Dihadapan Komisi V, Gubernur Lampung Minta Dukungan Infrastruktur tuk Percepat Hilirisasi

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi V DPR RI di Lamban Sabah Resto, Kamis (29/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya dukungan infrastruktur nasional untuk mendukung status Lampung sebagai lumbung pangan dan pusat hilirisasi komoditas strategis.

Di hadapan anggota Komisi V DPR RI, Gubernur Mirza memaparkan bahwa struktur ekonomi Lampung didominasi oleh komoditas barang dan pertanian. Ia merinci bahwa Lampung menyumbang 70% produksi singkong nasional, 70% ekspor kopi nasional, serta menjadi produsen utama jagung dan padi.

“Namun, permasalahannya komoditas ini belum meningkatkan kemakmuran bagi masyarakatnya, terutama petani, karena masih dijual dalam bentuk mentah. Pemerintah Pusat telah menetapkan Lampung sebagai daerah hilirisasi pangan, dan ini menjadi tantangan kami untuk membangun kawasan industri berbasis komoditas,” ujar Gubernur Mirza.

Gubernur menyoroti beban infrastruktur jalan di Lampung yang sangat berat. Jalan-jalan di Lampung dilalui oleh kendaraan logistik yang mengangkut hasil bumi dan batu bara dengan tonase besar namun bernilai ekonomi rendah per kilogramnya, yang kerap mempercepat kerusakan jalan.

Baca Juga:  14 Juli 2026 MPLS Sekolah Rakyat Kota Baru

Untuk itu, Gubernur mengusulkan penguatan konektivitas antara Jalan Tol Trans Sumatera dengan pelabuhan dan kawasan industri.

“Kami memiliki pelabuhan dengan kedalaman minus 16 meter yang bisa disandari kapal besar, namun masih terjadi bottleneck karena belum ada akses langsung ke tol,” jelasnya.

Pada kunjungan tersebut, Gubernur Mirza bersama Komisi V DPR RI juga berkesempatan meninjau pintu keluar Gerbang Tol Lematang, yang direncanakan menjadi titik awal pembangunan Jalan Tol ruas Lematang–Pelabuhan Panjang. Proyek strategis ini diharapkan memperkuat konektivitas dan mendukung kelancaran distribusi logistik di Provinsi Lampung.

Jalan tol tersebut akan menghubungkan Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar dengan Pelabuhan Panjang di Bandar Lampung. Dengan tersambungnya kedua infrastruktur utama ini, pergerakan angkutan logistik dari dan menuju Pelabuhan Panjang, termasuk jalur distribusi batu bara dari Sumatera Selatan, diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, efisien, dan berdaya saing.

Baca Juga:  Jaga Tekanan Global, Pemerintah Luncurkan Stimulus Rp 26,34 T

Secara teknis, ruas Tol Lematang–Pelabuhan Panjang direncanakan memiliki panjang 11,68 kilometer, yang terbagi dalam dua tahap pembangunan. Tahap I akan dibangun dengan konstruksi at grade sepanjang 6,76 kilometer, sedangkan Tahap II berupa konstruksi elevated sepanjang 4,92 kilometer.

Nilai investasi pada Tahap I diproyeksikan mencapai Rp2,11 triliun dengan estimasi lalu lintas harian sebesar 7.610 kendaraan. Tol Lematang–Pelabuhan Panjang memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas Pelabuhan Panjang, kawasan ketahanan pangan, kawasan pertahanan Pangkalan TNI AL, Kawasan Wisata Terpadu Teluk Lampung, serta rencana KEK Teluk Pandan dan KEK Teluk Ratai.

Gubernur berharap Komisi V DPR RI dapat memperjuangkan alokasi APBN untuk peningkatan status dan pelebaran jalan nasional, serta pembangunan jalur ganda (double track) kereta api guna memisahkan angkutan logistik dan penumpang, demi kelancaran arus ekonomi di Gerbang Sumatera tersebut.[]


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Komnfo Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gelar Jumat Curhat di Desa Margo Jadi, Polres Mesuji Bagikan Sembako dan Himbau Cegah Karhutla 
Gubernur Lampung Ajak Pesawaran Perkuat Kolaborasi dan Tingkatkan Kualitas SDM
Raih WTP 16 Kali berturut-turut, KemenP2MI Banjir Apresiasi dari Komisi IX DPR RI
Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Program Strategis Nasional
Turun Langsung ke Sekolah di Natar, Bupati Radityo Egi dan Kajati Lampung Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai SOP
Bupati Ayu Pimpin Langsung Rakor Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan   
Petani Kopi di Lampung Utara Terima Bantuan Program Peremajaan Tanaman
Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Tulang Bawang Barat

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:23 WIB

Gelar Jumat Curhat di Desa Margo Jadi, Polres Mesuji Bagikan Sembako dan Himbau Cegah Karhutla 

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:37 WIB

Gubernur Lampung Ajak Pesawaran Perkuat Kolaborasi dan Tingkatkan Kualitas SDM

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:08 WIB

Raih WTP 16 Kali berturut-turut, KemenP2MI Banjir Apresiasi dari Komisi IX DPR RI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:49 WIB

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Program Strategis Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:54 WIB

Turun Langsung ke Sekolah di Natar, Bupati Radityo Egi dan Kajati Lampung Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai SOP

Berita Terbaru