Khitanan untuk Negeri 2025, Marindo: Menyiapkan Generasi Sehat dan Kuat

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi pelaksanaan Program Khitanan Untuk Negeri Tahun 2025 yang digelar Bakrie Amanah sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang sehat dan kuat.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dalam acara Khitanan Untuk Negeri Tahun 2025 bertema “Sehatkan Anak Negeri, Kuatkan Generasi” yang diselenggarakan oleh Bakrie Amanah di Masjid Al-Bakrie, Bandar Lampung, Selasa (30/12/2025).

Sekdaprov Marindo menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi bagian dari upaya menyiapkan generasi Lampung yang sehat, kuat, dan berkarakter sejak dini.

“Khitan adalah bagian dari ajaran agama, tetapi di balik itu ada banyak kebaikan. Anak-anak belajar menjaga kebersihan yang penting dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari, serta memiliki manfaat kesehatan yang jelas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi yang paling utama adalah kualitas manusianya.

Menurutnya, Lampung akan maju jika anak-anak tumbuh sehat, keluarga peduli, dan masyarakat saling menjaga.

Baca Juga:  DPD Apresiasi Kemensos Libatkan Masyarakat Dalam Pemuktahiran Data

“Semua itu dimulai dari hal-hal kecil seperti yang kita lakukan hari ini,” tambahnya.

Marindo juga menyoroti tantangan ke depan yang semakin kompleks akibat perubahan zaman dan derasnya pengaruh eksternal.

Karena itu, nilai-nilai kejujuran, kepedulian, dan tanggung jawab perlu ditanamkan sejak usia dini melalui kegiatan-kegiatan sosial yang melibatkan banyak pihak.

“Ini merupakan contoh kepedulian yang tidak berhenti pada rencana, tetapi diwujudkan dalam aksi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada tenaga medis, relawan, dan panitia yang terlibat, seraya menyebut bahwa dedikasi dan kesabaran mereka menjadi kunci kelancaran kegiatan, terutama dalam melayani anak-anak.

Marindo berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari gerakan bersama dalam memperkuat kualitas generasi muda sebagai pondasi pembangunan daerah dan bangsa.

Sementara itu, Kepala Divisi Penghimpunan dan Program Bakrie Amanah, Yuli Wulansari menjelaskan bahwa Program Khitanan Untuk Negeri 2025 merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat dan bermartabat.

Baca Juga:  Kekuatan Lintas Sektor Percepat Perhutanan Sosial

“Tahun ini Bakrie Amanah memfasilitasi 2.000 anak untuk mendapatkan layanan khitan di 25 titik yang tersebar di 18 kabupaten/kota pada tujuh provinsi, dari Sumatera hingga Sulawesi,” jelasnya.

Untuk Provinsi Lampung sendiri, Bakrie Amanah telah menyiapkan kuota sebesar 300 anak untuk mendapatkan khitan gratis.

Yuli menegaskan bahwa bagi Bakrie Amanah, angka bukanlah hal utama, melainkan senyum anak-anak dan doa tulus dari keluarga yang merasakan langsung manfaat program tersebut.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung, tenaga medis, relawan, para donatur, serta seluruh mitra yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Setiap dukungan yang diberikan hari ini bukan hanya membantu satu anak, tetapi sedang menyiapkan generasi yang lebih sehat, lebih percaya diri, dan lebih kuat di masa depan,” ungkapnya.[]


Penulis : Desty


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Adpim

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

ATR/BPN-Kemenag Kolaborasi Percepatan Sertipikat Tanah Wakaf
Mirza Minta Kampus Ikut Percepat Hilirisasi
Sekjen PBB Serukan Deeskalasi di Timur Tengah dan Ukraina
Tiongkok-Indonesia Bahas Teknologi Pelestarian Alam
Veri Fardinalsyah Resmi Pimpin PBVSI  Mesuji
Benchmarking Kemendes PDT di Yunnan 2026 Rampung
Lampung Apresiasi Bantuan Menteri PKP pada Program RTLH
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak KM Arupadhatu 1 Dihentikan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:59 WIB

ATR/BPN-Kemenag Kolaborasi Percepatan Sertipikat Tanah Wakaf

Kamis, 17 September 2026 - 23:56 WIB

Mirza Minta Kampus Ikut Percepat Hilirisasi

Kamis, 17 September 2026 - 23:02 WIB

Sekjen PBB Serukan Deeskalasi di Timur Tengah dan Ukraina

Kamis, 17 September 2026 - 22:59 WIB

Tiongkok-Indonesia Bahas Teknologi Pelestarian Alam

Kamis, 17 September 2026 - 22:12 WIB

Veri Fardinalsyah Resmi Pimpin PBVSI  Mesuji

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

ATR/BPN-Kemenag Kolaborasi Percepatan Sertipikat Tanah Wakaf

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:59 WIB

GUBERNUR Lampung saat berada di tengah mahasiswa Universitas Indonesia Mandiri Lampung Selatan [Ist]

#indonesiaswasembada

Mirza Minta Kampus Ikut Percepat Hilirisasi

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:56 WIB


SEKRETARIS Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres berbicara kepada awak media menjelang pekan tingkat tinggi Majelis Umum PBB tahun ini di markas besar PBB di New York pada 16 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Sekjen PBB Serukan Deeskalasi di Timur Tengah dan Ukraina

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:02 WIB


Foto yang diabadikan pada 15 September 2026 ini menunjukkan Bennasita Dyah Ramya, analis kebijakan dari Kementerian Pariwisata Indonesia, menyampaikan pidato dalam acara Seminar tentang Perlindungan dan Pengelolaan Situs Warisan Alam untuk Negara-Negara Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI), yang digelar di Huangshan, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Bahas Teknologi Pelestarian Alam

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:59 WIB

#indonesiaswasembada

Veri Fardinalsyah Resmi Pimpin PBVSI  Mesuji

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:12 WIB