Kepala SMAN 1 Abung Selatan Akui Kelalaian Pengelolaan Dana BOS, Guru Rangkap Jabatan Jadi Sorotan

Rabu, 4 Maret 2026 | 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Kepala SMAN 1 Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Hairani, memberikan klarifikasi terkait sorotan publik terhadap tata kelola penyerapan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2025.

Dalam klarifikasi yang berlangsung di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2026), Hairani meminta awak media untuk tidak lagi membahas persoalan dana BOS. Ia secara terbuka mengakui adanya kelalaian dalam memperhatikan kondisi fisik bangunan sekolah yang dinilai memprihatinkan.

Meski demikian, Hairani tetap menyebut sekolah yang dipimpinnya mengusung slogan BRI (Bersih, Rapi, Indah), sembari menunjukkan kondisi halaman sekolah yang masih dipenuhi rerumputan dan sampah yang tercecer.

Terkait pemeliharaan rutin melalui anggaran BOS, ia menyebut perbaikan telah mulai dilakukan sejak awal pekan.

“Sebenarnya dari hari Senin itu sudah dikerjakan perbaikannya. Sudah lah jangan dibahas lagi. Sekolah saya ini BRI, Bersih, Rapi, dan Indah,” ujar Hairani.

Baca Juga:  Diduga Monopoli Pembuatan Dokumen Desa, Oknum Pendamping di Lampura Disorot

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kondisi kabel listrik yang dikeluhkan.

“Kalau soal kabel-kabel listrik itu, saya minta maaf. Itu murni kesalahan kami,” tambahnya.

*Siswa Keluhkan Guru Jarang Masuk Kelas*

Di sisi lain, sejumlah siswa mengaku kecewa karena beberapa guru mata pelajaran dinilai jarang masuk kelas. Mereka menyebut pembelajaran kerap digantikan dengan pemberian tugas tanpa penjelasan langsung dari guru.

“Kami cuma dikasih tugas, gurunya jarang masuk. Apalagi guru Matematika, Pak Alex,” ungkap sejumlah siswa.

*Guru Akui Rangkap Jabatan dan Terima Honor BOS*

Guru Matematika, Alex Chandra, yang didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Widodo, secara terbuka mengakui dirinya kerap tidak masuk kelas. Ia menyebut memiliki dua peran sekaligus di sekolah, yakni sebagai guru Matematika dan operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Baca Juga:  APDESI Blambangan Pagar Apresiasi Kinerja PDTI

Menurut Alex, penugasan sebagai operator Dapodik diberikan oleh kepala sekolah sejak tahun 2022. Atas tugas tambahan tersebut, ia mengaku menerima honorarium yang bersumber dari dana BOS selama hampir empat tahun terakhir.

“Saya akui memang saya sering tidak masuk kelas, tapi saya punya alasan. Saya ini tidak hanya mengajar Matematika, saya juga menjadi operator Dapodik sekolah sejak 2022,” ujarnya di hadapan Kepala Cabang Dinas Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Mirwan, saat melakukan peninjauan ke sekolah menyusul pemberitaan di sejumlah media siber.

“Iya, saya menerima honornya hampir empat tahun dari 2022 sebagai operator Dapodik,” tambahnya, yang turut diamini oleh Kepala Sekolah Hairani.


Penulis : Rudi alfian


Editor : Desty


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka
Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia
Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya
Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas
Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo
Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi
Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK  
Indonesia Tampil di Pameran Industri Energi Internasional

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 September 2026 - 23:12 WIB

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 September 2026 - 21:27 WIB

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Berita Terbaru


Seorang pria terlihat di dekat reruntuhan pascaserangan Israel di Tyre, Lebanon, pada 23 Maret 2025. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 Sep 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah orang berpartisipasi dalam lomba perahu Regata Storica di Venesia, Italia, pada 6 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 Sep 2026 - 23:12 WIB

Citra sebaran abu viulkanis dari Himawari-9 tanggal 6 September 2026 Pukul 01:00 UTC (sumber: BMKG).

#indonesiaswasembada

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 Sep 2026 - 22:48 WIB


Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 Sep 2026 - 22:03 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Senin, 7 Sep 2026 - 21:27 WIB