Jelang ‘Indonesia-Africa Parliamentary Forum’ 2024, Delapan Negara Terkonfirmasi Akan Hadir

Sabtu, 13 Juli 2024 | 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Jelang perhelatan Indonesia-Africa Parliamentary Forum 2024 yang akan digelar di Bali pada 31 Agustus sampai tanggal 2 September 2024 mendatang, Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menggelar pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) dalam rangka persiapan dan koordinasi mendalam.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Sukamta yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menjelaskan segenap undangan telah tersebar, baik ke Parlemen negara-negara Afrika, maupun ke Kedutaan negara Afrika yang ada di Jakarta melalui KBRI yang ada di masing-masing negara di sana.

Baca Juga:  Pembangunan Bendungan Harus Bermanfaat Nyata Dan Berkelanjutan Bagi Masyarakat

“So far ada delapan negara yang berkomitmen untuk hadir, baik itu Ketua Parlemen atau Pimpinan Parlemen di sana. Harapannya targetnya kira-kira 12 negara yang hadir. Sehingga ini akan menjadi platform yang sangat bagus untuk membangun kemitraan antara Indonesia dengan negara-negara Afrika di berbagai bidang baik pembangunan ekonomi, peran pemerintah maupun peran swasta,” ujar Sukamta dalam pertemuan yang diselenggarakan di Gedung Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (9/8/2024).

Terlebih sebagaimana diketahui bersama, ungkap Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) tersebut, saat ini negara-negara Afrika memiliki potensinya yang sangat besar mulai dari potensi ekonomi hingga potensi sosial.

Baca Juga:  Kapolri Emoh jadi Kementerian, Ideal di Bawah Presiden

“Besar sekali potensi ekonominya, potensi sosialnya banyak banget, banyak negara yang masuk ke Afrika, tetapi mungkin kita Indonesia akan mencoba untuk bersama-sama mengembangkan kemitraan yang sifatnya win-win solution,” pungkas Sukamta yang juga Anggota Komisi I DPR RI ini.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Komisi II: Ambang Batas Parlemen Keniscayaan Perkuat Demokrasi dan Efektivitas Pemerintahan
Harus Ubah Kultur dan Pola Pikir APH, Reformasi Polri Tidak Hanya Sebatas Regulasi
Herman Khaeron Apresiasi Kinerja BNI dan BTN di Tengah Tekanan Global, Dorong Digitalisasi dan KUR Perumahan
Misbakhun : Thomas Djiwandono Resmi Deputi BI Yang baru 
Hanan: Polisi di Bawah Presiden Sesuai Semangat Reformasi 1998
Kapolri Emoh jadi Kementerian, Ideal di Bawah Presiden
Pimpin Evaluasi Longsor Pasirlangu, Cucun: Negara Hadir Maksimal
Komisi V DPR Desak Audit Kelaikan udara Pesawat ATR 42-500

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:09 WIB

Komisi II: Ambang Batas Parlemen Keniscayaan Perkuat Demokrasi dan Efektivitas Pemerintahan

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:40 WIB

Harus Ubah Kultur dan Pola Pikir APH, Reformasi Polri Tidak Hanya Sebatas Regulasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:17 WIB

Herman Khaeron Apresiasi Kinerja BNI dan BTN di Tengah Tekanan Global, Dorong Digitalisasi dan KUR Perumahan

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:14 WIB

Misbakhun : Thomas Djiwandono Resmi Deputi BI Yang baru 

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:01 WIB

Hanan: Polisi di Bawah Presiden Sesuai Semangat Reformasi 1998

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pembayaran Pokmas pada Proyek Breakwater  Berproses

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:30 WIB

#indonesiaswasembada

Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:43 WIB