Gubernur Arinal Rakor Penanggulangan Karhutla 2023

Selasa, 19 September 2023 | 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Annisa

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terus mengoptimalkan koordinasi dan sinergitas dengan jajaran Kementerian dan Lembaga untuk mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Lampung.

Hal itu disampaikan Gubernur saat Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla Tahun 2023 di Provinsi Lampung di Ambassador Room, Hotel Novotel Bandar Lampung, Selasa (19/9/2023).

Arinal mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung dalam penanganan karhutla lebih memprioritaskan upaya deteksi dan cegah dini.

Hal ini sesuai dengan amanat Inpres Nomor 3 Tahun 2020 dengan melibatkan unsur-unsur satuan wilayah, aparat daerah, stakeholders, masyarakat pada tingkat desa/tapak guna mencegah potensi karhutla.

“Mari optimalkan kinerja cegah karhutla. Segala upaya kita lakukan dengan duduk bersama, saling bersinergi dalam pencegahan karhutla,” ujar Arinal.

Arinal menjelaskan Provinsi Lampung telah melakukan langkah-langkah dalam penanganan karhutla seperti meningkatkan peran serta masyarakat melalui pembinaan Kelompok Masyarakat Peduli Api/ Kelompok Tani dan pemegang izin pemanfaatan hutan.

Telah diterbitkannya juga Keputusan Gubernur No. 512 Tahun 2023 sebagai revisi SK Gubernur Nomor 478 Tahun 2017 tentang Pembentukan Satuan Tugas Pengendali Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Lampung.

Kemudian, kesiapsiagaan personil penanganan karhutla di wilayah Provinsi Lampung yang berasal dari Polisi Kehutanan baik dari Dinas Kehutanan dan UPT KLHK, BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Masyarakat Peduli Api (MPA), Masyarakat Mitra Polhut (MMP), Forum Relawan Bencana 27 Lembaga Swadaya Masyarakat, serta dukungan dari TNI dan Polri.

Baca Juga:  Brimob Polda Lampung Berhasil Padamkan Kebakaran di RSUD Ryacudu

“Lalu aktivasi pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana daerah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota sebagai pos satgas penanggulangan karhutla,” katanya.

Ia meminta agar ke depan untuk bersama-sama lintas sektor dalam meningkatkan kwaspadaan dini dan memberikan perhatian penuh terhadap resiko terjadinya karhutla.

Menurutnya, jangan sampai resiko ini berakibat mengganggu Lampung sebagai penghasil berbagai komoditas unggulan.

“Tingkatkan koordinasi kita, jangan merasa itu tanggungjawab miliki pemda atau pusat tetapi kita tetap saling koordinasi. Kekuatan itu timbul apabila ada persatuan, persatuan itu timbul apabila ada kebersamaan,” katanya.

Sementara itu, Asisten Deputi Kamtibmas, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Brigjen Pol Lakoni mengatakan terjadinya Karhutla memberikan dampak yang luar biasa di berbagai sektor, baik kesehatan, ekonomi, pendidikan, transportasi, sosial hingga politik.

Ia menyebut berdasarkan pengamatan BMKG, pada tahun 2023 ini disertai fenomena alam el nino berotensi kemarau dan meningkatnya karhutla.

“Pak Menko Polhukam meminta Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar bersinergi dan saling membantu guna mempersiapkan sebaik-baiknya, baik dari kelengkapan sarana prasarana, anggaran, peraturan dan hal-hal terkait lainnya guna antisipasi meningkatnya potensi karhutla,” ujar Lakoni.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Latih Buat Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

Di tempat yang sama, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Thomas Tandi Bua mengatakan dampak dari karhutla itu sendiri diantaranya akan memusnahkan keanekaragaman hayati, meningkatkan emisi gas rumah kaca penyebab perubahan iklim dan menurunkan kualitas dan produktivitas tanah.

“Ini juga mengganggu kesehatan masyarakat, menimbulkan kerugian ekonomi dan mengganggu aktivitas pendidikan, sosial dan budaya masyarakat,” ujar Thomas.

Thomas menuturkan pihaknya dalam pencegahan karhutla dan antisipasi dari dampak el nino diantaranya melakukan penyuluhan, sosialisasi, kampanye dan literasi edukasi diwilayah rawan karhutla.

Selanjutnya, memasang rambu-rambu, papan imbauan dan papan peringatan akan bahaya karhutla dilokasi strategis.

“Lalu meningkatkan pengawasan terhadap indikasi kejadian karhutla, melakukan patrol dan cek lapangan serta melakukan quick response dan kesiapan penanggulangan karhutla,” katanya.

Hadir pada kesempatan itu, pihak dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Korem 043/Gatam, Polda Lampung, serta instansi terkait Pemerintah Provinsi Lampung.(Adpim) ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lampung Begawi, Seriusi, Jangan Ditelan Bumi
Lampung Menuju Hilirisasi Komoditas Jadi Nilai Tambah
Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei
Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik
Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia
Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK
Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir
Porprov 2026, FORKI Lampura Optimis Borong 17 Emas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 07:19 WIB

Lampung Begawi, Seriusi, Jangan Ditelan Bumi

Senin, 21 September 2026 - 07:08 WIB

Lampung Menuju Hilirisasi Komoditas Jadi Nilai Tambah

Minggu, 20 September 2026 - 23:15 WIB

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei

Minggu, 20 September 2026 - 23:00 WIB

Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik

Minggu, 20 September 2026 - 22:36 WIB

Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Lampung yang Seriwing-seriwing kedepan liwat Lampung Begawi [Pl]

#indonesiaswasembada

Lampung Begawi, Seriusi, Jangan Ditelan Bumi

Senin, 21 Sep 2026 - 07:19 WIB

Sekdaprov Lampung Marindo saat menutup Lampung Begawi 2026 [Pl]

#indonesiaswasembada

Lampung Menuju Hilirisasi Komoditas Jadi Nilai Tambah

Senin, 21 Sep 2026 - 07:08 WIB

Para seniman tampil dalam sebuah pertunjukan budaya untuk memperingati 35 tahun hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Brunei di Bandar Seri Begawan, Brunei, pada 18 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:15 WIB

Tangkapan layar dari sebuah video pada 6 Maret 2024 ini memperlihatkan juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, sedang menyampaikan pernyataan di Sanaa, Yaman. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:00 WIB

#indonesiaswasembada

Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:36 WIB