Viral, Fenomena Pilkada Serentak di Lampung #pilihankukotakkosong

Senin, 12 Agustus 2024 | 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Sejumlah wilayah di Lampung diprediksi bakal muncul pemilihan kepala daerah (pilkada) “kotak kosong”. Di mana calon kepala daerah tidak ada lawan politik, atau melawan kotak kosong.

Koordinator #pilihankukotakkosong Lampung, Herwan Acong mengatakan, #pilihankukotakkosong Lampung, gerakan ini sebagai upaya Pilkada di Lampung dan kabupaten/kota sedang tidak sehat. Acong yang juga konten creator ini memaparkan alasan-alasannya mengajak masyarakat menangkan kotak kosong.

“Kotak kosong, partai birahi kekuasaan, adalah ungkapan yang lebih keras dan kritis. Menggambarkan situasi di mana partai politik sangat bernafsu untuk mendapatkan atau mempertahankan kekuasaan, tanpa peduli pada kualitas kandidat atau kepentingan rakyat,” kata Acong, Senin (12/8/2024).

Kata Acong, kotak kosong di sini merujuk pada kondisi pemilu di mana tidak ada pilihan alternatif yang berarti bagi pemilih.

“Sering kali karena hanya ada satu calon yang mencalonkan diri, atau lawan politik sengaja dilemahkan atau dihilangkan,” ungkapnya.

Kemudian lanjut Acong, istilah pilkada kotak kosong adalah “birahi kekuasaan”. Menekankan nafsu yang berlebihan dari partai politik untuk menguasai pemerintahan, sering kali dengan cara-cara yang tidak etis atau manipulatif.

Baca Juga:  7 Fakta Menarik Pelatih Portugal Tersukses dalam Sejarah Sepak Bola

“Ini mencerminkan kritik terhadap partai-partai yang dianggap lebih mementingkan penguasaan kekuasaan daripada melayani rakyat, dan sering kali mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi yang sehat,” paparnya.

Acong memaparkan, pilkada kotak kosong, adalah partai “cari duit”, adalah ungkapan yang kerap digunakan untuk menggambarkan situasi di mana partai politik lebih fokus pada kepentingan finansial daripada tujuan politik atau ideologi.

“Kotak kosong mengacu pada situasi di mana pemilih tidak memiliki pilihan yang bermakna dalam pemilu, mungkin karena calon tunggal atau kurangnya opsi yang dianggap layak,” ujar dia.
Dalam konteks ini kata Acong, partai politik yang terlibat dianggap hanya mencari keuntungan finansial dari proses pemilu tersebut, bukan untuk mengusung perubahan atau mewakili aspirasi rakyat.

“Ungkapan ini mencerminkan ketidakpuasan publik terhadap partai politik yang dianggap lebih mementingkan uang dan kekuasaan daripada melayani kepentingan masyarakat luas,” bebernya.

Yang tak kalah penting kata Acong, pilkada kotak kosong, partai gagal kaderisasi, adalah ungkapan yang mengkritik partai politik karena ketidakmampuannya untuk mengembangkan kader-kader berkualitas yang bisa menjadi calon pemimpin yang layak.

Baca Juga:  BPN Mesuji Lakukan Verval Lapangan dan FGD Calon Sekolah Nasional Terintegrasi 2026

“Kotak kosong” di sini mengacu pada pemilu di mana hanya ada satu calon atau calon yang diusung oleh partai tidak memiliki pesaing berarti, sehingga pemilih tidak memiliki pilihan alternatif,” ucapnya.

Kemudian kata dia, kegagalan kaderisasi berarti partai tersebut tidak berhasil menyiapkan atau mendidik kader-kadernya untuk menjadi pemimpin yang kompeten dan mampu bersaing. Akibatnya, partai tersebut terpaksa mengusung calon yang kurang kuat atau bahkan tidak ada calon sama sekali yang bisa bersaing, sehingga menciptakan situasi kotak kosong.

“Kritik ini mencerminkan pandangan bahwa partai politik seharusnya bertanggung jawab untuk terus menerus mengembangkan kader-kader baru yang siap mengambil peran kepemimpinan, bukan hanya mengandalkan figur-figur tertentu atau mencari jalan pintas dalam pemilu,” ungkap dia. ##


Penulis : Melly


Editor : Ahmad


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum
AKBP Muhammad Firdaus Pimpin Langsung Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Mesuji
Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Lampung Intensifkan Distribusi Bahan Pangan Murah
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bertemu CEO TransNusa Dato Bernard Dorong Penerbangan Lampung-Kuala Lumpur guna Tingkatkan Wisata
Pertumbuhan Ekonomi Lampung
Hadiri Pembinaan Kelembagaan PAUD, Bupati Ayu Kukuhkan Bunda PAUD  4 Kecamatan
Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif
Kwarda Pramuka Lampung Pancangkan Niat “Solid Bergerak, Nyata Berdampak”

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:49 WIB

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:46 WIB

AKBP Muhammad Firdaus Pimpin Langsung Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Mesuji

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Lampung Intensifkan Distribusi Bahan Pangan Murah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:52 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bertemu CEO TransNusa Dato Bernard Dorong Penerbangan Lampung-Kuala Lumpur guna Tingkatkan Wisata

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:49 WIB

#indonesiaswasembada

Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:30 WIB