Jelang Idulfitri, Pemprov Lampung Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi

Selasa, 17 Maret 2026 | 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG— Pemerintah Provinsi Lampung terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan hasil pemantauan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Provinsi Lampung tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,37 persen pada minggu kedua Maret 2026.

Rapat koordinasi tersebut diikuti Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, dari Ruang Command Center Lantai 2 Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, dan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, Senin (16/3/2026)

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Ateng Hartono, kenaikan IPH di Lampung dipengaruhi oleh sejumlah komoditas pangan utama yang mengalami peningkatan harga. Angka kenaikan IPH di Provinsi Lampung masih dibawah rentang yang aman (1,5%-3,5%) dan berada di 10 terendah dari 25 Provinsi yang mengalami kenaikan IPH.

Di tingkat kabupaten, dua daerah di Lampung tercatat mengalami kenaikan IPH cukup signifikan, yakni Kabupaten Lampung Tengah sebesar 2,18 persen dan Kabupaten Tulang Bawang Barat sebesar 1,79 persen.

Baca Juga:  Sekdaprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Integritas

Kenaikan tersebut terutama dipicu oleh meningkatnya harga beberapa komoditas pangan strategis, di antaranya daging sapi, telur ayam ras, dan daging ayam ras yang memberikan andil terbesar terhadap kenaikan harga di wilayah tersebut.

Dalam pemaparannya, Ateng Hartono menjelaskan bahwa periode Ramadan hingga menjelang Idulfitri memang secara historis selalu diikuti kenaikan inflasi, terutama dari kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau.

“Dalam lima tahun terakhir, kelompok makanan, minuman, dan tembakau hampir selalu memberikan kontribusi terhadap inflasi selama Ramadan. Pada Februari 2026, kelompok ini menyumbang inflasi sebesar 0,45 persen,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan sejumlah komoditas yang menjadi pendorong inflasi nasional pada periode Ramadan, antara lain daging ayam ras, beras, telur ayam ras, serta beberapa komoditas pangan lainnya. Sementara untuk kelompok nonpangan, inflasi turut dipengaruhi oleh komoditas emas perhiasan dan sigaret kretek.

Secara nasional, lanjutnya, hingga minggu kedua Maret 2026 terdapat 222 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH, meningkat dibandingkan minggu sebelumnya yang tercatat sebanyak 204 daerah.

Baca Juga:  4 Rekomendasi Air Cooler Terbaik sebagai Solusi Ruangan Sejuk dan Hemat Listrik di Rumah

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah terus memantau langsung kondisi harga di pasar untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga menjelang Idulfitri.

“Kita harus terus turun ke pasar untuk mengecek harga secara langsung. Jika ada daerah yang kenaikannya jauh lebih tinggi dibanding wilayah sekitar, maka perlu segera dilakukan pengecekan dan langkah pengendalian,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memberi perhatian khusus pada komoditas yang kerap mengalami lonjakan harga seperti telur ayam ras, cabai rawit, dan daging ayam ras.

Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah diharapkan dapat terus memperkuat langkah pengendalian inflasi, sehingga stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga selama Ramadan hingga Idulfitri.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 
Sensus Ekonomi 2026 dan Pentingnya Data Akurat
Seluruh Bhabinkamtibmas Bagi Bendera ke Masyarakat
Lebanon Sebut Perundingan dengan Israel Ada Kemajuan, soal Tawanan dan Perbatasan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Berita Terbaru

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

#indonesiaswasembada

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:41 WIB

Waspada Flu Burung Naik Lagi, Jangan Lengah

#indonesiaswasembada

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:38 WIB

#indonesiaswasembada

Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Sabtu, 8 Agu 2026 - 23:59 WIB