Tragedi Pengeroyokan di Kota Metro, Diduga Ada Dendam Dari Pelaku

Rabu, 23 Oktober 2024 | 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesampainya SMP 4, almarhum Imam ditemukan dengan sejumlah luka.

“Kaka saya jatuh, karena udah gak kuat lagi. Geletak di pinggir jalan, seperti yang di video yang viral itu. Lalu ada mobil bak lalu dibawa orang-orang ke rumah sakit. Handphone almarhum kakak saya juga sampe hilang. Padahal handphonenya di kantong sebelum kejadian,” ucap Putri.

Anwar kerabat almarhum Imam, mengatakan bahwa dirinya ditelpon oleh korban Imam saat kejadian. Pun menceritakan kejadian malam nahas tersebut persis dengan cerita Putri.

“Tapi sebelumnya memang sempat dirampas handphone saya sama orang-orang rombongan mereka. Namun, saya ambil lagi handphone saya, terus saya lari pergi bawa motor dan enggak kekejer sama mereka,” jelasnya.

Saksi mata saat itu, inisial H, menerangkan bahwa saat memasak dagangannya, melihat dengan jelas Putri telah dikelilingi banyak orang, lalu dikeroyok dengan perempuan dan laki-laki.

Baca Juga:  Membesuk Tahanan Izin Kejati? Haris Munandar: Mohon Dicabut

“Saya lagi masak. Jadinya liat si Putri ini, dirubungin orang rame. Mata saya kurang fokus. Soalnya saya fokus ke putri itu aja. Karena dia keroyok laki sama perempuan juga rame, dipukulin Putri itu,” cerita dia.

Tak hanya itu, dia juga melihat kakak dari Rio tersebut menyiapkan sebilah pisau dari dalam mobilnya.

“Terus saya liat kakaknya Rio ini ngeluarin laduk (pisau) dari dalam mobil. Almarhum ini masih ngobrol sama si Putri. Saya enggak denger apa yang diobrolin. Terus almarhum ini lari, dikejar sama rombongan mobil dan motor, ada juga yang lari ngejar,” papar dia.

“Lalu pas polisi olah TKP, saya melihat pecah-pecahan botol, lalu darah bercecer di pertigaan masjid itu. Saya kira almarhum berhasil kabur, enggak lama saya dapat kabar almarhum udah enggak ada,” ucapnya.

Baca Juga:  Rial Kalbadi: Cek Rutin Mobil Damkar

Mewakili keluarga korban, Ayah almarhum Imam Ardiansyah berharap, semua pelaku yang terlibat pengeroyokan tersebut dapat ditangkap dan diadili dengan hukuman setimpal.

“Kami pihak keluarga menuntut para pelaku pengeroyokan, pembunuhan itu, dapat dituntut dengan pasal pengeroyokan, pembunuhan berencana. Tolong para penegak hukum peduli dengan rasa sakit yang kami alami, bagaimana jika hal ini terjadi pada anda-anda semua,” tegas Hermansyah TR, kepada media.


Penulis : Ahmad


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Metro

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Proyek Breakwater BBWS Tinggalkan Masalah, Aparat Diminta Periksa Dokumen Proyek
Kemenkum Beberkan Dasar Hukum Pemblokiran Akses SABH PT Pakerin
KPK Kembalikan Hasil Tindak Korupsi Senilai 1,5 T Selama Tahun 2025 Ke Negara 
Rial Kalbadi: Cek Rutin Mobil Damkar
Kodam XXI Radin Inten Gelar Salat Gaib, Doakan Korban Longsor Cisarua
Meski Belum Launching, RSUD Ratu Tara Mesuji Siap Layani Masyarakat
Miliki Senpira, Warga OKI Ditangkap Satreskrim Polres Mesuji
Sekdaprov Marindo Kurniawan Pimpin Rapat Persiapan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:27 WIB

Proyek Breakwater BBWS Tinggalkan Masalah, Aparat Diminta Periksa Dokumen Proyek

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:47 WIB

Kemenkum Beberkan Dasar Hukum Pemblokiran Akses SABH PT Pakerin

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:44 WIB

KPK Kembalikan Hasil Tindak Korupsi Senilai 1,5 T Selama Tahun 2025 Ke Negara 

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:13 WIB

Rial Kalbadi: Cek Rutin Mobil Damkar

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:08 WIB

Kodam XXI Radin Inten Gelar Salat Gaib, Doakan Korban Longsor Cisarua

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti

Jumat, 30 Jan 2026 - 06:13 WIB

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji Rutin Gelar Patroli Malam

Jumat, 30 Jan 2026 - 06:06 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Matangkan Proyek Bioethanol Guna Mendukung Kemandirian Energi

Kamis, 29 Jan 2026 - 23:12 WIB