Wagub Jihan Nurlela Tinjau Calon Rumah Sakit Hewan Provinsi Lampung

Senin, 29 Juni 2026 | 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Jihan Nurlela Tinjau Calon Rumah Sakit Hewan Provinsi Lampung, Lakukan Percepatan Operasional untuk Memperkuat Pelayanan Veteriner yang Modern, Terintegrasi dan Mudah Diakses Masyarakat

Wagub Jihan Nurlela Tinjau Calon Rumah Sakit Hewan Provinsi Lampung, Lakukan Percepatan Operasional untuk Memperkuat Pelayanan Veteriner yang Modern, Terintegrasi dan Mudah Diakses Masyarakat

BANDARLAMPUNG —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau percepatan operasional
calon Rumah Sakit Hewan Provinsi Lampung di Bandarlampung, Senin (29/6/2026).

Rumah Sakit Hewan tersebut dibangun untuk memperkuat pelayanan veteriner yang semakin modern, terintegrasi, dan mudah diakses masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Jihan memastikan seluruh persiapan administrasi dan layanan terus dimatangkan agar rumah sakit hewan itu dapat mulai beroperasi secara penuh dalam waktu dekat.

Ia mengatakan bahwa secara fisik dan fasilitas, rumah sakit hewan telah siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Saat ini, penyelesaian administrasi menjadi tahapan akhir sebelum layanan dibuka secara penuh.

“Hari ini kita melakukan peninjauan Rumah Sakit Hewan Provinsi Lampung yang insyaallah dalam dua minggu akan secara penuh melayani masyarakat. Tentunya administrasi harus berjalan 100 persen sebagaimana mestinya, dan insyaallah dua minggu lagi sudah selesai,” ujarnya.

Wagub Jihan berpendapat kehadiran Rumah Sakit Hewan Provinsi Lampung bukan hanya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan hewan, tetapi juga diharapkan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat mendukung pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa kesehatan hewan memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan masyarakat melalui konsep One Health, yaitu pendekatan yang memandang kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sebagai satu kesatuan.

Baca Juga:  Api TNWK Padam, Muncul di Tol Bakter, Palangka Ditingkatkan

“Menjaga kesehatan hewan bukan semata-mata agar hewannya sehat, tetapi juga untuk mencegah penyebaran parasit, penyakit zoonosis, dan berbagai penyakit lain yang berpotensi menular kepada manusia. Jadi, kita membangun ekosistem kesehatan secara menyeluruh melalui pendekatan One Health,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Lili Mawarti menjelaskan bahwa rumah sakit hewan merupakan salah satu unit pelayanan yang selama ini berada di bawah UPTD Balai Pelayanan Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) dan Laboratorium Pakan.

Saat ini, pihaknya tengah mengusulkan pemisahan kelembagaan menjadi dua UPTD, yakni UPTD Rumah Sakit Hewan dan Laboratorium Keswan Kesmavet serta UPTD Pemeriksaan dan Pengujian Pakan.

Menurut Lili, pembentukan UPTD pengujian pakan menjadi langkah strategis karena Provinsi Lampung memiliki lima pabrik pakan yang selama ini masih harus melakukan pengujian di luar daerah.

“Apabila UPTD pengujian pakan kita sudah bersertifikat, insyaallah akan memberikan tambahan Pendapatan Asli Daerah. Begitu juga dengan Rumah Sakit Hewan ini, kami berharap dapat segera berdiri sebagai UPTD yang mandiri,” ujarnya.

Baca Juga:  AMPB Bantah Batal Aksi Demo 27 Agustus Besok

Lili mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap layanan rumah sakit hewan cukup tinggi.

Bahkan, saat peninjauan berlangsung, masyarakat menyampaikan harapan agar ke depan tersedia fasilitas rawat inap bagi hewan yang menjalani perawatan intensif.

Saat ini, layanan yang telah tersedia meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan, vaksinasi, tindakan operasi, sterilisasi, penjahitan luka, hingga pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Namun, fasilitas rawat inap masih dalam tahap perencanaan sehingga pasien hewan yang selesai menjalani tindakan medis masih harus dibawa pulang oleh pemiliknya.

Sebagai solusi sementara, tenaga medis memberikan pendampingan perawatan lanjutan secara daring melalui video call, terutama bagi pemilik hewan yang memerlukan bimbingan dalam mengganti perban maupun memantau proses pemulihan hewan peliharaannya.

Dengan penyelesaian seluruh aspek administrasi dan kelembagaan yang tengah diproses, Wagub Jihan berharap Calon Rumah Sakit Hewan Provinsi Lampung dapat segera beroperasi penuh sebagai pusat layanan kesehatan hewan yang modern, sekaligus memperkuat upaya pengendalian penyakit hewan, pencegahan zoonosis, dan peningkatan kualitas pelayanan veteriner di Provinsi Lampung.


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat SDM Kesehatan, Dorong Dokter Baru Unila Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah
Komisi V DPR Kawal Modifikasi Cuaca Penanganan Karhutla Di Kalimantan Dan Sumatera
Sektor Perkebunan Jadi Penopang Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Produksi hingga Hilirisasi
Modus Cari Rongsokan, Pria Asal Tuba Ini Diringkus Polisi Karena Curi Motor Warga
Tahan Aliran Sampah Sungai, KKN 49 UIN RIL Pasang Trash Barrier di Teluk Betung
Tingkatkan Kebugaran dan Edukasi Pengendalian Asma, KKN 94 UIN RIL Gelar Senam Asma Bersama RS Bumi Waras
Olah Sampah Plastik Jadi Fasilitas Wisata, KKN 32 UIN RIL Resmikan Karya Ecobrick di Pantai Kunyit
Tiongkok dan Mesir: Teladan Dialog Antarperadaban

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Kesehatan, Dorong Dokter Baru Unila Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Komisi V DPR Kawal Modifikasi Cuaca Penanganan Karhutla Di Kalimantan Dan Sumatera

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Sektor Perkebunan Jadi Penopang Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Produksi hingga Hilirisasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Modus Cari Rongsokan, Pria Asal Tuba Ini Diringkus Polisi Karena Curi Motor Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Tahan Aliran Sampah Sungai, KKN 49 UIN RIL Pasang Trash Barrier di Teluk Betung

Berita Terbaru