Dosen Pertanian Unila Paparkan Kabilitas Sertifikasi Halal Produk Non Pangan di Konferensi Internasional

Rabu, 26 Juni 2024 | 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Dosen Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Nurullia Febriati menjadi presenter dalam konferensi internasional yang digelar Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung. Dalam papernya, dia memaparkan tentang kapabilitas sertifikasi halal produk non pangan di Provinsi Lampung.

Nurullia memaparkan makalah dalam konferensi internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Rabu (26/6/2024) dengan judul Kapabilitas Sertifikasi Halal pada Produk Non Pangan Terhadap Tingkat Pembelian dan Kepercayaan Masyarakat : Studi Produk non pangan bersertifikasi halal di Provinsi Lampung.

Penelitiannya mengungkapkan bahwa sertifikasi halal secara signifikan meningkatkan tingkat pembelian produk non-pangan di Provinsi Lampung. Konsumen menunjukan preferensi yang kuat terhadap produk yang bersertifikat halal dibandingkan dengan yang tidak. “Data survey mennunjukan bahwa 73% responden lebih cenderung membeli produk non-pangan yang memiliki sertifikasi halal,” kata Nurul.

Baca Juga:  Unila Bakal Gelar Kuliah Umum Bersama Kepala BNPT dan NII Crisis Center

Nurul yang juga auditor produk halal tersebut menjelaskan, hasil penelitiannya juga menunjukkan bahwa sertifikasi halal untuk produk nonpangan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap tingkat pembelian dan kepercayaan masyarakat di Provinsi Lampung.

Dengan mengatasi kesenjangan dalam kesadaran konsumen dan memanfaatkan sertifikasi dalam strategi pemasaran, bisnis dapat lebih meningkatkan daya tarik produk mereka. Pembuat kebijakan dapat mendukung upaya ini melalui inisiatif yang ditargetkan, yang pada akhirnya menguntungkan baik konsumen maupun produsen di pasar halal.

Konferensi tersebut diikuti sebanyak 100 akademisi dan praktisi dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Sedangkan narasumber berasal dari berbagai Negara, yakni Prof. Dr. Mohd Roslan Nor (Academy of Islamic Studies Universiti Malaya, Malaysia), Prof. Dr. M. Arief Mufraini (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Indonesia, Prof. Dr. Yusuf Baihaqi, LC, MA (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia, Dr. Ahmad Ali Sulaiman (Member of Supreme Council for Islamic Affairs, the Arab Republic of Egypt), Dr. Cecep Soleh Kurniawan (Sultan Sharif Ali Islamic University, Brunnei Darussalam) dan Dr. Imam Kamaluddin, Lc., M.Hum (Universitas Darussalam Gontor, Indonesia).

Baca Juga:  Warga Palestina Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel

 


Penulis : Lia D


Editor : Lia D


Sumber Berita : Bandarlampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung
Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan
Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:31 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung

Minggu, 1 November 2026 - 06:30 WIB

Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan

Minggu, 1 November 2026 - 05:16 WIB

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Berita Terbaru

Berita Utama

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Minggu, 1 Nov 2026 - 05:16 WIB

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB