Keluhan Jemaah Haji Indonesia di Armuzna: Pemerintah Dinilai Abaikan Rekomendasi DPR

Minggu, 16 Juni 2024 | 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Endang Maria Astuti, menyampaikan sejumlah keluhan terkait pelayanan jemaah haji Indonesia di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Berdasarkan laporan, foto, dan pesan WhatsApp yang diterima, Endang menilai bahwa pemerintah belum menindaklanjuti rekomendasi Komisi VIII DPR RI dari evaluasi tahun lalu.

“Kami menerima banyak keluhan dan laporan, bahkan sampai foto-foto dari jemaah yang sudah kami teruskan kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU). Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak menindaklanjuti rekomendasi Komisi 8 DPR pada evaluasi yang lalu,” ujar Endang di Mekkah, Arab Saudi, Minggu (16/6/2024).

Endang juga menekankan bahwa masalah tenda di Arafah yang sering terjadi setiap tahun masih belum ada perbaikan. “Saya sendiri tahun lalu memotret banyak jemaah haji kita yang tidak mendapat tenda. Bahkan, banyak yang terpaksa berada di luar tenda hingga terkena air dari kamar mandi. Ini sudah kami wanti-wanti, tetapi ternyata tidak berubah,” tambahnya.

Baca Juga:  Prabowo Aktif di BRICS, Teguh : Berakar dari KTT Bandung 1955

Lebih lanjut, Endang menyebutkan bahwa kondisi kasur untuk jemaah juga masih sama seperti tahun sebelumnya. “Kasurnya pun ternyata masih sama seperti tahun lalu. Yang lebih parah, satu space kasur tipis yang mestinya untuk satu orang, ada yang berdua, ada yang bertiga. Artinya mereka tidak tidur tetapi hanya sekadar duduk saja,” jelasnya.

Selain itu, Endang juga menyoroti masalah keterlambatan makanan bagi jemaah. “Belum lagi makanannya juga terlambat. Kita berharap ini tidak terjadi kembali. Kenapa dari tahun ke tahun persoalan ini tidak berubah? Kita selalu teriak untuk tidak lagi terjadi, tetapi fakta dan realitanya setiap tahun seperti itu. Ini miris, kita kasihan kepada jemaah-jemaah haji ketika mereka tidak mendapatkan pelayanan yang terbaik,” tutup Endang dengan nada prihatin.

Baca Juga:  Komisi XI DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp 49.8 Triliiun Tahun 2027

Evaluasi terhadap penyelenggaraan haji ini menjadi perhatian serius dari Timwas Haji DPR RI. Mereka berharap agar pemerintah dapat segera melakukan perbaikan demi kenyamanan dan keselamatan para jemaah haji Indonesia. (*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

SEGEL KARHUTLA, UJIAN KETEGASAN NEGARA
Pemprov Lampung Dukung Pameran Kayu Ara, Rawat Pengetahuan dan Warisan Budaya untuk Generasi Mendatang
Perankan Tokoh Agama Katolik di Film Ageman, Romo Roy: Kita Bersaudara, Kasihi Tanpa Batas Geografis Suku dan Agama
Menjelajahi Indonesia melalui Bahasa Mandarin
Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman
Infografis Musibah KM Virgo Transport 8
Vietnam Raup 6 Miliar Dolar AS dari Kopi
Houthi: Lalu Lintas Bab al-Mandab Aman, Kecuali Kapal Arab Saudi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:37 WIB

SEGEL KARHUTLA, UJIAN KETEGASAN NEGARA

Senin, 14 September 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Dukung Pameran Kayu Ara, Rawat Pengetahuan dan Warisan Budaya untuk Generasi Mendatang

Senin, 14 September 2026 - 09:32 WIB

Perankan Tokoh Agama Katolik di Film Ageman, Romo Roy: Kita Bersaudara, Kasihi Tanpa Batas Geografis Suku dan Agama

Minggu, 13 September 2026 - 22:54 WIB

Menjelajahi Indonesia melalui Bahasa Mandarin

Minggu, 13 September 2026 - 22:26 WIB

Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

SEGEL KARHUTLA, UJIAN KETEGASAN NEGARA

Senin, 14 Sep 2026 - 09:37 WIB

Lomba Bahasa Mandarin di Surabaya [Xinhua]

#indonesiaswasembada

Menjelajahi Indonesia melalui Bahasa Mandarin

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:54 WIB

Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:26 WIB