Tips Olah Kentang Agar Hasil Kroket Tidak Pecah

Minggu, 25 Desember 2022 | 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

Kroket merupakan camilan dari kentang yang diisi dengan berbagai macam bahan. Cara membuat kroket sebenarnya mudah, hanya saja perlu memperhatikan beberapa hal agar kulitnya tidak pecah.

Kulit kroket yang berasal dari kentang dikukus kemudian ditumbuk halus ini bisa pecah dan membuat hasilnya lembek, jika salah salah dikutip kompas.com.

Oleh karena itu, dilansir dari majalah Saji / ED 341 NOV 2015 terbitan PT Gramedia Pustaka Utama, ada beberapa tips mengolah kentang agar hasil dari kroket tidak mudah pecah.

1. Gunakan kentang tes

Pada majalah tersebut menyebutkan untuk menggunakan kentang tes karena kadar airnya tidak banyak. Penggunaan jenis kentang tersebut untuk menghindari hasil dari kroket menjadi lembek.

Baca Juga:  Lampung Perkuat Hilirisasi Produk Petani dan Akses Pasar Internasional

2. Kukus kentang bersama kulitnya

Masak kentang dengan cara dikukus hingga matang dan empuk. Kukus dengan kulitnya agar kentang tidak menyerap air saat pengukusan.

3. Cara haluskan kentang untuk kroket

Ada cara menghaluskan kentang untuk kroket yaitu tumbuk saat masih panas. Haluskan kentang untuk krotek bisa dengan menggunakan garpu.

Hindari menggunakan gilingan daging, karena pati kentang akan keluar dan menghilang sehingga kesedapannya berkurang.

4. Gunakan tepung terigu

Baca Juga:  Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika....

Tambahkan tepung terigu ke dalam kentang yang sudah ditumbuk. Perbandingannya 1 kilogram kentang dengan 1 sendok makan tepung terigu.

Jangan terlalu banyak menggunakan tepung terigu karena bisa membuat aroma kentang menghilang.

5. Goreng kentang

Ditambahkan dari buku “Buku Seri Wirausaha Kuliner – Berbisnis Ayam Goreng ala KFC (Ayam Kremes,Ayam Tulang Lunak, & Aneka)” (2013) oleh Team Dapur Lezat penerbit PT Pertiwi Mediasindo.

Sebaiknya mengolah kentang dengan cara digoreng karena tidak membuat kroket mudah pecah. Selain itu, kentang goreng mudah dihaluskan dan hasilnya tidak bergerindil.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk
Panda Eratkan Hubungan Tiongkok-Indonesia
Delegasi Pemuda Indonesia Rasakan Warisan Takbenda di Shanxi
Kukuhkan 3 Pengurus Korpri Daerah, Sekdaprov Marindo Tegaskan Kesiapan Lampung Jadi Tuan Rumah Pornas 2027
Pemimpin Demokrat di Senat AS akan Akhiri Perang dengan Iran
UU SDI Harus Hentikan Tumpang Tindih Data
Sungai Berbusa dan Bau, Warga Bernung Keluhkan Limbah Ayam

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:29 WIB

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk

Kamis, 5 November 2026 - 22:01 WIB

Panda Eratkan Hubungan Tiongkok-Indonesia

Kamis, 5 November 2026 - 20:50 WIB

Delegasi Pemuda Indonesia Rasakan Warisan Takbenda di Shanxi

Kamis, 5 November 2026 - 19:20 WIB

Kukuhkan 3 Pengurus Korpri Daerah, Sekdaprov Marindo Tegaskan Kesiapan Lampung Jadi Tuan Rumah Pornas 2027

Berita Terbaru

Berita Utama

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 6 Nov 2026 - 10:29 WIB

Managing Partner International Business RSM China (kiri) dan Chief Strategy Officer sekaligus Senior Partner RSM Indonesia Angela Indirawati Simatupang (kanan) menandatangani nota kesepahaman pembentukan China Desk di RSM Indonesia di Xi'an, Tiongkok, pada 3 November 2026. (RSM Indonesia/Xinhua)

Berita Utama

RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:05 WIB

Jansen Manansang (ketiga dari kiri), pendiri Taman Safari Indonesia Group, menjadi pembicara dalam subforum Konferensi Mitra Panda Global (Global Panda Partners Conference) pada 3 November 2026.

Berita Utama

Panda Eratkan Hubungan Tiongkok-Indonesia

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:01 WIB

Delegasi pemuda Indonesia menjajal pembuatan tembikar di Desa Liujiaobao, Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, pada 29 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Delegasi Pemuda Indonesia Rasakan Warisan Takbenda di Shanxi

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:50 WIB