Komisi V DPR Kawal Modifikasi Cuaca Penanganan Karhutla Di Kalimantan Dan Sumatera

Senin, 31 Agustus 2026 | 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI, Sriyanto Saputro memastikan pemerintah terus memproses langkah modifikasi cuaca untuk mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan dan Sumatera. Pelaksanaan modifikasi cuaca dipersiapkan secara intensif agar dapat segera dilakukan apabila kondisi titik api dinilai semakin mendesak.

Sriyanto mengatakan pelaksanaan modifikasi cuaca merupakan bagian dari tugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Karena itu, ia mendorong BMKG untuk terus meningkatkan respons serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi peningkatan Karhutla.

“Kalau terkait dengan modifikasi cuaca ini menjadi tupoksi dari BMKG. Tentunya kita mendorong bagaimana BMKG terus merespons cepat dan berkoordinasi dengan stakeholder yang lain. Kalau sekiranya memang perlu, modifikasi cuaca ini harus kita genjot dan lakukan,” ujar Sriyanto dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut menegaskan Komisi V DPR RI terus mengawasi perkembangan Karhutla di sejumlah daerah. Pemantauan dilakukan untuk memastikan langkah mitigasi dan penanganan dapat berjalan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga:  Hetifah: Kenaikan Biaya Haji 2027 Harus Dibedah Detail

Sriyanto menjelaskan, sebelum melakukan peninjauan di Surabaya, rombongan Komisi V DPR RI juga telah mengunjungi stasiun BMKG di Pontianak, Kalimantan Barat. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pemetaan persebaran titik api serta anomali cuaca di wilayah yang terdampak Karhutla.

Sementara itu, Sudjatmiko mengatakan rencana pelaksanaan modifikasi cuaca di sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa telah masuk dalam perencanaan program pemerintah. Operasi tersebut dipersiapkan antara lain untuk wilayah Kalimantan dan Sumatera.

Ia mengakui bahwa pelaksanaan modifikasi cuaca membutuhkan biaya operasional yang cukup besar. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus direncanakan secara matang, terukur, dan tepat sasaran agar intervensi yang dilakukan dapat memberikan hasil optimal.

“Memang biayanya mahal, ini memang sedang dimasukkan juga dari program pemerintah selain di Kalimantan juga di Sumatera. Tapi memang dalam waktu dua minggu ini akan dicoba sesegera mungkin untuk dilakukan modifikasi cuaca,” urai Sudjatmiko.

Baca Juga:  Hingga Juli 2026, Mobil China Terjual 100.000 Unit di Indonesia

Sudjatmiko menegaskan DPR RI akan terus mengawal proses persiapan hingga pelaksanaan modifikasi cuaca tersebut. Langkah itu diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat penanganan Karhutla di wilayah yang mengalami peningkatan titik api.

Melalui modifikasi cuaca, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah sasaran. Curah hujan tersebut dapat membantu menurunkan suhu dan membasahi lahan, terutama kawasan gambut yang rentan terbakar, sekaligus mendukung upaya pemadaman titik api.

Upaya tersebut juga dinilai penting untuk mencegah meluasnya dampak Karhutla terhadap masyarakat, termasuk risiko penurunan kualitas udara dan gangguan kesehatan akibat paparan asap. Komisi V DPR RI pun memastikan akan terus memantau koordinasi BMKG bersama pemerintah dan instansi terkait agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat dan efektif.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty Efriyani


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

GAK, Pemkab Mesuji Tindak Lanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung
Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS
Direktur Pemberitaan ANTARA Ungkap Harapan Kerja Sama Media Asia-Pasifik
Pastikan Penyaluran 800 Ribu Ton Beras Bapang Tepat Sasaran, Elfianah Bentuk Tim Seluruh Kecamatan
Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi Unila, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan dan SDM Kesehatan
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Provinsi Lampung 2026-2030, Dikukuhkan
Guncang Industri Sinema Indonesia, Dua Siswi MTs Muhammadiyah Bintangi Film ‘Ageman’
Suling Jembatani Pertukaran Budaya Tiongkok-Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:41 WIB

GAK, Pemkab Mesuji Tindak Lanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung

Minggu, 6 September 2026 - 23:32 WIB

Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS

Minggu, 6 September 2026 - 23:26 WIB

Direktur Pemberitaan ANTARA Ungkap Harapan Kerja Sama Media Asia-Pasifik

Minggu, 6 September 2026 - 21:12 WIB

Pastikan Penyaluran 800 Ribu Ton Beras Bapang Tepat Sasaran, Elfianah Bentuk Tim Seluruh Kecamatan

Minggu, 6 September 2026 - 20:45 WIB

Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi Unila, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan dan SDM Kesehatan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

GAK, Pemkab Mesuji Tindak Lanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:41 WIB

#indonesiaswasembada

Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:32 WIB

Virgandhi Prayudantoro, direktur pemberitaan Kantor Berita ANTARA, menyampaikan pidatonya pada Forum Media Asia-Pasifik yang digelar di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Direktur Pemberitaan ANTARA Ungkap Harapan Kerja Sama Media Asia-Pasifik

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:26 WIB