Aparat Kejar Penembak 2 TNI Di Maybrat Papua

Rabu, 27 Desember 2023 | 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis
JAKARTA-Pelaku penembakan dua Prajurit TNI dari Yonif 133/Yudha Sakti saat melaksanakan tugas pengamanan perbatasan di Boshua Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, terus diburu aparat TNI Polri.

Komando Tugas Gabungan (Kogasgab) Papua Barat terus melakukan pengejaran dan penyisiran rute pelolosan Kelompok Separatis Teroris (KST) di wilayah sekitar Distrik Aifat Utara dan Aifat Selatan yang menjadi area pergerakan KST.

Hal ini dibenarkan oleh Kapuspen TNI Brigjen TNI Nugraha Gumilar di Jakarta, Rabu (27/12). Penembakan (25/12) diduga dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) TPN PB Wilayah Sorong Raya yang kerap menebar teror ke masyarakat di wilayah Distrik Aifat.  “Sangat disayangkan peristiwa ini terjadi apalagi ini bertepatan dengan perayaan Natal, ini menciderai khidmatnya Natal,” ujar Kapuspen.

Baca Juga:  Putra Dubes Israel untuk AS Kritis Ditabrak Mobil di Tepi Barat

Kemarin Selasa (26/12) korban Almarhum Kopda Hendrianto telah di terbangkan dengan menggunakan pesawat Lion Air dari Sorong menuju Padang, kemudian diantarkan ke rumah duka di Desa Koto Dian, Kecamatan Hamparan Rawang, Kabupaten Kerinci, Jambi. Sedangkan korban atas nama Franky Gulo saat ini dirawat di RS Scholoo Keyen Teminanuan, Kabupaten Sorong Selatan.

Baca Juga:  Pertukaran Budaya Tiongkok-Mesir Berkembang Pesat

Sementara kondisi Praka Franky Gulo terus membaik pasca operasi pengangkatan proyektil di bagian perut. “Saat ini kondisi Praka Franky Gulo sudah membaik dan sudah bisa berkomunikasi,” pungkas Kapuspen TNI.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI
Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global
Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel
Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah
Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus
Lampung Perkuat Pembangunan SDM Berbasis Akhlak

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 07:38 WIB

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 September 2026 - 06:11 WIB

Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global

Minggu, 27 September 2026 - 23:27 WIB

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 September 2026 - 23:17 WIB

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 September 2026 - 21:22 WIB

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Berita Terbaru

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI)

#indonesiaswasembada

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 Sep 2026 - 07:38 WIB

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini memperlihatkan sebuah tank Ukraina yang hancur akibat serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:27 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:17 WIB


Foto yang diabadikan pada 23 Maret 2026 ini menunjukkan sebuah bangunan yang hancur di daerah permukiman usai serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di Teheran, Iran. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:22 WIB