Ulama Dukung Puan Maju Pilpres, Pengamat: Bukti Dekat dengan Tokoh Agama

Minggu, 28 Agustus 2022 | 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Dukungan ulama kharismatik Tuan Guru Turmudzi Badarudin, pengasuh Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada Puan Maharani untuk maju di Pilpres 2024 menepis stigma negatif yang mempertentangkan antara golongan nasionalis dengan Islam.

Pengamat Komunikasi Politik dari Indonesia Political Opinion (IPO) Catur Nugroho menilai, dukungan dari Tuan Guru Turmudzi Badarudin tersebut menjadi bukti jika Puan berhasil merengkuh dukungan dari kelompok religius (Islam).

Dikatakannya, selama ini ada kelompok yang memisahkan bahkan mempertentangkan golongan nasionalis dengan golongan Islam. “Padahal jika kita melihat sejarah berdirinya republik ini, tak lepas dari perjuangan bersama para tokoh nasionalis dan tokoh Islam,” ujarnya, Sabtu (27/8)

“Saya melihat Puan Maharani berusaha untuk melepaskan stigma negatif yang dimunculkan selama ini, bahwa tokoh nasionalis tidak dekat dengan tokoh-tokoh Islam,” sambungnya.

Untuk semakin menguatkan kedekatan Puan dengan para ulama tersebut, Catur menyarankan diikuti dengan berbagai kegiatan kolaboratif, terutama dalam program pemberdayaan masyarakat dan pesantren.

“Hal ini tentu saja bagus bagi Puan sebagai Ketua DPR sekaligus pengurus PDIP, apalagi jika diikuti dengan kegiatan-kegiatan kolaborasi antara partai dengan tokoh-tokoh agama untuk pemberdayaan masyarakat, pesantren, terutama perempuan,” katanya.

Baca Juga:  Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029

Selain itu, PDIP juga didorongnya semakin mengaktifkan lembaga Baitul Muslimin Indonesia, agar kolaborasi itu semakin melembaga.

Untuk diketahui, Ketua DPR Puan Maharani bersilaturahmi dengan ulama kharismatik Tuan Guru Turmudzi Badarudin di Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu, Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam pertemuan tersebut, Puan mendapat dukungan dari Tuan Guru Turmudzi untuk maju di Pilpres 2024.

“Saya datang bersilaturahmi dengan Tuan Guru Turmuzi selain melanjutkan tradisi hubungan baik dengan para ulama yang diajarkan kakek saya Bung Karno, juga menyambung silaturahmi Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Puan tentang kunjungannya ke pesantren Qomarul Huda, Sabtu (27/8/2022).

“Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu ini memiliki sejarah besar dalam moderasi Islam dan demokrasi Indonesia. Di tempat inilah dulu pernah digelar Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdlatul Ulama di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 17-20 November 1997. Salah satu rekomendasi Munas tersebut adalah tentang kedudukan perempuan dalam Islam,’’ sambungnya.

Dalam pertemuan itu, Tuan Guru Turmudzi Badarudin yang mengenakan sorban, peci, dan baju serba putih menjelaskan kembali peran pondok pesantren yang dipimpinnya dalam menyelenggarakan Munas yang sangat monumental itu.

“Munas alim ulama itu seperti mengakhiri debat panjang tentang kepemimpinan perempuan dalam Islam. Munas itu mengafirmasi keseteraan antara laki-laki dan perempuan dalam Islam, juga mengakui kelebihan-kelebihan tertentu pada diri perempuan saat menjadi pemimpin,’’ jelas Tuan Guru Turmudzi.

Baca Juga:  Kapolres Mesuji Pastikan Pelayanan Arus Balik Lancar

Dalam pertemuan yang dihadiri Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah itu, Tuan Guru Turmudzi memberikan poin-poin penting tentang bagaimana relasi agama dan negara, terutama bagaimana peranan dan kedudukan kepemimpinan perempuan menurut sudut pandang Islam.

Kepemimpinan perempuan dalam Islam memang pernah menjadi perbincangan hangat di Indonesia. Ada pro dan kontra di dalamnya.

Padahal, dalam Al Quran telah jelas menyebutkan betapa besar peran perempuan sebagai pemimpin, misalnya disebutkan dalam QS al-Naml/27: 23. Tuan Guru Turmudzi mengutip firman Allah SWT.

“Sesungguhnya aku mendapati ada seorang perempuan yang memerintah mereka. Dia dianugerahi segala sesuatu dan mempunyai singgasana yang besar,” tuturnya.

Di akhir pertemuan, Tuan Guru Turmuzi mendukung dan mendoakan Puan agar memperoleh kepercayaan rakyat dalam Pilpres 2024 dan mendapat ridha Allah SWT untuk menjadi Presiden Republik Indonesia.

Tuan Guru Turmudzi juga memberikan sebuah hadiah sebuah kerudung berwarna merah yang ia kalungkan langsung ke Puan. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Lampung Siapkan Listrik dari 1.000 Ton Sampah per Hari, Lampung Selatan Jadi Kunci Proyek PSEL Regional
Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan di Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai Targetkan Kemantapan Jalan Provinsi Capai 97,82 persen
WFH di Kemenimipas Tetap Prioritaskan Produktivitas dan Layanan Digital Optimal
Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu*
Kunker Komisi VI DPR RI di Lampung, Gubernur Tekankan Pemerataan Ekonomi Berbasis Digital
Antusiasme Generasi Muda Menggema di Pembukaan LCC Empat Pilar MPR RI di Jateng, MPR RI Bawa Semangat dan Penguatan Nilai Kebangsaan
Lewat Musda, Afriadi Resmi Nahkodai PDPM Mesuji
Polres Mesuji Ungkap Tindak Pidana Penimbunan BBM Bersubsidi, Sebanyak 4,2 Ton Solar Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 07:27 WIB

Lampung Siapkan Listrik dari 1.000 Ton Sampah per Hari, Lampung Selatan Jadi Kunci Proyek PSEL Regional

Minggu, 12 April 2026 - 07:24 WIB

Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan di Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai Targetkan Kemantapan Jalan Provinsi Capai 97,82 persen

Minggu, 12 April 2026 - 07:21 WIB

WFH di Kemenimipas Tetap Prioritaskan Produktivitas dan Layanan Digital Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 07:18 WIB

Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu*

Minggu, 12 April 2026 - 07:15 WIB

Kunker Komisi VI DPR RI di Lampung, Gubernur Tekankan Pemerataan Ekonomi Berbasis Digital

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu*

Minggu, 12 Apr 2026 - 07:18 WIB