Isu Intervensi Proyek Revitalisasi Mencuat, Ketua MKKS SMK Lampung Utara Bantah Terlibat

Selasa, 7 Juli 2026 | 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMK di Lampung Utara diterpa isu miring praktik liar pengkondisian hingga intervensi oleh oknum pejabat strategis.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Lampung Utara, Hamron Roiya, saat dikonfirmasi membantah isu yang menyebut dirinya menjadi pemasok (supplier) material dalam proyek revitalisasi SMK.

Hamron yang ditemui di ruang kerjanya menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Menurutnya, pelaksanaan proyek revitalisasi dilakukan secara swakelola sehingga setiap kepala sekolah memiliki kewenangan untuk menentukan sendiri penyedia material dengan mempertimbangkan harga.

“Pada dasarnya saya tidak bisa mengintervensi kepala sekolah lain dalam pembelian bahan bangunan. Pekerjaan ini dilaksanakan secara swakelola, sehingga masing-masing kepala sekolah mencari harga yang lebih murah sesuai kebutuhannya,” ujarnya lintaslampung, Senin, 06 Juli 2026 kemarin.

Baca Juga:  PT SMI Kucurkan Rp150 Miliar tuk Infrastruktur Lampung Utara yang Rusak

Hamron juga membantah tudingan bahwa tenaga kerja atau kepala tukang yang mengerjakan proyek revitalisasi di sekolah lain merupakan rekomendasi dari dirinya.

“Kalau kepala tukangnya memang berasal dari sini. Mungkin di daerah sana tidak ada yang sesuai kebutuhan. Selain itu, kepala sekolah tersebut juga sebelumnya pernah bertugas di sini, sehingga kemungkinan sudah mengenal tenaga kerja tersebut,” jelasnya.

Pernyataan yang dilontarkan Hamron Roiya berbanding terbalik dengan kesaksian sejumlah pekerja di salah satu sekolah yang juga menerima program yang sama.

Menurut pekerja yang meminta identitasnya tak dipublikasikan mengaku berasal dari Prokimal Kecamatan Kotabumi Utara. Dirinya mengungkapkan pekerja didominasi dari wilayah Kotabumi Utara yang dikerahkan langsung oleh Sairan.
Meskipun ada juga sejumlah pekerja yang merupakan warga sekitar sekolah setempat.

Termasuk pembelian material yang diatur oleh Sairan yang belakangan diketahui merupakan orang yang memegang peranan di SMKN 2 Kotabumi.

Baca Juga:  Menanti 17 Ruas Jalan Perbaikan Lampung Utara

“Kalau material seperti bukan pak Hamron yang beli, kepala tukang yang belanja ke toko. Kepala tukangnya iya orang Hamron, pak Sairan namanya,” kata dia, disela-sela pekerjaan, Selasa, 07 Juli 2026.

Pantauan di lokasi, praktik penggunaan material di bawah standar juga diterapkan dengan pola yang sama seperti di SMKN 2 Kotabumi.

Tudingan adanya keterlibatan dan keterkaitan dengan oknum ketua MKKS SMK Lampung Utara kian mengarah pada dugaan pengkondisian sub-pekerja oleh oknum dimaksud. Walaupun sejak awal tudingan tersebut dibantah mentah-mentah oleh Hamron Roiya. Hingga saat ini, polemik perbedaan klaim tersebut kian berkembang di publik.


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Awal September, Lima Kades di Kecamatan RJU Mesuji Habis Masa Jabatannya
Warung ‘Roekoen’, Warisan Tionghoa Berusia Lebih dari Seabad
PC IMM Lampung Utara Kecam Orgen Tunggal Malam Hari, Desak Polres dan Bupati Tegakkan Aturan
APEC 2026 akan Fokus soal Inovasi dan Kerja Sama
Mahasiswa ITB ke Tiongkok, Belajar Masa Depan Berkelanjutan
Dugaan Pungli Pendamping Desa Akhirnya Terbantahkan
Polisi Tindak Tegas DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara
Indonesia Ekspor Sarang Burung Walet ke Tiongkok

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Awal September, Lima Kades di Kecamatan RJU Mesuji Habis Masa Jabatannya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Warung ‘Roekoen’, Warisan Tionghoa Berusia Lebih dari Seabad

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:56 WIB

PC IMM Lampung Utara Kecam Orgen Tunggal Malam Hari, Desak Polres dan Bupati Tegakkan Aturan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:52 WIB

APEC 2026 akan Fokus soal Inovasi dan Kerja Sama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Mahasiswa ITB ke Tiongkok, Belajar Masa Depan Berkelanjutan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Awal September, Lima Kades di Kecamatan RJU Mesuji Habis Masa Jabatannya

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:26 WIB

#indonesiaswasembada

Warung ‘Roekoen’, Warisan Tionghoa Berusia Lebih dari Seabad

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:15 WIB

APEC China 2026

#indonesiaswasembada

APEC 2026 akan Fokus soal Inovasi dan Kerja Sama

Selasa, 25 Agu 2026 - 13:52 WIB

Foto yang diabadikan pada 3 Juli 2026 ini menunjukkan para mahasiswa ITB Indonesia sedang berinteraksi dengan seorang dosen di sebuah laboratorium di Universitas Tianjin, Kota Tianjin, Tiongkok utara. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mahasiswa ITB ke Tiongkok, Belajar Masa Depan Berkelanjutan

Selasa, 25 Agu 2026 - 13:43 WIB