Yandri; Pondok Pesantren Basis Kemajuan Umat

Rabu, 26 Juli 2023 | 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI H. Yandri Susanto S.Pt menyampaikan bahwa pondok pesantren merupakan basis dari kemajuan umat. Karena di ponpes para santri mendapatkan ilmu pengetahuan dan ilmu agama sebagai bekal dalam kehidupan di dunia dan akhirat. Sebagai pusat pendidikan, ponpes menjadi pondasi utama bagi kemajuan umat islam.

“Pondok pesantren merupakan pondasi utama pendidikan agama dan ilmu pengetahuan bagi umat. Karena di Ponpeslah santri digembleng ilmu agama dan ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan di masyarakat dan bekal di akhirat nantinya. Sehingga sebagai pusat kemajuan umat, keberadaan ponpes harus memberikan manfaat secara nyata kepada masyarakat”, ujar yandri.

Demikian disampaikan Yandri Susanto saat memberikan sambutan atas penyerahan asrama santri dari BPKH kepada Yayasan Bai Mahdi di Pondok Pesantren Al Qur’an Bai Mahdi Sholeh Ma’mun Serang (26/7). Turut hadir Kepala BPKH Fadlul Imansyah dan Ketua Yayasan Bai Mahdi Ratu Rachmatuzakiyah.

Baca Juga:  Indonesia Ekspor Sarang Burung Walet ke Tiongkok

Yandri mengapresiasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) atas program kemaslahatan melalui pembangunan asrama santri. Diharapkan dengan adanya tambahan asrama, Ponpes dapat lebih berdaya memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sebagai Anggota DPR yang berasal dari Dapil Banten II meliputi Kota dan Kabupaten Serang serta Kota Cilegon, saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas program kemaslahatan dari BPKH yaitu pembangunan asrama santri Ponpes Bai Mahdi. Dengan adanya tambahan asrama maka daya tampung santri dan santriwati di Ponpes yang berlokasi di wilayah kabupaten serang akan bertambah banyak. Sehingga masyarakat sekitar dapat lebih banyak mengirimkan putra putrinya untuk menimba ilmu di Ponpes ini”, ujar yandri

Dalam kesempatan ini Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menyampaikan pentingnya kemandirian ekonomi pondok pesantren. Yandri mengusulkan perlu adanya pelatihan manajemen pengelolaan pesantren dan peningkatan kualitas sdm tenaga pendidik di lingkungan pesantren. Sehingga selain bantuan fisik namun diberikan juga pelatihan softskill kepada pengurus ponpes.

Baca Juga:  Ketua MPR RI: Arsip Konstitusi Rekam Jejak Perjalanan Indonesia Membangun Negara

“Ke depan kami harapkan adanya bantuan pelatihan kepada para pengurus ponpes sehingga pengelolaan ponpes bisa berkelanjutan, tidak hanya bergantung pada satu dua orang. Selain berupa bantuan pembangunan fisik kami harapkan ke depannya juga bantuan berupa pelatihan-pelatihan kepada pengurus dan guru Ponpes. Sehingga pengurus bisa mengoptimalkan semua sumber daya yang ada”, ujar yandri.

“Yang tidak kalah penting adalah mewujudkan kemandirian ekonomi di pesantren. Seperti di Ponpes Bai Mahdi, mulai tahun ini hanya menerima santri yang mondok jadi tidak adalagi santri yang pulang hari. Sehingga kebutuhan makan santri, cuci pakaian santri serta kebutuhan lainnya dapat dioptimalkan untuk kemandirian ekonomi pondok”, tambah yandri.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei
Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik
Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia
Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK
Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir
Porprov 2026, FORKI Lampura Optimis Borong 17 Emas
Meski Ada Propaganda Musuh, Iran Sebut Sembako nya Aman
Waketum Golkar Minta Publik Melihat Secara Proposional dan Faktual Polemik Misbakhun 

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:15 WIB

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei

Minggu, 20 September 2026 - 23:00 WIB

Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik

Minggu, 20 September 2026 - 22:36 WIB

Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 19:39 WIB

Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK

Minggu, 20 September 2026 - 19:12 WIB

Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir

Berita Terbaru

Para seniman tampil dalam sebuah pertunjukan budaya untuk memperingati 35 tahun hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Brunei di Bandar Seri Begawan, Brunei, pada 18 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:15 WIB

Tangkapan layar dari sebuah video pada 6 Maret 2024 ini memperlihatkan juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, sedang menyampaikan pernyataan di Sanaa, Yaman. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:00 WIB

#indonesiaswasembada

Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:36 WIB

Kemenhut Raja Juli dan Gubernur Lampung di TNWK [KLp]

#indonesiaswasembada

Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:39 WIB

Asap membubung tinggi setelah sejumlah ledakan terdengar di pusat kota Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:12 WIB