Gubernur-Wagub Lampung (Wajib) Kerja Keras Untuk Tingkatkan Pendapatan di 2026

Minggu, 28 Desember 2025 | 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG-Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025 hingga akhir Desember tercatat mencapai 63,49 persen dari total pagu anggaran.  Pendapatan daerah Lampung ditargetkan sebesar Rp7,557 triliun dan telah terealisasi Rp4,798 triliun.

Pendapatan Asli Daerah (PAD)

– Target: Rp4,020 triliun

– Realisasi: Rp2,448 triliun (60,91%)

– Penyumbang terbesar: Pajak daerah (Rp1,869 triliun dari target Rp2,921 triliun)

– Retribusi daerah: 93,33% (Rp420,09 miliar dari target Rp450,12 miliar)

Pendapatan Transfer

– Target: Rp3,489 triliun

– Realisasi: Rp2,314 triliun (66,32%)

Baca Juga:  Warga Antusias Belanja di Pasar Murah di Bandar Negeri Suoh

Belanja Daerah

– Pagu: Rp7,632 triliun

– Realisasi: Rp5,153 triliun (67,52%)

– Belanja pegawai: Rp1,973 triliun (67,65%)

– Belanja barang dan jasa: 68,56%

– Belanja modal: 83,34% (Rp816,88 miliar dari pagu Rp980,20 miliar)

Kinerja belanja daerah Provinsi Lampung masih sedikit lebih tinggi dibandingkan capaian pendapatannya .

Posisi diatas menunjukkan bahwa:

1. Pendapatan daerah masih di bawah target: Realisasi pendapatan daerah hanya 63,49% dari target, dengan PAD (Pendapatan Asli Daerah) 60,91%.

2. Belanja daerah lebih tinggi dari pendapatan: Belanja daerah sudah mencapai 67,52%, melebihi realisasi pendapatan (63,49%).

Baca Juga:  Nobar Piala Dunia 2026 di Lampung Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat

3. Ketergantungan pada transfer pusat; Pendapatan transfer dari pusat (66,32%) lebih tinggi dari PAD (60,91%), menunjukkan ketergantungan pada dana pusat.

4. Belanja modal cukup tinggi: Realisasi belanja modal 83,34%, menunjukkan fokus pada pembangunan infrastruktur.

Artinya, pemerintah daerah perlu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan mengelola belanja lebih efektif.

Ini semua diperoleh berdasarkan data APBD murni yang diterima dari Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 27 Desember 2025.[]


Penulis : Anis


Editor : Anis


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wagub Jihan Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Hari Pertama Sekolah
Pastikan Makanan Berkualitas untuk Siswa, Pemprov Lampung Berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Lampung Perkuat Pengawasan MBG
Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Bersama Kajati Turun Langsung Pastikan Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi dan Dukung Program Prioritas Nasional
Sekdaprov Lampung Dorong Percepatan Program Prioritas Pembagunan Lewat Penguatan Kolaborasi Antarlembaga
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan ASDP, Dorong Optimalisasi Bakauheni Harbour City sebagai Penggerak Ekonomi Daerah 
Danbrigif 4 Mar/BS Tekankan Soliditas dan Karakter Prajurit “JAWARA“ pada Apel Gabungan di Lampung
Kapolres Mesuji Apresiasi Respon Cepat Polsek Simpang Pematang Tanggapi Laporan Warga Terkait Karhutla

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 20:34 WIB

Wagub Jihan Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Hari Pertama Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 20:32 WIB

Pastikan Makanan Berkualitas untuk Siswa, Pemprov Lampung Berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Lampung Perkuat Pengawasan MBG

Senin, 13 Juli 2026 - 20:29 WIB

Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Bersama Kajati Turun Langsung Pastikan Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal

Senin, 13 Juli 2026 - 20:26 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi dan Dukung Program Prioritas Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 20:18 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Percepatan Program Prioritas Pembagunan Lewat Penguatan Kolaborasi Antarlembaga

Berita Terbaru