Api TNWK Padam, Muncul di Tol Bakter, Palangka Ditingkatkan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumen Pemadaman yang dilakukan petugas  gabungan terus dilakukan. [sony]

Dokumen Pemadaman yang dilakukan petugas gabungan terus dilakukan. [sony]

LAMPUNG-Dikabarkan kebakaran yang melalap ratusan ha di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Alhamdulillah padam. Meski demikian, petugas konon masih terus siaga.

Demikian diperoleh indormasi resmi dari pemerintah Pemprov Lampung melalui Kominfotik Lampung. Meski demikian, sepanjang pandangan dan pengamatan lintaslampung Minggu (23/8] titik api alias kebakaran hutan di beberapa titik di lintasan Tol Bakauheni Terbanggi muncul serius.

Selain bekas bakaran yang terlihat. Dalam pandangan redaksi dari Km 98-190, bekas kebakaran dan masih memperlihatkan asapnya masih cukup banyak. Seperti di Km 181 dan 185. Sekitar Pukul 13.00-14.00 WIB saat tim mengambil langkah kembali ke Bandarlampung muncul kebakaran yang cukup serius.

Baca Juga:  Gubernur Mirza: KDKMP Jadi Penggerak Hilirisasi

Meski ditangani oleh petugas, potensi kebakaran disepanjang jalur istimewa bagi pengendara Lintas Sumatera ini memang masih sangat dikhawatikrna. Akibat sulutan puntung rokok saja, akan sangat mungkin terjadi kebakaran yang serius.

Kebakaran Palangka

Terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat bertambahnya titik api baru dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya pada Sabtu (22/8). Selain lokasi lanjutan dari hari sebelumnya, tim di lapangan menemukan sejumlah titik api baru yang tersebar di beberapa wilayah kota tersebut.

Baca Juga:  Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Operasi pemadaman karhutla di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah itu terus ditingkatkan pada musim kemarau 2026 menyusul ratusan titik api dan meluasnya lahan yang terbakar di sejumlah kecamatan. Melalui Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, pemerintah pusat juga telah menurunkan bantuan armada udara dan darat guna mempercepat penanggulangan.[]


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase
Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan
Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang
Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran
The Death of Expertise
Pemda Diminta Ciptakan Mesin Pertumbuhan Baru
Entry Meeting BPK Dimulai, Marindo Tegaskan Pemeriksaan untuk Pastikan APBD Tepat Sasaran
Polres Mesuji Gerak Cepat Bagikan Masker Kepada Masyarakat Pasca Erupsi GAK

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:40 WIB

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 September 2026 - 15:12 WIB

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 September 2026 - 15:04 WIB

The Death of Expertise

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 Sep 2026 - 17:40 WIB

#indonesiaswasembada

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 Sep 2026 - 15:52 WIB

#indonesiaswasembada

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 Sep 2026 - 15:31 WIB

PM Israel Benjamin Netanyahu

#indonesiaswasembada

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 Sep 2026 - 15:12 WIB

#indonesiaswasembada

The Death of Expertise

Senin, 7 Sep 2026 - 15:04 WIB