JMSI Ingin UIN Tak Jadi Menara Gading

Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak hanya media, masyarakat, dan stakeholder lainnya membutuhkan pendapat keilmuan dari para akademisi tentang banyak hal sosial kemasyarakatan. Perdebatan yang kerap muncul menjadi polemik berkepanjang membutuhkan pula pandangan akademisi, katanya.

Oleh karena itu, dia berharap para akademisi UIN Raden Intan membuka diri, tak diam nyaman berada di “Menara Gading”, tapi bisa pula ikut urun rembuk permasalahan di luar kampus. “Kami membutuhkan pandangan-pandangan akademisi,” kata Dewan Pakar JMSI Lampung yang juga salah satu deklarator JMSI.

Baca Juga:  Peringati Hari Anak Nasional, UIN RIL Gaungkan Gerakan BERLIAN

Wan Jamaluddin yang didampingi humasnya, Anis, merasa senang bisa silaturahmi sekaligus saling berbagi antara dunia kampus dengan dunia media. Dia menyadari perlunya kerja sama kedua pihak dalam membangun bangsa dan negara ini.

Soal akademisi UIN Raden Intan yang diharapkan muncul mencari narasumber keilmuan, disadarinya memang masih kurang. Wan Jamaludin menyadari perlu lebih digalakkan lagi agar akademisi juga turut menyumbangkan pikiran dan keilmuan di luar kampus.

Kedua pihak rencana akan menindaklajuti pertemuan awal ini dengan langkah-langkah bersama untuk bangkit pasca-Covid-19. Dikatakannya juga, akibat pandemi itu, mahasiswa UIN Raden Intan “kehilangan” 1000 lebih mahasiswa.

Baca Juga:  Hadiri HUT Ke-64 PWRI, Wagub Jihan Ajak Purna Tugas Terus Berkontribusi untuk Lampung

“Mereka tidak daftar ulang dan tidak diketahui lagi kelanjutan pendidikannya,” katanya pas terdengar azan panggilan Salat Lohor.

Selain Poskota Lampung (Herman Batin Mangku), Lintas Lampung (Ahmad Novriwan), Bongkar Pos (Jauhari), hadir pula dalam silaturahmi itu DivaTv.new (Barusmam), Sinar Lampung (Juniardi), Mediafaktanews (Junaidi Ismail), Begawinews.com (Gandhi).##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Peduli Gempa Flores, PMI DKI Jakarta Ajak Masyarakat Jakarta Untuk Bantu Sesama
WALHI Nilai Pembangunan Pagar TNWK; Pemborosan di Tengah Efisiensi Anggaran
Hingga Juli 2026, Mobil China Terjual 100.000 Unit di Indonesia
Korban Meningggal Gempa Kolombia 304 Orang, Hilang 426
Pemprov Lampung Buka Kolaborasi Pengelolaan Sampah Pasar Untuk Hasilkan Pupuk Organik
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
Menlu Wang Yi Sampaikan Duka atas Gempa NTT
Polri Beri Bantuan Sumur Bor Atasi Kekurangan Air Bersih 

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Peduli Gempa Flores, PMI DKI Jakarta Ajak Masyarakat Jakarta Untuk Bantu Sesama

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:37 WIB

WALHI Nilai Pembangunan Pagar TNWK; Pemborosan di Tengah Efisiensi Anggaran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Hingga Juli 2026, Mobil China Terjual 100.000 Unit di Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Korban Meningggal Gempa Kolombia 304 Orang, Hilang 426

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Pemprov Lampung Buka Kolaborasi Pengelolaan Sampah Pasar Untuk Hasilkan Pupuk Organik

Berita Terbaru

PEMAGARAN yang mubazir, kalau manusia perusak TNWK gak dibenahi [Na]

#indonesiaswasembada

WALHI Nilai Pembangunan Pagar TNWK; Pemborosan di Tengah Efisiensi Anggaran

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:37 WIB


PENGUNJUNG mendatangi stan merek otomotif China Leapmotor dalam press day GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition di Tangerang, Provinsi Banten, pada 29 Juli 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Hingga Juli 2026, Mobil China Terjual 100.000 Unit di Indonesia

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:24 WIB


SEORANG pria memeriksa kerusakan sebuah bangunan pascagempa bumi di Pereira, Kolombia, pada 14 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Korban Meningggal Gempa Kolombia 304 Orang, Hilang 426

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:22 WIB