Tiga Dosa Besar Dunia Pendidikan ala Serka Matrawi dan Sertu Bagus

Kamis, 6 Juni 2024 | 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEDIKITNYA ada tiga dosa besarp jika ini terjadi di dunia pendidikan. Apakah itu? Simak penjelasan Serka Matrawi dan Sertu Bagus Apriyanto.

Tugas utama Babinsa adalah dekat dengan rakyat. Sosialisasi jadi media paling jitu. Itu dilakukan Serka Matrawi dan Sertu Bagus Apriyanto dalam kunjungan dan pembekalan yang mereka lakukan di SMP 45 Majenang, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan belum lama ini.

Menurut Matrawi dan Bagus, tiga dosa besar itu terjadi maka rusaklah generasi muda bangsa ini. Apakah tiga dosa besar itu!? Pertama aksi perundungan, kedua kekerasan seksual, dan ketiga adalah intoleransi.

Baca Juga:  Elfianah Minta Pelayanan Perizinan di Mesuji Transparan

Tiga dosa besar itu menjadi akar persoalan besar yang timbul. Oleh karena sinergisitas guru, wali murid dan siswa harus terus dibuka lebar. Komunikasi satu sama lain membuat sekolah menjadi lebih baik.

“Jangan sampai itu semua terjadi, mari semuanya saling bersinergi mengantisipasi terjadinya tiga dosa besar itu. Kalau sampai terjadi, dampak yang ditimbulkan sangatlah besar,” kata Serka Matrawi yang di amini Bagus saat berkunjung ke SMP 45 Majenang, (5/6).

Baca Juga:  Surat dari Timur Tengah: Menanti Damai di Gaza

”Malas, nilai buruk, prilaku menyimpang, terjerumus kelembah narkotika, kenakalan remaja dan lain-lain, semua bermuara dari tiga dosa beaar tersebut. Oleh karenanya kita hindari dosa beaar itu terjadi,” pungkas Bagus.##

 


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Heri Suroyo


Sumber Berita : Manes TNI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sekretaris JMSI Lampung Ingatkan Mahasiswa Jaga Idealisme dan Kepekaan Sosial
Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal
PM Italia: Belanja Keamanan Penting
Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil
Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:02 WIB

Sekretaris JMSI Lampung Ingatkan Mahasiswa Jaga Idealisme dan Kepekaan Sosial

Minggu, 8 November 2026 - 13:19 WIB

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 November 2026 - 12:34 WIB

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 November 2026 - 09:36 WIB

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 November 2026 - 08:29 WIB

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Berita Terbaru

Hossein Mohebbi, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), berbicara dalam sebuah konferensi pers di Teheran, Iran, pada 29 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 Nov 2026 - 13:19 WIB

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berbicara dalam sebuah konferensi pers di Roma, Italia, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 Nov 2026 - 12:34 WIB

Bandar Lampung

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 Nov 2026 - 09:36 WIB

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 30 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:29 WIB