aktif mendorong penguatan sistem pertahanan nasional, pembangunan kesadaran bela negara, serta peningkatan kapasitas pertahanan Indonesia di tengah berbagai tantangan keamanan global yang terus berkembang.

Di luar jabatan dan pangkat yang disandangnya, Ryamizard dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan memiliki kedekatan dengan masyarakat.

Banyak kalangan mengenalnya sebagai tokoh yang konsisten menyuarakan pentingnya persatuan nasional di atas berbagai perbedaan.

Baca Juga:  Komisi VIII DPR RI Dorong Masa Pelunasan Biaya Haji 2027 Diperpanjang

Bagi masyarakat Lampung, nama Ryamizard menjadi salah satu representasi keberhasilan putra daerah yang mampu menembus puncak pengabdian di tingkat nasional.

Kiprah dan dedikasinya selama puluhan tahun menjadikannya salah satu tokoh yang dihormati lintas generasi.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar TNI, tetapi juga bagi masyarakat Lampung dan seluruh rakyat Indonesia yang mengenal jasa-jasanya dalam menjaga kedaulatan negara.

Wafatnya Ryamizard Ryacudu menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang prajurit yang mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk bangsa dan negara.

Namun, nilai-nilai pengabdian, kedisiplinan, keberanian, serta semangat nasionalisme yang ia tinggalkan akan tetap hidup dalam sejarah perjalanan Indonesia.

Hingga Minggu sore, pihak keluarga bersama pemerintah masih mempersiapkan rangkaian prosesi penghormatan terakhir dan pemakaman bagi almarhum.

Sejumlah tokoh nasional, pejabat negara, dan masyarakat terus menyampaikan belasungkawa atas kepergian salah satu tokoh militer paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia modern.

Selamat jalan, Jenderal. Pengabdianmu akan selalu dikenang. Lampung berduka, Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. (*)


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata 2026-2030
Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris
PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik
Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South
IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz
Israel Mengaku Hancurkan Infrastruktur Hizbullah
Gubernur Mirza Dorong FKLPID Jadi Penghubung Tenaga Kerja dan Dunia Industri
GAK Tak Terdeteksi Erupsi, Hujan Turun, Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:17 WIB

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata 2026-2030

Sabtu, 12 September 2026 - 04:19 WIB

Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris

Jumat, 11 September 2026 - 19:18 WIB

PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik

Jumat, 11 September 2026 - 18:54 WIB

Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:18 WIB

Xi Jinping

#indonesiaswasembada

Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:54 WIB

Orang-orang menghadiri upacara pemakaman seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC), yang tewas akibat serangan AS-Israel, di Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:43 WIB