Jemaah Haji Kecewa Berat, Penerbangan Pulang Kembali Tertunda Hingga 12 Jam!

Kamis, 27 Juni 2024 | 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar, memberikan komentar keras terkait kinerja maskapai Garuda Indonesia dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah haji tahun 2024. Komentar pria yang akrab disapa Gus Muhaimin ini dilontarkan setelah maskapai Garuda Indonesia kembali tertunda (delay) hingga 12 jam. Hal itu membuat membuat Kelompok Terbang (Kloter) Embarkasi Kualanamu 03 (KNO-03) tertunda kembali ke tanah air.

Menurut Gus Muhaimin, sejumlah jemaah haji yang seharusnya terbang dari Makkah mengalami ketidaknyamanan karena harus kembali ke Madinah. Politisi Fraksi PKB ini lantas menyoroti adanya 60 kloter yang terpaksa mengalami perubahan rencana penerbangan melalui Madinah.

Baca Juga:  ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

“Jemaah yang seharusnya terbang lewat Makkah, kemudian ada 60 Kloter harus kembali ke Madinah dan rencana terbang lewat Madinah. KNO 3 Medan harus delay, seharusnya (berangkat pukul) 18.40 (tapi) delay hingga 06.45 (pagi) waktu Arab Saudi. Padahal jemaah sudah masuk ke bis,” ujarnya di Makkah, Rabu (26/6/2024).

“Saat ini (situasinya) sangat crowded, jemaah haji kecewa berat, kami tidak bisa berbuat apa-apa,” pungkas Gus Muhaimin.

Sebelumnya ramai di media sosial video sejumlah jemaah Haji kesal atas pelayanan Garuda Indonesia. Mereka adalah rombongan jamaah KNO-03 yang awalnya dijadwalkan terbang dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pukul 18.40 Waktu Arab Saudi (WAS), Selasa (25/6/2024).

Baca Juga:  Airlangga : Pemerintah akan Buatkan Rekening Otomotis Berisi Saldo Rp50 Ribu Bagi yang Sudah Berusia 17 Tahun

Namun, tiba-tiba jadwal penerbangan mundur menjadi Rabu (26/6/2024) pagi sekitar pukul 06.45 waktu Arab Saudi. Tak hanya itu, pada fase kepulangan, ada 46 kloter yang mengalami perubahan rute penerbangan. Saat seharusnya jamaah pulang dengan rute Jeddah menuju tanah air, akhirnya diubah menjadi Madinah menuju Indonesia.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Motif Penyerangan Mahasiswa UI
Komisi II DPR Bahas RUU Pemilu Saat Reses
Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian
Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’
KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas
ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir
Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain
Pimpinan DPR Minta Basarnas Kembali Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Dan 3 Awak Kapal Yang Hilang

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Motif Penyerangan Mahasiswa UI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Komisi II DPR Bahas RUU Pemilu Saat Reses

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:37 WIB

KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas

Berita Terbaru

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB