Kreatif, Mahasiswa KKN UIN RIL Kelompok 5 Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

Selasa, 12 Agustus 2025 | 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Raden Intan Lampung Kelompok 5 yang ditempatkan di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, melaksanakan program kerja kreatif dengan memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi.
Program ini tidak hanya bertujuan mengasah kreativitas, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat setempat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Sukaraja, Ibu Ati, menyambut positif kegiatan ini.
“Program ini sangat bagus sekali, terutama untuk memberikan informasi kepada ibu-ibu Sukaraja. Selama ini minyak bekas masak biasanya dibuang, padahal bisa dimanfaatkan menjadi lilin aromaterapi. Saya berterima kasih atas edukasi yang diberikan kepada masyarakat agar ibu-ibu bisa memanfaatkan minyak jelantah di rumah,”ujarnya.
Ibu Ati mengaku, sebelum kegiatan ini, dirinya dan warga belum pernah mendapat informasi tentang cara membuat lilin aromaterapi. “Kebanyakan di sini belum pernah tahu, jadi ini sangat bermanfaat,”tambahnya.

Baca Juga:  AKBP Muhammad Firdaus Pimpin Langsung Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Mesuji

Wakil Ketua Kelompok 5, Ani Fatimah, menjelaskan alasan memilih pembuatan lilin aromaterapi sebagai program kerja.
“Kami ingin memanfaatkan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Pertama, untuk mengatasi masalah lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah sembarangan, apalagi ke selokan yang dapat merusak ekosistem dan memicu banjir,”ungkapnya.

Ani memaparkan, program ini melalui beberapa tahap, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.
“Tahap pertama adalah mengidentifikasi masalah dan kebutuhan masyarakat. Lalu kami menentukan tujuan, yaitu mengurangi pencemaran lingkungan dan limbah minyak jelantah. Setelah itu, kami menyusun rencana kerja, memilih waktu dan tempat yang tepat, serta menyiapkan bahan dan alat untuk praktik,”jelasnya.

Bahan-bahan yang digunakan meliputi minyak jelantah, stearic acid (bahan kimia untuk membekukan lilin), pewarna seperti mica powder atau krayon yang dihancurkan, minyak esensial (pewangi pakaian atau minyak kayu putih), arang untuk menjernihkan minyak dan menghilangkan bau, serta sumbu lilin.
Alat yang digunakan antara lain panci untuk memanaskan, kain saring untuk membersihkan minyak, stik kayu untuk menopang sumbu, dan wadah bekas seperti botol kaca sebagai tempat lilin.

Baca Juga:  Ratusan Petani Plasma Mengeluh, Ngadu ke Presiden soal Kredit Macet di PTPN 1

Ani menambahkan, program ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat tentang cara memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat.
“Semoga setelah kegiatan ini, ibu-ibu di Sukaraja bisa mempraktikkan pembuatan lilin aromaterapi sendiri di rumah, sehingga limbah minyak jelantah tidak lagi terbuang sia-sia,”tutupnya.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Operator BTB Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Lampung Tengah
Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional
Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo
Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI
Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mesuji Hadirkan Kesehatan, Kesejahteraan dan Kebersamaan Bagi Rakyat  
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN
Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung, Buka Peluang Kerja dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
GREAT Institute: “State-Driven Economy” untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 06:53 WIB

Operator BTB Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Lampung Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:16 WIB

Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:11 WIB

Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:03 WIB

Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:49 WIB

Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mesuji Hadirkan Kesehatan, Kesejahteraan dan Kebersamaan Bagi Rakyat  

Berita Terbaru

Andreas Hugo Pareira

#indonesiaswasembada

Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:16 WIB

R Abdul Halim

#indonesiaswasembada

Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:11 WIB

Diah Pitaloka

#indonesiaswasembada

Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:03 WIB