Laka Kapal Terus Berulang, Waka Komisi V DPR: Indikator Rapuhnya Keselamatan Pelayaran Nasional

Selasa, 4 Agustus 2026 | 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Deretan musibah kecelakaan kapal penumpang yang melanda perairan Indonesia dalam beberapa waktu terakhir memicu keprihatinan mendalam dari parlemen. Berulangnya insiden tragis yang merenggut banyak korban jiwa dan korban hilang dinilai menjadi sinyal kuat masih lemahnya tata kelola dan sistem keselamatan pelayaran nasional.

“Kami menilai terus berulangnya kecelakaan kapal penumpang dalam beberapa waktu terakhir sebagai indikator rapuhnya manajamen keselamatan pelayaran di Indonesia. Situasi ini tentu sangat memprihatinkan mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan dengan tingkat pelayaran tinggi,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda, Selasa (8/8/2026).

Untuk diketahui KMP Mutiara Sentosa II baru saja terbakar di perairan utara Sumenep. Upaya evakuasi besasr-besaran dilakukan Kapal yang mengangkut 271 orang tersebut. Sejauh ini diketahui 5 orang meninggal serta 41 orang masih dalam pencarian. Sebelumnya KLM Nurul Salsa tenggelam di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada 26 Juli 2026. Akibatnya 4 orang meninggal dunia dan 14 orang hilang

Baca Juga:  Misbakhun Ajak Kader Golkar Sukseskan Program Prabowo

Huda mengatakan tingginya korban tewas dan hilang merupakan hal yang tidak bisa ditoleransi. Menurutnya negara harus menjamin keselamatan nyawa warga yang menggunakan moda transportasi laut. “Banyaknya korban yang tewas dan hilang dalam waktu berdekatan ini menunjukkan ada masalah fundamental dalam manajemen keselamatan pelayaran kita,” tegasnya.

Dia mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk segera melakukan audit keselamatan secara menyeluruh dan independen terhadap seluruh armada kapal penumpang serta operator pelayaran yang beroperasi di Indonesia. Audit tersebut mencakup kelaikan kapal, kesiapan alat pemadam kebakaran, kepatuhan prosedur evakuasi, hingga verifikasi validitas manifest penumpang. “Kasus KLM Nurul Salsa misalnya ada ketidaksesuaian jumlah penumpang di manifest yang hanya 45 orang sedangkan fakta lapangan lebih dari 70 orang. Kami meyakini modus seperti ini banyak terjadi dan sangat berbahaya,” katanya.

Ketua DPP PKB ini mendorong Pemerintah Indonesia untuk mencontoh praktik manajemen keselamatan pelayaran dari negara-negara maju berbasis kepulauan, seperti Jepang (Japan Coast Guard) dan Selandia Baru (Maritime New Zealand). Menurutnya di negara-negara berbasis kepulauan tersebut menerapkan tiga pilar utama untuk menekan kecelakaan laut.

Baca Juga:  Wakapolres Mesuji  Jumling di Masjid Nurul Hidayah 

“Pertama tidak ada kapal yang diizinkan berlayar tanpa sistem e-ticketing terintegrasi data kependudukan. Kedua audit kelaikan pelayaran dilakukan tanpa toleransi, dan peta risiko pelayaran berbasis cuaca dan navigasi digital yang terintegrasi antar instansi,” ujarnya.

Huda mengatakan Komisi V berencana memanggil Kementerian Perhubungan dan pihak terkait guna meminta evaluasi total atas rentetan musibah pelayaran ini. Menurutnya perlu ada kepastian jaminan perlindungan keselamatan masyarakat dalam sistem pelayaran nasional. “Langkah ini juga menjadi upaya mengembalikan kepercayaan publik terhadap moda transportasi laut nasional,” pungkasnya. (*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty Efriyani


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk
Panda Eratkan Hubungan Tiongkok-Indonesia
Delegasi Pemuda Indonesia Rasakan Warisan Takbenda di Shanxi
Kukuhkan 3 Pengurus Korpri Daerah, Sekdaprov Marindo Tegaskan Kesiapan Lampung Jadi Tuan Rumah Pornas 2027
Pemimpin Demokrat di Senat AS akan Akhiri Perang dengan Iran
UU SDI Harus Hentikan Tumpang Tindih Data
Sungai Berbusa dan Bau, Warga Bernung Keluhkan Limbah Ayam
Pasar Digital Indonesia Paling Aktif
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk

Kamis, 5 November 2026 - 22:01 WIB

Panda Eratkan Hubungan Tiongkok-Indonesia

Kamis, 5 November 2026 - 20:50 WIB

Delegasi Pemuda Indonesia Rasakan Warisan Takbenda di Shanxi

Kamis, 5 November 2026 - 19:20 WIB

Kukuhkan 3 Pengurus Korpri Daerah, Sekdaprov Marindo Tegaskan Kesiapan Lampung Jadi Tuan Rumah Pornas 2027

Kamis, 5 November 2026 - 18:46 WIB

Pemimpin Demokrat di Senat AS akan Akhiri Perang dengan Iran

Berita Terbaru

Managing Partner International Business RSM China (kiri) dan Chief Strategy Officer sekaligus Senior Partner RSM Indonesia Angela Indirawati Simatupang (kanan) menandatangani nota kesepahaman pembentukan China Desk di RSM Indonesia di Xi'an, Tiongkok, pada 3 November 2026. (RSM Indonesia/Xinhua)

Berita Utama

RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:05 WIB

Jansen Manansang (ketiga dari kiri), pendiri Taman Safari Indonesia Group, menjadi pembicara dalam subforum Konferensi Mitra Panda Global (Global Panda Partners Conference) pada 3 November 2026.

Berita Utama

Panda Eratkan Hubungan Tiongkok-Indonesia

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:01 WIB

Delegasi pemuda Indonesia menjajal pembuatan tembikar di Desa Liujiaobao, Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, pada 29 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Delegasi Pemuda Indonesia Rasakan Warisan Takbenda di Shanxi

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:50 WIB

Sejumlah pemilih bersiap memberikan suara dalam Hari Pemilihan Umum (Pemilu) untuk pemilu sela di sebuah tempat pemungutan suara di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 3 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemimpin Demokrat di Senat AS akan Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 5 Nov 2026 - 18:46 WIB