Grenn House Melon Inthanon Dapat Pujian Pj Gubernur

Rabu, 6 November 2024 | 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AL, korps Marinir, Brigif 4 Mar/BS (Pesawaran) – Pj Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin S.H., M.H., M.Pd mengunjungi Green House Budidaya Melon Inthanon di Brigif 4 Marinir/BS, Pesawaran, Selasa (5/11/2024). Ia mengapresiasi inisiatif prajurit Korps Marinir dalam budidaya melon premium dengan teknik hidroponik sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di Lampung.

“Saya berharap pengembangan buah melon inthanon ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk turut dikembangkan di tempat-tempat lain,“ pungkasnya.

Baca Juga:  Menteri Sosial, Wakil Gubernur Tinjau Sekolah Rakyat di Lampung Selatan

Melon inthanon, varietas premium asal Belanda, dibudidayakan di sini dengan waktu tanam hingga panen sekitar 70 hari dan tingkat keberhasilan panen 90%. Setiap tanaman menghasilkan 1-2 buah dengan bobot 1,5-2 kilogram. Samsudin berharap program ini menginspirasi pengembangan pertanian serupa di Lampung dan mendapat dukungan penuh dari Pemprov.

Pada kesempatan itu di tempat berbeda, Komandan Brigade Infanteri (Brigif) 4 Mar/BS Kolonel Mar Supriadi Tarigan S.I.P., M.M., mengatakan, Hadirnya inovasi budidaya melon inthanon ini sekaligus membuka peluang bagi petani lokal untuk meniru dan mengadopsi teknik budidaya yang serupa di daerah lain, sebagai bentuk sinergi antara sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Lampung.

Baca Juga:  Mas Wapres Ke Lampung Beri Motivasi “Makkow Penepik”

“Dengan penerapan smart farming, Brigif 4 Mar/BS berhasil meningkatkan efisiensi penggunaan air dan pupuk, mengurangi dampak lingkungan, serta memonitor kesehatan tanaman secara real-time,“ ujarnya.


Penulis : Ahmad


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang
HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim
HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris
HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup
Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 
HAJI 2026: Awas Kesemrawutan di ARMUZNA!
Ketukan Hati Nurani Bupati Egi Luluhkan PTPN, Redam Jerat Hukum Mbah Mujiran Lewat Jalur Damai
Dipuji Langsung Menko Zulhas, Strategi 0 Rupiah APBD Bupati Egi di IDS Sumatra 2026 Jadi Sorotan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:54 WIB

HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:34 WIB

Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

Tenaga Kesehatan Makkah Perlu Ditambah

#indonesiaswasembada

HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:54 WIB

Kerja Panitia Haji Harus Lebih Baij

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

Puncak Haji Dekat, Waspada

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

Ning Chusnunia

#indonesiaswasembada

Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:34 WIB