Delapan dari Sepuluh Prodi FTK UIN RIL Sudah Terkreditasi Unggul

Senin, 7 Juli 2025 | 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, (Humas UIN RIL) – Delapan dari sepuluh program studi (prodi) di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) telah mengantongi status akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

Capaian terbaru datang dari tiga prodi, yakni Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) berdasarkan SK LAMDIK Nomor 871/SK/LAMDIK/Ak/S/VII/2025; Pendidikan Matematika dengan SK Nomor 908/SK/LAMDIK/Ak/S/VII/2025; dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dengan SK Nomor 867/SK/LAMDIK/Ak/S/VII/2025.

Sebelumnya, lima prodi di FTK yang lebih dulu mendapatkan predikat Unggul yaitu Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Pendidikan Fisika.

Dekan FTK, Prof. Dr. Hj. Nirva Diana, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai, hal ini merupakan buah dari kerja sama seluruh tim dan sivitas akademika, serta bukti komitmen FTK dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.

Baca Juga:  Kapolres: Laporkan Kegiatan Hiburan Malam yang Lewat Jadwal

“Ini membuktikan bahwa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan konsisten mengedepankan mutu dan kualitas akademik,” ujarnya, Minggu (6/7/2025). Tak lupa ia menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan UIN atas dukungan kepada semua unit kerja untuk meningkatkan mutu dan layanan akademik tersebut.

Sementara itu, dua prodi lainnya, yakni Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), saat ini telah berstatus akreditasi Baik Sekali. Sebelum perubahan istilah penilaian, akreditasi tersebut juga setara dengan predikat A.

Baca Juga:  Ke Bandung, Wagub Jihan dan Kwarda Belajar Pengelolaan Badan Usaha Pramuka

Akreditasi LAMDIK sendiri mengacu pada sembilan kriteria dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI), antara lain visi dan misi, tata kelola, mahasiswa, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta luaran tridarma.

Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., menyambut baik pencapaian tersebut. Ia berharap seluruh prodi ke depan dapat menyusul meraih akreditasi unggul.

“Alhamdulillah, pencapaian ini menunjukkan peningkatan mutu pendidikan di UIN Raden Intan Lampung. Harapannya, seluruh prodi bisa menyusul dan memperkuat langkah kampus mewujudkan visi besar sebagai kampus rujukan internasional,” pungkasnya.


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Operator BTB Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Lampung Tengah
Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional
Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo
Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI
Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mesuji Hadirkan Kesehatan, Kesejahteraan dan Kebersamaan Bagi Rakyat  
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN
Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung, Buka Peluang Kerja dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
GREAT Institute: “State-Driven Economy” untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 06:53 WIB

Operator BTB Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Lampung Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:16 WIB

Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:11 WIB

Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:03 WIB

Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:49 WIB

Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mesuji Hadirkan Kesehatan, Kesejahteraan dan Kebersamaan Bagi Rakyat  

Berita Terbaru

Andreas Hugo Pareira

#indonesiaswasembada

Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:16 WIB

R Abdul Halim

#indonesiaswasembada

Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:11 WIB

Diah Pitaloka

#indonesiaswasembada

Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:03 WIB