Mirza Minta Kampus Ikut Percepat Hilirisasi

Kamis, 17 September 2026 | 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUBERNUR Lampung saat berada di tengah mahasiswa Universitas Indonesia Mandiri Lampung Selatan [Ist]

GUBERNUR Lampung saat berada di tengah mahasiswa Universitas Indonesia Mandiri Lampung Selatan [Ist]

LAMPUNG SELATAN-Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk mempercepat hilirisasi komoditas unggulan daerah serta mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing dan inovatif.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat memberikan materi dalam Kuliah Umum Kegiatan Harmoni Akademik Nagamandala untuk Anak Tunggal Negeri (HANUANG) 2026 bertema “Pembekalan Wawasan Kebangsaan” di Universitas Indonesia Mandiri, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (17/9/2026).

Dalam pemaparannya, Gubernur menyoroti belum optimalnya pemanfaatan turunan empat komoditas utama pertanian Lampung, yakni padi, jagung, singkong, dan gaplek. Sebagian besar komoditas tersebut dinilai masih dijual dalam bentuk bahan mentah atau olahan primer akibat minimnya tenaga ahli di bidang industri pengolahan hilir.

Baca Juga:  Sinergi TP PKK dan BAZNAS, Tali Asih Apresiasi Dedikasi Petugas Kebersihan Pemprov Lampung

“Padi hari ini belum ada turunannya, baru sebatas beras. Padahal padi bisa diolah menjadi tepung beras, rice bran oil, hingga beragam produk olahan pangan. Begitu juga jagung dan singkong yang potensi turunannya sangat luas, mulai dari bioetanol, biodiesel, hingga industri farmasi. Kunci utamanya ada pada ketersediaan SDM ahli,” ujar Gubernur.

Gubernur menekankan bahwa percepatan hilirisasi komoditas pertanian merupakan langkah krusial untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, perguruan tinggi diharapkan mampu mengambil peran sentral dalam mencetak tenaga ahli serta melahirkan penelitian yang aplikatif bagi industri daerah.

“Pemda memegang fungsi kebijakan, sementara perguruan tinggi menyalakan mesin inovasi melalui penelitian. Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi agar tujuan utama kita tercapai, yaitu masyarakat Lampung yang sejahtera,” tegasnya.

Baca Juga:  Kekuatan Lintas Sektor Percepat Perhutanan Sosial

Selain mendorong penguatan riset dan inovasi daerah, Gubernur juga memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada para mahasiswa. Gubernur berpesan agar generasi muda memegang teguh tiga prinsip utama: memandang keberagaman sebagai kekayaan bangsa, menjaga persatuan, serta mengabdikan ilmu pengetahuan demi kemajuan daerah dan negara.

“Jadikan masa kuliah sebagai masa yang berdampak. Lampung membutuhkan generasi yang berilmu, berkarakter, serta berani hadir menyelesaikan masalah-masalah di daerah,” kata Gubernur.[]


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ketegangan dengan Arab, Houthi Bantah Targetkan Makkah
Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif
Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi
Hadiri Siger Fest 2026, Mirza: 15 Tahun Pertumbuhan Ekonomi Dibawah Rata-rata Nasional
Indonesia-Malaysia Teken Kerja Sama Pembangunan Pedesaan
503 Mahasiswa Baru Dibekali Wawasan Kebangsaan, Teknologi, Literasi Keuangan dan Daya Saing Global
Pemprov-KPPU Komit Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif
Hilangnya 5 Jurnalis, Komunitas Pers Senayan Optimis Selamat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:35 WIB

Ketegangan dengan Arab, Houthi Bantah Targetkan Makkah

Jumat, 18 September 2026 - 22:47 WIB

Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif

Jumat, 18 September 2026 - 22:44 WIB

Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi

Jumat, 18 September 2026 - 22:41 WIB

Hadiri Siger Fest 2026, Mirza: 15 Tahun Pertumbuhan Ekonomi Dibawah Rata-rata Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:28 WIB

Indonesia-Malaysia Teken Kerja Sama Pembangunan Pedesaan

Berita Terbaru

Peperangan di Yaman dan Houthi Yaman

#indonesiaswasembada

Ketegangan dengan Arab, Houthi Bantah Targetkan Makkah

Jumat, 18 Sep 2026 - 23:35 WIB

#indonesiaswasembada

Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif

Jumat, 18 Sep 2026 - 22:47 WIB

Deputi Gubernur BI

#indonesiaswasembada

Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 22:44 WIB

#indonesiaswasembada

Indonesia-Malaysia Teken Kerja Sama Pembangunan Pedesaan

Jumat, 18 Sep 2026 - 22:28 WIB