Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Dekranasda dan Koperindag Mesuji Gelar Pelatihan Sulam Ulat dan Tapis

Jumat, 1 Desember 2023 | 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Nara J Afkar 

MESUJI – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mesuji, bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten setempat, menggelar Pelatihan Kreasi Sulam Ulat dan Tapis. Kegiatan yang digelar di hotel Grand Praba Kota Bandar Lampung ini, dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 29 november hingga 1 desember 2023.

Kegiatan yang diikuti oleh 28 peserta ini, bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta membantu para pengerajin ini agar dapat menjadi wirausaha yang kuat dan profesional.

Ketua Dekranasda Kabupaten Mesuji Pori Karlia Sulpakar mengatakan, pihaknya akan terus berupaya melakukan terobosan kepada para pengerajin Sulam Ulat dan Tapis agar kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat melalui pengembangan kerajinan Sulam Ulat khas Mesuji.

Baca Juga:  Dokumen PAW Wakil Bupati Way Kanan Diserahkan

“Dekranasda saat ini terus melakukan pengembangan potensi pengerajin Sulam Ulat di Mesuji. Kedepan kami yakin para pengerajin ini akan mampu mengenalkan hasil kerajinan mereka di Provinsi Lampung bahkan tingkat Nasional,” ujar Pori Karlia Sulpakar, Jumat (1/12/23).

Pori Karlia juga menambahkan, kegiatan ini tidak hanya seremonial saja, namun setelah ini, bagi peserta akan terus dibina hingga nantinya mereka mampu memproduksi secara mandiri serta memasarkan hasil karya nya ke masyarakat luas.

“Kami berharap nantinya para pengerajin ini dapat memproduksi produk-produk kerajinan Sulam Ulat yang kreatif, inovatif dan berkualitas dengan menonjolkan budaya lokal yang menjadi ciri khas produk unggulan kabupaten Mesuji,” tambahnya.

Baca Juga:  Seluruh Bhabinkamtibmas Bagi Bendera ke Masyarakat

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Mesuji Sunardi Nyerupa menyebut, fihaknya akan memfasilitasi para pengerajin Sulam Ulat ini agar dapat mengenalkan hasil kerajinan mereka di pasaran, baik di kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Nasional maupun Internasional.

“Kita juga terus berupaya memberikan bimbingan teknis terhadap para pelaku usaha termasuk pengerajin Sulam Ulat ini dalam memasarkan produk kerajinannya di era digitalisasi dan sistem online,” pungkasnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan
SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS
Anak-Anak Gaza Berenang, Temukan Kebahagiaan Akibat Perang
Pemuda Indonesia Rasakan Pesona Budaya Tiongkok di Ningxia
Klaim Trump Hormuz Bebas Ranjau, JMIC: Masih Ada

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:07 WIB

SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB

Akuaponik Galon Bekas untuk budidaya Lele dan Kangkung [DE]

#indonesiaswasembada

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:33 WIB

Perbaikan Lingkungan Dengan Cara Tanam Tanaman Berbuah [DE]

#indonesiaswasembada

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:24 WIB

Ilustrasi kebakaran Pakistan [AI]

#indonesiaswasembada

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:19 WIB