UIN Raden Intan Lampung – TSU Rusia Tindak Lanjut Program Kolaborasi Riset Bidang Sains, Kesehatan, dan Halal

Kamis, 6 November 2025 | 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Kerja sama antara Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung dan Tomsk State University (TSU) Rusia kembali berlanjut dengan langkah nyata.

Delegasi dari TSU melakukan kunjungan ke Indonesia, termasuk ke kampus hijau UIN RIL pada 2–10 November 2025, dalam rangka menindaklanjuti berbagai program riset bersama yang telah disepakati sebelumnya.

Delegasi TSU terdiri dari Prof. Artyom Rykun selaku Vice Rector for International Affairs, Alexandra Naletova sebagai Deputy Head of the International Division, serta peneliti yaitu Chzhou Valeriia dan Rakina Militsa.

Sebelum tiba di UIN RIL, Prof Artyom Rykun didampingi didampingi langsung oleh Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. telah lebih dulu bertemu dengan Direktur PTKI Kementerian Agama, Prof. Sahiron, pada 3 November 2025. Pertemuan itu membahas peluang perluasan kolaborasi akademik antara TSU dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia.

Pertemuan di UIN RIL pada Selasa (4/11) disambut hangat oleh Rektor Prof Wan beserta jajaran pimpinan universitas.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi TSU ke kampus UIN Raden Intan Lampung. Dengan kepiawaiannya menyambut dalam bahasa Rusia, Ia mengatakan bahwa pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan kolaborasi pendidikan, riset, dan inovasi antara kedua universitas.

“Kami berharap kerja sama ini akan melahirkan berbagai inovasi, terutama dalam bidang halal science dan riset biocide berbasis teknologi,” ujarnya.
Prof. Wan Jamaluddin menambahkan, UIN Raden Intan sebagai salah satu PTKIN terkemuka terus berkomitmen menguatkan tridarma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi yang berdampak langsung.

“Kami yakin, kolaborasi dengan TSU Rusia akan memberikan manfaat yang luas, tidak hanya di bidang akademik, tapi juga bagi masyarakat,” katanya.
Rektor juga menyinggung hasil pertemuan bersama Prof. Rykun dan Prof. Sahiron di Kementerian Agama sehari sebelumnya. Menurutnya, pihak Kemenag sangat mendukung penguatan hubungan antara universitas, bukan hanya antara UIN RIL dan TSU, tetapi juga antara TSU dengan PTKI lainnya di Indonesia.

Baca Juga:  Dasco pimpin Rapat DPR Dan Pemerintah Bahas Stabilitas Fiskal Dan Moneter

Sementara itu, Prof. Artyom Rykun menyampaikan rasa senang bisa kembali menjejakkan kaki di kampus hijau UIN Raden Intan Lampung. “Ini adalah kunjungan ketiga saya ke sini. Kami datang untuk menindaklanjuti kesepakatan riset bersama, khususnya terkait riset halal dan biocide,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penelitian bersama ini berfokus pada dua bidang utama, yaitu riset terkait standar halal dan analisis pascaproduksi terhadap produk-produk seperti makanan, kosmetik, hingga bahan industri seperti kulit dan sepatu, serta riset pengembangan cat biosidal yang dikembangkan TSU bersama mitra industri di Rusia dan kini akan diuji di lingkungan tropis Indonesia, termasuk untuk sektor medis seperti rumah sakit.

Dalam kesempatan itu, Prof. Rykun juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama dan UIN RIL atas dukungan serta kerja sama yang terus berjalan baik. Ia berharap seluruh program riset yang disusun dapat berjalan lancar sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh perwakilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung, para dekan, kepala bagian, kepala subbagian, tim biocide dan tim halal UIN RIL, Kepala Pusat Kajian Layanan Halal, perwakilan Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat UIN RIL, serta sejumlah dosen Fakultas Sains dan Teknologi.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D., memaparkan beberapa tindak lanjut yang telah disepakati antara UIN RIL dan TSU.
Ia menjelaskan bahwa kedua pihak akan memulai serangkaian kegiatan riset dan pengujian mulai awal November ini. Salah satunya adalah uji coba cat biosidal di Klinik Pratama UIN RIL dengan luas area 100 meter persegi. Cat ini berfungsi membasmi pertumbuhan bakteri, jamur, dan lumut, dan akan diuji pada ruang UGD klinik tersebut. Bahan uji telah dibawa langsung dari TSU Rusia dan akan dipantau oleh pihak universitas.

Baca Juga:  Purnama Wulan Sari Mirza Dukung Gerakan Sejuta Vaksin HPV, Dorong Perempuan Peduli Kesehatan

Selain itu, Prof. Rykun dari TSU sebagai salah satu narasumber pada konferensi internasional Fakultas Saintek The 1st International Conference on Halal, Science, Technology, and Innovation (IC-HaSTI) pada 5 November 2025.

Bentuk kerja sama lainnya adalah pendampingan laboratorium halal yang mencakup pengujian PCR untuk ekstraksi DNA serta pelatihan penggunaan berbagai metode uji halal, seperti kromatografi, spektroskopi, DNA barcoding, dan metasequencing.

Di bidang maritim, akan dilakukan pengujian cat anti-fouling berbasis nanomaterial pada kapal, dengan menanamkan pelat berlapis cat biosidal di beberapa titik pantai Tiska pada kedalaman 20 meter selama 30 hari. Uji coba ini diharapkan dapat menunjukkan efektivitas cat biosidal di lingkungan tropis.

Sementara itu, kolaborasi di bidang medis dilakukan dengan uji coba perban berbahan dasar nanomaterial biosidal. Perban ini dikembangkan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya seperti bakteri dan jamur, serta berfungsi mencegah infeksi pada luka melalui bahan antimikroba yang direkatkan langsung pada lapisan perban. Rencananya akan diuji coba bersama RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung.

“Lima tindak lanjut ini mulai dilaksanakan hari ini hingga beberapa hari mendatang. Kami berharap seluruh kegiatan berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi kedua universitas,” ujar Prof. Andi.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Polres Mesuji Sabet Juara II Penyerapan Jagung Bulog Terbaik Se-Polda Lampung
Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global
Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri
AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas
Bina Dalang Muda, Dinas Kebudayaan Yogyakarta Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2026
Mahasiswa Indonesia Apresiasi Upaya Pelestarian Warisan Budaya China
LiuGong Mulai Bangun Pabrik Alat Berat di Karawang, Jawa Barat
Universal Studios Beijing akan Jadi Tuan Rumah Obstacle World Championships UIPM 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Polres Mesuji Sabet Juara II Penyerapan Jagung Bulog Terbaik Se-Polda Lampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:27 WIB

Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:58 WIB

Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:58 WIB

AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:34 WIB

Bina Dalang Muda, Dinas Kebudayaan Yogyakarta Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2026

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:27 WIB

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]

#indonesiaswasembada

Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:58 WIB

#indonesiaswasembada

AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:58 WIB